fbpx
Fakta Unik Kesehatan

Setelah Hujan-hujanan, Haruskah Keramas Pakai Air Hangat Supaya Tidak Pusing?

Waktu kecil atau bahkan sampai sekarang, Kamu mungkin sering diingatkan sesungguhnya hujan-hujanan bisa bikin sakit. Mulai dari terkena {{flu}}, masuk angin, sampai sakit kepala. Itulah sebabnya, Kamu biasanya akan diminta {untuk} segera keramas dengan air hangat sehabis hujan-hujanan. Katanya, sih, hal ini dilakukan supaya Kamu tidak pusing atau sakit kepala setelah terkena hujan. Apa benar begitu? Yuk, pelajari faktanya lewat review berikut ini.

Advertisement

Kenapa harus keramas dengan air hangat setelah hujan-hujanan?

keramas saat flu Setelah Hujan-hujanan, Haruskah Keramas Pakai Air Hangat Supaya Tidak Pusing? Setelah Hujan-hujanan, Haruskah Keramas Pakai Air Hangat Supaya Tidak Pusing? shutterstock 653883544 700x467

Advertisement

Memasuki musim hujan, Kamu biasanya akan selalu siap sedia payung atau jas hujan supaya tidak kehujanan dan basah kuyup. Akan tetapi pada saat tiba-tiba {{turun}} hujan atau sekadar gerimis rintik-rintik, Kamu mungkin akan reflek menutupi kepala dengan tangan dan akhirnya pulang dengan kondisi basah kuyup.

Begitu sampai rumah, orangtua Kamu biasanya akan langsung menyuruh Kamu cepat-cepat keramas dengan air hangat. Katanya, ini dilakukan supaya Kamu tidak pusing atau jatuh sakit setelahnya. Akan tetapi, apa benar begitu?

Sampai kali ini, sebenarnar belum ada kajia penelitian yang mengatakan sesungguhnya hujan-hujanan bisa bikin sakit, apalagi bikin pusing atau sakit kepala. Namun, para pakar kesehatan menduga sesungguhnya dinginnya air hujan yang mengenai kepala bisa mengakibatkan suhu {{tubuh}} berubah secara mendadak.

Pada saat terguyur air hujan, suhu {{tubuh}} yang cenderung panas akan “kaget” saat terkena air hujan yang suhunya dingin. Nah, perubahan suhu {{tubuh}} secara tiba-tiba inilah yang bisa memicu sakit kepala atau {{flu}}.

Jika ditelisik lebih dalam lagi, cuaca dingin juga mengakibatkan pembuluh darah jadi menyempit. Hal ini terjadi sebagai respon alamiah {{tubuh}} dalam mempertahankan panas supaya {{tubuh}} tidak kedinginan.

Akan tetapi di sisi lain, penyempitan pembuluh darah tersebut juga mengakibatkan aliran darah yang berisikan oksigen ke seluruh {{tubuh}} jadi tidak lancar. Jika otak tidak mendapatkan cukup oksigen, Kamu akan merasa pusing atau sakit kepala setelah hujan-hujanan.

Itulah kenapa banyak orang percaya sesungguhnya keramas dengan air hangat bisa membantu mengatasi pusing setelah hujan-hujanan. Pasalnya, keramas dengan air hangat dapat membantu melebarkan pembuluh darah yang pada akhirnya aliran oksigen jadi lebih lancar. Yang ada, Kamu tidak lagi pusing atau terkena demam setelah hujan-hujanan.

Cara meredakan pusing setelah hujan-hujanan

makanan menghangatkan tubuh Setelah Hujan-hujanan, Haruskah Keramas Pakai Air Hangat Supaya Tidak Pusing? Setelah Hujan-hujanan, Haruskah Keramas Pakai Air Hangat Supaya Tidak Pusing? shutterstock 225968158 700x467

Nah, bagi Kamu yang sering merasa pusing setelah hujan-hujanan, tidak ada salahnya {untuk} keramas dengan air hangat. Bukan cuma membantu meredakan pusing, keramas dengan air hangat dapat mengendurkan otot-otot {{tubuh}} yang tegang. Dengan begitu, {{tubuh}} Kamu jadi lebih rileks, nyaman, dan bisa tidur lebih nyenyak.

Selain itu, buatlah secangkir teh hangat supaya suhu {{tubuh}} Kamu kembali normal. Beberapa jenis teh terbukti dapat membantu meringankan rasa nyeri di kepala, baik akibat pusing, sakit kepala, atau sakit kepala sebelah sekalipun.

Yang tak kalah penting lagi, pastikan Kamu mendapatkan cukup istirahat setiap harinya. Ingat, daya tahan {{tubuh}} Kamu sedang menurun yang pada akhirnya rentan terkena penyakit di musim hujan.

Semakin Kamu kurang tidur, ditambah lagi sehabis hujan-hujanan, sistem kekebalan {{tubuh}} Kamu tentu akan semakin menurun dan mudah terserang penyakit. Oleh akibat itu, cepatlah istirahat dan hindari begadang supaya {{tubuh}} Kamu tetap sehat dan terhindar dari penyakit khas musim hujan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

ADBLOCK DETECTED