Tips Kesehatan

Pilihan Olahraga Rutin untuk Kamu yang Duduk di Kursi Roda

Mempunyai keterbatasan fisik dan harus pakai kursi roda bukan menjadi akhir dari aktivitas Kamu. Pakai kursi roda bukan halangan {untuk} beraktivitas, termasuk olahraga.

Kamu tetap bisa melakukan olahraga seperti yang lainnya. Akan tetapi, memang ada batasan tertentu dalam olahraga yang Kamu lakukan. Kamu bisa melakukan olahraga ringan seperti latihan peregangan.

Latihan peregangan {untuk} orang yang pakai kursi roda

 

Kursi roda adalah sebuah alat bantu bagi orang yg tidak mampu lagi berjalan dengan kakinya sendiri. Sebab pakai kursi roda setiap orang berbeda-beda. Bisa akibat usia yang semakin menua, kecelakaan atau cedera, amputasi, atau akibat penyakit tertentu. Beberapa penyakit yang memungkinkan pasiennya menggunakan kursi roda antara lain multiple sclerosis, amyotrophic lateral sclerosis, atau osteoarthritis.

Sebagian besar pengguna kursi roda lebih sering menggunakan {{tubuh}} bagian atas, terutama bagian bahu dan lengan. Ini akan mengakibatkan tekanan atau ketegangan pada sendi dan otot. Maka, pengguna kursi roda sering mengalami nyeri bahu.

Oleh akibat itu, Kamu perlu memperkuat otot punggung dan meregangkan otot-otot dada dengan melakukan latihan peregangan.

Latihan peregangan bisa menjadi pilihan olahraga terbaik {untuk} pengguna kursi roda. Ini dilakukan {untuk} membangun kekuatan dan meningkatkan gerakan pasien. Pada saat dilakukan dengan perawatan lainnya, latihan ini bisa meringankan rasa sakit dan meningkatkan kebugaran pengguna kursi roda.

Pilihan latihan peregangan {untuk} orang yang pakai kursi roda

Latihan peregangan ini dilakukan {untuk} meningkatkan kekuatan, jangkauan gerak, dan ketahanan orang yang pakai kursi roda. Berikut beberapa pilihan latihan peregangan yang dapat dilakukan di rumah.

Shoulder openers

Gerakan ini memberikan peregangan yang baik {untuk} otot bahu dan dada. Ini membantu mempertahankan mobilitas (gerakan) bahu dan ekstremitas atas {untuk} meringankan rasa sakit dan cedera.

Cara melakukannya:

  • Jika memungkinkan, lepaskan lengan kursi roda Kamu
  • Duduklah dengan nyaman dan regangkan tangan Kamu lebih lebar dari bahu sambil memegang sapu atau tongkat (seolah-olah mau pull-up)
  • Angkat sapu ke atas kepala dengan kedua tangan dan luruskan lengan Kamu
  • Tarik lengan Kamu ke belakang sampai Kamu merasakan peregangan
  • Tahan gerakan ini selama 5 detik, kembali ke posisi awal, dan ulangi sebanyak 10 kali
  • Lakukan setiap hari

Lat pull downs

Latihan ini berguna {untuk} memperkuat otot-otot punggung, lengan atas, dan inti. Cara melakukannya:

  • Lepaskan lengan kursi roda Kamu jika memungkinkan
  • Gantungkan resistance band pada tiang yang kuat atau pagar dengan tinggi melebihi posisi {{duduk}} Kamu
  • {{Duduk}} di depan resistance band
  • Angkat tangan Kamu dan luruskan, sedikit melebih lebar bahu
  • Tarik band dengan erat ke arah Kamu dan tahan siku tetap lebar
  • Tarik band ke arah dada Kamu, yang pada akhirnya otot punggung Kamu merasa ditarik, setelah itu kembali ke posisi awal
  • Ulangi gerakan ini sebanyak 15 kali dan istirahat 1 menit dalam 3 set
  • Lakukan gerakan ini satu kali sehari

Hand cycling

Latihan ini tak cuma berguna {untuk} lengan dan bahu, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan jantung dan kebugaran {{tubuh}} Kamu secara menyeluruh. Latihan ini dapat meningkatkan detak jantung Kamu dan mengeluarkan keringat.

Gerakan ini hampir sama dengan lat pull down, tapi gerakkan band seperti sedang mengayuh sepeda. Lakukan selama 5-30 menit. Istirahat {{dulu}} jika Kamu merasa sakit atau kehabisan napas. Ulangi gerakan ini satu kali sehari.

Tips olahraga {untuk} orang yang pakai kursi roda

penyandang cacat  Pilihan Olahraga Rutin untuk Kamu yang Duduk di Kursi Roda penyandang cacat 700x467

Lakukan olahraga yang Kamu sukai.  Jika Kamu tidak terbiasa olahraga atau sudah lama tidak olahraga, cobalah mulai perlahan-lahan. Kamu bisa mencoba olaharaga selama 10 menit lalu tingkatkan sampai 20 menit.

Jika olahraga yang Kamu lakukan mengakibatkan rasa sakit, segera hentikan dan periksakan ke dokter. Selalu konsultasikan dengan dokter Kamu sebelum mulai berolahraga atau ingin mengganti jenis olahraga lain. Terlebih lagi jika Kamu mempunyai masalah jantung, cedera otot, pusing, vertigo, atau tekanan darah tinggi.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close