fbpx
Asmara & Intim

Seks Karezza, Nikmat dan Mesra Tanpa Perlu Orgasme

Seks sangat identik dengan orgasme. Dalam seks, orgasme biasanya menjadi tujuan akhir sebagai tanda kepuasan dan puncak gairah seksual yang tak lagi terbendung. Akan tetapi, lain cerita dengan seks Karezza. Teknik seks yang satu ini justru sama sekali tidak melibatkan orgasme. Lalu apa enaknya? Nah, langsung intip saja review lengkapnya di sini.

Advertisement

Apa itu seks karezza?

Karezza adalah hubungan seks yang lembut dan penuh kasih sayang. Istilah ini berasal dari bahasa Italia carezza yang berarti belaian. Tak seperti hubungan seks lainnya, tujuan dari Karezza bukanlah orgasme melainkan perasaan santai dan dekat dengan pasangan Kamu.

Advertisement

Hubungan seks yang satu ini mendorong pasangan {untuk} bersikap sesantai mungkin dan mengambil napas dalam-dalam pada saat energi kuat saat berhubungan mulai bergejolak. Pasalnya, Karezza menitikberatkan cinta dan koneksi spiritual Kamu dengan pasangan, bukan pada gairah seksualnya.

Aktivitas seks yang satu ini lebih melibatkan aktivitas seperti senyuman, tatap mata, dan kontak kulit ke kulit. Oleh akibat itu, Karezza biasanya jauh lebih lambat dan santai dibandingkan dengan hubungan seks pada umumnya yang cenderung menggebu-gebu.

Pendapatan melakukan seks karezza

Ahli teori seks J. William Lloyd menuliskan dalam bukunya The Karezza Method sesungguhnya tujuan utama Karezza adalah mempertahankan energi seksual yang kuat dan menangkal atau mengurangi hasrat seksual. Lloyd juga menuliskan dalam bukunya sesungguhnya aktivitas seks yang satu ini mampu menyembuhkan berbagai penyakit, seperti:

  • Keputihan
  • Prolaps uterus atau
  • Masalah pada kandung kemih
  • Uretritis atau peradangan pada uretra
  • Nyeri haid
  • Prostatitis

Sayangnya belum ada kajia penelitian yang membuktikan sesungguhnya Karezza betul-betul bisa digunakan {untuk} menyembuhkan berbagai kondisi di atas. Akibat itu, Kamu tidak bisa menjadikan teknik seks yang satu ini sebagai alternatif pengobatan sebab belum terbukti secara ilmiah.

Akan tetapi, Karezza memang mampu meningkatkan perasaan bahagia di otak. Pasalnya, aktivitas seksual seperti berpelukan, tersenyum, dan berciuman bisa meningkatkan kadar hormon oksitosin di dalam {{tubuh}}. Oksitosin merupakan hormon yang dapat membantu mengurangi stres. Bahkan, oksitosin yang dilepaskan di otak bisa memberikan efek menenangkan yang pada akhirnya membantu tidur menjadi lebih nyenyak.

Menurut dr. Raymonde Jean dari St. Luke’s-Roosevelt Hospital Center, New York City, saat Kamu tidur lebih nyenyak otomatis kualitas hidup menjadi lebih baik. Tidur cukup juga membantu mengurangi radang. Kajia penelitian menunjukkan orang yang kualitas tidurnya buruk atau kurang tidur mempunyai kadar protein penyebab peradangan di dalam darah yang lebih tinggi.

menurunkan tekanan darah Seks Karezza, Nikmat dan Mesra Tanpa Perlu Orgasme Seks Karezza, Nikmat dan Mesra Tanpa Perlu Orgasme berhubungan seks menurunkan tekanan darah 675x467

Yang perlu Kamu tahu sebelum mencoba Karezza

Meski terlihat mudah dan biasa tetapi Karezza cukup sulit dilakukan bagi yang belum pernah mencobanya. Pasalnya, orgasme bukanlah tujuan akhirnya yang pada akhirnya Kamu perlu “menjinakkan” hasrat dan gairah seksual yang terus menggebu-gebu.

Para ahli merekomendasikan Kamu {untuk} mencoba teknik seks yang satu ini setidaknya selama tiga ahad. Lalu, cobalah lihat perbedaannya. Kira-kira, adakah hubungannya pada kehidupan seksual Kamu dan pasangan?

Kamu juga membutuhkan banyak latihan {untuk} menyempurnakan seks yang satu ini supaya tak berasa membosankan. Pastikan sesungguhnya Kamu dan pasangan sama-sama berkomitmen {untuk} mencoba teknik ini yang pada akhirnya bisa saling mendukung satu sama lain.

Bagaimana cara melakukan seks Karezza?

Sebenarnya, tidak ada metode khusus {untuk} melakukan Karezza. Akan tetapi, dalam bukunya Lloyd menekankan perlunya ketenangan, kehangatan, dan relaksasi dalam teknik seks yang satu ini. Kamu bisa memulainya dengan belaian dan komunikasi verbal seperti kata-kata, “Aku sayang kamu,” atau pujian mesra lainnya.

Setelah itu, Kamu bisa mulai menyentuh dan membelai {{tubuh}} pasangan dengan lembut. Akan tetapi ingat, fokus Kamu yaitu pada perasaan cinta, bukan nafsu belaka. Pusatkan perhatian Kamu pada sosok pasangan, apa yang Kamu cintai darinya.

Kamu bisa melakukan aktivitas ini sambil berbaring berdampingan atau sebuah di atas. Selain itu, penetrasi yang dilakukan juga harus selambat mungkin dan justru sengaja menghindari orgasme. Meski terkesan kurang panas, namun cara ini bisa membantu meningkatkan keintiman Kamu dan pasangan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

ADBLOCK DETECTED