Psikologi Kita

Pusing Akibat Orangtua Sering Memojokkan Anda Tanpa Sebab? Hadapi Dengan 3 Langkah Bijak Ini

Semestinya, hubungan antara orangtua dan anak berjalan harmonis dan kompak. Namun, ada kalanya orangtua bersikap terlalu protektif, sering menyalahkan, sampai susah diajak kompromi. Hal ini sebetulnya wajar terjadi di dalam keluarga selama masih bisa dikomunikasikan dengan baik. Akan tetapi kalau sudah kelewatan, bagaimana cara menghadapi orangtua sendiri tanpa harus tarik urat? Intip rahasianya berikut ini.

Menghadapi orangtua yang menyebalkan tanpa harus cekcok

Selain dengan pasangan, hubungan yang tidak bahagia (toxic relationship) juga bisa terjadi dalam lingkup orangtua dengan anak. Dalam kondisi ini, orangtua biasanya terkesan kurang mendukung kemauan dan kemampuan anak, sering menyalahkan, sulit diajak kompromi, sampai tidak mau meminta maaf sekalipun ke anaknya sendiri. Akibatnya, hubungan Anda dan orangtua malah jadi renggang dan tidak akur.

Menghadapi orangtua yang seperti ini memang gampang-gampang susah. Namun jika tidak segera dibicarakan, segala perlakuan dan perkataan buruk dari orangtua bisa menjelma menjadi kekerasan emosional yang terus membekas di hati Anda. Bahkan, hal ini bisa menurun ke anak-anaknya dan terbawa sampai ia dewasa, termasuk juga Anda.

Tenang, berikut ini berbagai cara yang bisa Anda terapkan untuk menjalin dan menghadapi orangtua yang punya sifat toksik:

1. Bicarakan baik-baik

penyebab depresi keturunan ibu anak orangtua remaja  Pusing Akibat Orangtua Sering Memojokkan Anda Tanpa Sebab? Hadapi Dengan 3 Langkah Bijak Ini penyebab depresi keturunan ibu anak orangtua 699x467

Memang tidak mudah untuk kembali menjalin hubungan baik dengan orangtua yang sering menyalahkan Anda. Akan tetapi, tidak ada salahnya untuk mengajaknya {duduk} bersama dan saling bicara dari hati ke hati.

Justru Anda jangan sampai menjauhi orangtua, meskipun rasanya tentu akan sulit. Tanyakan pelan-pelan alasan orangtua berperilaku buruk terhadap Anda, lalu posisikan diri Anda sebagai orangtua Anda sendiri.

Bisa jadi, orangtua Anda mungkin sedang stres atau merasakan kekecewaan yang mendalam sehingga akhirnya menjadikan Anda sebagai pelampiasan. Atau, pikiran orangtua Anda sedang kusut sehingga sulit membedakan mana perilaku yang benar dan mana yang salah.

2. Bersikap tegas

cara mendidik anak  Pusing Akibat Orangtua Sering Memojokkan Anda Tanpa Sebab? Hadapi Dengan 3 Langkah Bijak Ini 5 Kiat Cerdas Mendidik Anak Agar Menuruti Perkataan Orangtua 700x467

Anda bisa memutuskan hubungan Anda dengan pasangan yang punya sifat toksik dan berdampak buruk terhadap diri Anda. Namun, Anda tentu tidak bisa memutus hubungan darah dengan orangtua, bukan?

Ingat, tidak ada orangtua yang sempurna di dunia ini. Begitu pula dengan orangtua Anda. Anda tentu tidak dapat menggantikan posisi orangtua Anda. Begitu juga dengan orangtua Anda terhadap Anda.

Maka itu, salah satu cara terbaik untuk menghadapi orangtua yang seperti ini adalah dengan memaafkannya. Buang jauh-jauh pikiran negatif tentang orangtua Anda, sekalipun mereka masih saja menyakiti perasaan Anda.

Meski sudah memaafkan orangtua, namun tidak ada salahnya untuk bersikap tegas dengan orangtua sendiri. Contohnya, orangtua Anda menyalahkan Anda hanya akibat kesalahan sepele. Nah, jangan takut untuk membela diri supaya tidak terus-terusan disalahkan.

Akan tetapi ingat, bersikap tegas bukan berarti Anda harus menggunakan nada tinggi sampai terkesan membentak orangtua, ya. Lembutkan suara Anda, lalu tekankan bahwa Anda sudah cukup dewasa untuk terus-terusan disalahkan seperti anak kecil.

3. Buat kesepakatan bersama

menghadapi mertua  Pusing Akibat Orangtua Sering Memojokkan Anda Tanpa Sebab? Hadapi Dengan 3 Langkah Bijak Ini menghadapi mertua 700x467

Wajar saja jika Anda membutuhkan persetujuan orangtua demi mewujudkan keinginan Anda. Contohnya saja, Anda sangat ingin bekerja di bank dan ingin meminta restu orangtua supaya lolos seleksi.

Bukannya mendukung keputusan Anda, orangtua justru menolaknya mentah-mentah dan menginginkan Anda mendapatkan jabatan yang lebih tinggi. Pada saat Anda gagal lolos tes, orangtua langsung menyalahkan Anda. “Kamu, sih, nggak nurut. Mama kan sudah bilang.”

Eits, jangan {dulu} tarik urat dan saling debat saat menghadapi orangtua Anda. Berikan pemahaman kepada orangtua Anda bahwa Anda sudah dewasa dan berhak memilih jalan hidup Anda sendiri. Sampaikan pelan-pelan bahwa Anda membutuhkan masukan terbaik dari orangtua, bukan aturan saklek yang tak terbantahkan.

Saat Anda menghadapi orangtua dengan cara ini, orangtua Anda mungkin akan menolak batasan-batasan yang Anda minta. Namun tak perlu berkecil hati. Memberikan batasan dalam hubungan keluarga itu wajar, kok. Justru hal ini diperlukan untuk membentuk hubungan yang sehat dengan orangtua.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close