fbpx
Asmara & Intim

Setelah Berhubungan Intim, Baiknya Tidur Pakai Celana Dalam Atau Tidak?

Mungkin Kamu sering mendengar info-info yang beredar tentang pemakaian celana dalam saat tidur setelah berhubungan intim. Ada yang bilang tetap harus memakainya ada juga yang menyuruh {untuk} melepasnya saja. Supaya tak lagi bingung dan keliru, berikut faktanya menurut ahli.

Advertisement

Setelah seks, baiknya tidur pakai celana dalam atau tidak?

ganti celana dalam setelah seks

Advertisement

Setelah berhubungan intim, {{tubuh}} pasti akan berkeringat dan lembap temasuk pada organ intim. Kamu mungkin sudah tahu sesungguhnya daerah yang panas, berkeringat, lembap, dan gelap menjadi tempat yang sempurna {untuk} kuman berkembang biak. Oleh akibat itu, Kamu wajib memberikan perhatian ekstra pada organ intim supaya tak merangsang bakteri dan jamur {untuk} berkembang biak di dalamnya.

Sara Twogood, MD, asisten dosen di bagian obstetri dan ginekologi di University of Southern California’s Keck School of Medicine, menyatakan sesungguhnya sebaiknya Kamu tak perlu mengenakan celana dalam saat tidur setelah berhubungan intim. Hal ini tentu saja bertujuan {untuk} menangkal bakteri dan jamur berkembang biak serta memberikan ruang bagi organ intim {untuk} bernapas.

Jangan sampai Kamu menggunakan kembali celana dalam lembap bekas pakai saat tidur setelah berhubungan intim. Pasalnya, hal ini meningkatkan risiko Kamu {untuk} terkena berbagai masalah kesehatan dari mulai infeksi jamur, bakteri, sampai infeksi saluran kencing.

Jika Kamu memang tak terbiasa {untuk} melepas celana dalam saat tidur, ganti celana dalam dengan yang kering dan berbahan katun. Celana dalam berbahan katun biasanya mampu menyerap keringat dan membuat organ intim Kamu tetap bisa bernapas. Dengan begitu, celana dalam Kamu tidak akan lembap sepanjang malam.

Jangan lupa {untuk} membersihkan organ intim

menahan kencing saat hamil

Ada baiknya, Kamu tak langsung tidur begitu saja setelah berhubungan intim tanpa membersihkan kemaluan diawal. Pasalnya, infeksi akan mengintai Kamu jika membiarkannya tidur begitu saja dalam keadaan lembap. Cairan semen, cairan vagina, keringat, dan pelumas sebaiknya dibilas dan dibersihkan sebelum Kamu tidur.

Membersihkannya dengan handuk atau tisu saja sebenarnya bisa membuat kering tetapi akan lebih baik jika membilasnya dengan air. Cucilah vagina atau penis dengan air dan sabun tanpa pewangi.

Kamu tak perlu membersihkannya dengan sabun berpewangi dan berbusa banyak. Ini akibat vagina mempunyai kemampuan {untuk} membersihkan dirinya sendiri. Sabun berpewangi justru bisa merusak pH alami vagina dan membuat Kamu rentan terserang infeksi.

Setelah itu, keringkan dengan benar sampai tak ada lagi sisa cairan yang menempel di organ intim. Sebaiknya juga {untuk} mengeringkan bagian seprai yang basah dengan handuk bersih atau tisu. Hal ini lagi-lagi {untuk} menangkal bakteri berkembang biak di dalamnya.

Jangan lupa juga {untuk} minum air setelah berhubungan intim, terutama bagi wanita. Alyssa Dweck, MD, seorang dokter kandungan di New York, menyatakan dengan minum air Kamu akan terdorong {untuk} kencing. Nah, urine ini nantinya akan membantu mengeluarkan bakteri dari dubur di ujung uretra yang masuk saat berhubungan intim. Dengan begitu, bakteri akan hilang tersapu sebelum mengakibatkan infeksi.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button