fbpx
Tips Kesehatan

Seberapa Banyak Asupan Cairan untuk Pasien DBD?

Penyakit demam berdarah masih mewabah di Indonesia. Apalagi memasuki musim hujan, nyamuk Aedes aegypti dapat berkembang biak dengan subur dan semakin gencar menyebarkan virusnya. Jika Kamu sudah terinfeksi virus, penanganan yang paling tepat adalah meningkatkan asupan cairan. Kenapa pasien demam berdarah {butuh} banyak cairan dan seberapa banyak yang dianjurkan? Yuk, pelajari jawabannya berikut ini.

Advertisement

Pentingnya cairan untuk pasien demam berdarah

Fase demam pada anak yang terinfeksi virus dengue, sering kali disertai dehidrasi. Suhu {tubuh} yang meningkat ditambah gejala terus muntah dan kurangnya keinginan untuk minum membuat kadar air di dalam {tubuh} akan terus berkurang. Jika pasien tidak minum banyak air, dehidrasi bisa terjadi.

Advertisement

Selain itu, pada fase kritis, pasien demam berdarah biasanya mengalami kebocoran plasma darah. Nah, kondisi ini mengakibatkan plasma darah yang berisikan 91% air dan nutrisi lainnya keluar dari pembuluh darah. Akibatnya, darah jadi pekat dan alirannya semakin lambat. Seluruh sel di {tubuh} tentunya akan sulit menerima asupan oksigen, darah, dan nutrisi. Jika tidak segera ditangani, pasien bisa kehilangan nyawa.

Untungnya, tidak semua pasien mengalami kebocoran plasma saat fase kritis terjadi. Hal ini sangat tergantung pada respons imun dan kondisi {tubuh} masing-masing pasien.

Nah, berkurangnya cairan di dalam {tubuh} akibat demam dan kebocoran plasma ini sebenarnya bisa dicegah dengan minum banyak air putih dan cairan lainnya. Dr. dr. Leonard Nainggolan, Sp.PD-KPTI pun mengiyakan hal tersebut ketika ditemui Tim Hello Sehat di RSPAD Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat pada Kamis (29/11).

“Mereka kekurangan air dan obatnya tentu air dan cairan lainnya. Misalnya cairan elektrolit, susu, air gula, jus buah, atau air tajin. Bukan air putih saja,” jelas Dr. dr. Leonard Nainggolan, Sp.PD-KPTI, dokter penyakit dalam dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

cara diet air putih seberapa banyak asupan cairan untuk pasien dbd? Seberapa Banyak Asupan Cairan untuk Pasien DBD? diet minum air putih 700x467 1

Seberapa banyak pasien demam berdarah {butuh} asupan cairan?

Pengobatan pasien demam berdarah disesuaikan dengan kondisi setiap pasien. Jika pasien tidak mengalami kebocoran plasma, dehidrasi, atau gejala yang mengkhawatirkan, maka ia boleh melakukan rawat jalan. Sementara bila kondisi pasien sudah kritis atau berisiko mengalami kondisi yang membahayakan, maka akan dianjurkan untuk rawat inap.

Nah, pemenuhan kebutuhan cairan pasien rawat jalan bisa disesuaikan oleh pasiennya sendiri. Misalnya, kapan waktu minum air dan cairan apa saja  yang akan diminum, bisa diatur sendiri oleh pasien di bawah pengawasan dokter. Sementara di rumah sakit, cairan akan ditambahkan dengan infus.

Akan tetapi, Kamu pasti masih bingung seberapa banyak cairan yang boleh diminum, bukan? Dr. dr. Leonard Nainggolan, Sp.PD-KPTI menjawab, “Seberapa banyak? Ya, semampunya pasien. Lebih banyak lebih baik akibat risiko kelebihan cairan cukup rendah.”

Bagi orang sehat, minimal asupan cairan dalam sehari itu delapan gelas. Maka, pada pasien DBD tentu saja {butuh} jauh lebih banyak lagi. Apalagi kalau mengalami perdarahan atau muntah-muntah. Daripada repot menghitung berapa banyak air, sebaiknya fokus pada rutin minum, jangan {tunggu} haus. Setiap beberapa menit, pastikan pasien mendapatkan asupan cairan.

Nah, supaya pasien tidak bosan minum cairan yang serupa, Kamu perlu mengakalinya. Jangan berikan jus buah yang serupa terus menerus, ganti dengan buah lainnya. Sajikan dengan minuman, baik itu susu, teh, atau jus buah dengan suhu yang agak dingin yang pada akhirnya minuman berasa lebih segar dan mendorong pasien untuk minum lebih banyak.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

ADBLOCK DETECTED