Fakta Unik Kesehatan

Selain PMS, 8 Hal Ini Bisa Membuat Payudara Membesar dan Berasa Nyeri

Payudara rentan mengalami perubahan dari waktu waktu. Dimulai sejak memasuki usia puber, peningkatan hormon estrogen membuat payudara membesar dan berasa sakit untuk pertama kalinya. Perubahan ini bertujuan untuk menyempurnakan fungsi payudara sebagai penyedia ASI. Seiring waktu, payudara perempuan dewasa dapat sesekali membesar dan berasa nyeri meski sudah tidak lagi puber. Misalnya setiap kali mau haid.

Yuk, pelajari apa lagi yang dapat membuat payudara membesar dan berasa nyeri!

Penyebab payudara membesar dan nyeri selain pubertas

Pada perempuan dewasa, membesarnya payudara bukan lagi disebabkan oleh perubahan hormon pubertas. Rutinitas harian Kamu maupun kondisi medis tertentu mungkin bisa jadi penyebabnya.

1. Minum pil KB

Wanita dewasa yang rutin minum pil KB mungkin akan mendapati payudaranya sedikit membesar dari diabasanya. Sebab, pil KB mengandung estrogen yang tinggi. Penambahan hormon ini di dalam {tubuh} dapat mengakibatkan cairan terkumpul di sekitar payudara. Akibatnya, ukuran payudara akan jadi lebih besar dan berasa sangat sensitif.

2. Hamil dan menyusui

Selama kehamilan, hormon estrogen di dalam {tubuh} akan meningkat cepat sehingga menyebabkan payudara jadi lebih besar.

Perubahan hormon kehamian membuat payudara jadi lebih berat, besar, dan sensitif. Kamu pasti menyadarinya saat melihat puting dan areola (area hitam di sekitar puting) jadi lebih mengembang.

Perubahan payudara ini akan masih terus berlanjut sampai Kamu menyusui. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan dan meningkatkan produksi ASI.

3. Menopause

Pembesaran payudara dapat terjadi setelah wanita menopause. Kebalikan dari masa subur, membesarnya payudara setelah menopause justru diakibatkan oleh surutnya kadar estrogen dalam {tubuh}. Hal ini membuat jaringan berserat yang menahan bentuk payudara jadi lemah.

Kepadatan payudara juga menurun seiring bertambahnya usia. Itu sebabnya banyak wanita usia 50 tahun ke atas dengan berat badan berlebih merasa payudaranya mengendur dan lebih besar.

4. Seks

Selain perubahan hormon, seks dapat membuat payudara membesar. Belaian dan kecupan di sekitar puting atau klitoris dapat meningkatkan aliran darah menuju payudara. Hal ini mengakibatkan payudara membengkak selama seks masih berlangsung.

5. Berat badan naik

Kamu perlu tahu jika payudara terdiri dari jaringan lemak dan payudara. Saat berat badan Kamu naik, ukuran payudara tentu akan jadi lebih besar. Akan tetapi, tidak semua wanita mengalami kondisi yang serupa.

Wanita dengan payudara yang padat cenderung lebih sedikit jaringan lemaknya yang pada akhirnya ukuran payudara tidak berubah banyak.

6. Gigitan serangga

Nyamuk, semut, atau serangga kecil lainnya dapat menggigit {tubuh} Kamu, termasuk di sekitar area payudara. Gigitan serangga kecil tersebut dapat menimbulkan rasa gatal.

Jika tangan Kamu terus menggaruk bagian yang gatal payudara bisa membengkak dan berasa nyeri. Untungnya, keadaan ini hanya dapat sembuh dengan cepat.

7. Konsumsi kafein

Ternyata ada beberapa jaringan di payudara yang sangat sensitif dengan kafein. Hal ini sangat berpengaruh bagi wanita dengan payudara fibrokistik yaitu pertumbuhan tumor jinak pada kelenjar susu.

Kondisi ini kadang menimbulkan rasa nyeri dan pembengkakan payudara yang dipicu oleh kafein. Jika Kamu memiliki kondisi ini, mungkin dokter akan menyarankan Kamu untuk membatasi asupan kafein atau menghindarinya sama sekali.

8. Obat-obatan tertentu

Payudara membesar, nyeri, dan berasa tidak nyaman dapat terjadi jika Kamu mengonsumsi obat antidepresan atau antipsikotik.

Biasanya obat-obatan ini diberikan pada orang-orang yang memiliki gangguan jiwa, seperti gangguan bipolar, depresi, atau gangguan kecemasan.

Risperdal, sebuah obat untuk gangguan bipolar, dapat meningkatkan proklatin. Prolaktin adalah hormon yang berperan meningkatkan produksi susu yang pada akhirnya ukuran payudara dapat membesar. Hal ini bisa mengakibatkan puting mengeluarkan susu meskipun Anda tidak sedang menyusui.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close