Kebugaran Jasmani

Yuk, Kenali Tandanya Kapan Harus Berhenti Saat Lari Jarak jauh

Kombinasi cuaca yang panas dan energi yang semakin habis tak langka membuat stamina menurun saat lari jarak jauh. Rasa letih yang menghampiri memang sudah hampir pasti membuat Kamu ingin berhenti dan beristirahat. Akan tetapi, di samping itu Kamu juga perlu tahu kapasitas {{tubuh}} kapan harus benar-benar berhenti berlari. Pasalnya, ada beberapa kondisi yang menjadi sinyal atau tanda sesungguhnya {{tubuh}} tak kuat lagi dan perlu berhenti.

Tanda saat Kamu harus berhenti berlari

pantangan setelah lari Yuk, Kenali Tandanya Kapan Harus Berhenti Saat Lari Jarak jauh Yuk, Kenali Tandanya Kapan Harus Berhenti Saat Lari Jarak jauh shutterstock 514150084 700x467

Mengikuti kompetisi lari jarak jauh tengah menjadi tren. Tak hanya sehat, olahraga lari memang menyenangkan. Terlebih jika dilakukan beramai-ramai. Akan tetapi, jangan akibat euforia yang terlalu tinggi Kamu jadi mengabaikan sinyal-sinyal {{tubuh}} saat lari jarak jauh.

Menurut dr. Grace Joselini, dokter timnas sepakbola wanita Indonesia dalam ajang Asian Games 2018 lalu, saat kondisinya mulai menurun, {{tubuh}} akan memberikan sinyal secara bertahap.

“Biasanya pada saat energi mulai habis yang pertama dirasa itu lemas dan pusing. Selain itu biasanya diikuti dengan rasa mual, detak nadi melemah, dan pandangan kabur seperti mau pingsan,” papar dr. Grace dalam talkshow {{Sun}} Life Run Resolution 2019 di Jakarta Selatan, Kamis (17/1).

Nah, pada saat Kamu mulai merasakan tanda-tanda tersebut, jangan memaksakan {untuk} terus melanjutkan lari. Kamu wajib berhenti dan beristirahat sejenak sampai kondisinya membaik. Jika terus memaksakan {untuk} melanjutkan kompetisi, Kamu justru bisa terkena heat stroke (serangan panas).

Dilansir dari Mayo Clinic, heat stroke adalah kondisi saat suhu {{tubuh}} terlalu panas akibat paparan matahari atau aktivitas fisik dengan suhu yang tinggi. Kondisi ini ditandai dengan suhu {{tubuh}} yang sangat panas sampai mencapai 40 derajat Celsius atau lebih, respon melambat, linglung, dan pernapasan yang sangat cepat. Heat stroke harus segera ditangani akibat kalau tidak bisa merusak otak, jantung, ginjal, otot, bahkan mengakibatkan kematian.

Apa yang harus dilakukan {untuk} jaga kondisi saat lari jarak jauh?

minuman berenergi Yuk, Kenali Tandanya Kapan Harus Berhenti Saat Lari Jarak jauh Yuk, Kenali Tandanya Kapan Harus Berhenti Saat Lari Jarak jauh minuman berenergi menyebabkan detak jantung tidak beraturan 699x467

{Untuk} menjaga kondisi tetap prima saat mengikuti lari jarak jauh yang perlu dilakukan yaitu menjaga keseimbangan cairan {{tubuh}}. Menurut dr. Grace, hal ini dapat dilakukan dengan minum setiap 15-20 menit sekali.

“Usahakan {untuk} minum paling tidak setengah gelas air mineral di pos air atau water station. Jangan hanya minum seteguk {untuk} membasahi {{mulut}} saja akibat {{tubuh}} juga {{butuh}} asupan air yang cukup,” tutur dr. Grace pada tim Hello Sehat.

Saat lari, {{tubuh}} terus mengeluarkan keringat akibat cuaca dan suhu {{tubuh}} yang panas. Air yang keluar ini perlu digantikan supaya kadarnya di dalam {{tubuh}} tetap stabil. Pasalnya, bukan cuma air saja yang keluar. Elektrolit juga akan keluar saat Kamu berkeringat.

“Elektrolit itu ibarat baterai di dalam {{tubuh}}. Jadi kalau kita kehabisan baterai, maka kondisi {{tubuh}} perlahan menurun. Kondisi inilah yang disebut dengan dehidrasi, yaitu saat air dan elektrolit yang keluar tidak digantikan,” ucap dr. Grace.  Oleh akibat itu, Kamu dianjurkan {untuk} minum air mineral atau minuman olahraga yang berisikan elektrolit.

Selain itu, {untuk} mengisi tenaga Kamu dapat makan camilan sehat yang manis dan mengandung karbohidrat seperti granola bar. Tujuannya supaya energi di dalam {{tubuh}} terisi kembali yang pada akhirnya Kamu bisa melanjutkan kompetisi sampai ke garis akhir.

Intinya, jangan mengabaikan tanda sekecil apa pun yang disinyalkan {{tubuh}}. Tingkatkan kepekaan Kamu supaya terhindar dari berbagai masalah kesehatan yang mungkin mengintai.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close