Nurtisi Kita

Panduan Makan untuk Kamu yang Punya Penyakit Radang Usus Besar

Jika Kamu mempunyai penyakit radang usus besar atau kolitis ulseratif, Kamu wajib memerhatikan makanan yang masuk ke perut. Pasalnya, makanan tertentu bisa memicu gejala dan keparahan penyakit. Supaya tetap mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan dan penyakit tidak kumat, intip panduan makan berikut ini.

Panduan makan {untuk} pengidap penyakit radang usus besar

1. Makan sedikit-sedikit tapi sering

makanan untuk pria 50 tahun  Panduan Makan untuk Kamu yang Punya Penyakit Radang Usus Besar shutterstock 155720756 700x467

Jika sebelumnya Kamu makan dengan porsi besar sebanyak dua atau tiga kali sehari, sekarang Kamu perlu mengubahnya. Orang yang mempunyai penyakit kolitis ulseratif ususnya tak lagi bisa bekerja normal dan maksimal.

Makan dalam porsi besar justru membuat kerja usus yang sudah terluka menjadi sangat berat. Akibatnya, peradangan di usus bisa semakit buruk.

Daripada makan dalam porsi besar dalam sekali waktu, lebih baik makan dalam porsi kecil tetapi sering. Contohnya makan lima sampai enam kali sehari dalam porsi yang lebih sedikit dibanding biasanya. Dengan cara ini, Kamu membantu meringankan beban kerja usus.

2. Batasi asupan garam dan lemak

garam tidak boleh dimasak  Panduan Makan untuk Kamu yang Punya Penyakit Radang Usus Besar garam tidak boleh dimasak 700x467

Biasanya, obat-obatan yang diresepkan {untuk} menyembuhkan radang usus besar bisa memunculkan efek samping jika Kamu makan terlalu banyak garam. Efek samping yang akan muncul yaitu pembengkakan dan kembung.

Tak hanya garam, Kamu juga perlu membatasi asupan lemak harian. Makanan berlemak membuat perut begah, kembung, dan diare. Oleh karena itu, demi kesehatan yang lebih baik sebaiknya batasi asupan garam dan lemak harian Kamu.

3. Tidak mengonsumsi produk susu

berhenti minum susu  Panduan Makan untuk Kamu yang Punya Penyakit Radang Usus Besar berhenti minum susu 701x467

Biasanya orang yang mengidap penyakit radang usus besar juga mempunyai intoleransi pada laktosa. Intoleransi laktosa adalah kondisi saat {{tubuh}} tidak mampu mencerna laktosa. Laktosa adalah jenis gula alami yang adanya di dalam susu dan produk susu.

Jika Kamu memaksakan {untuk} terus makan produk susu, Kamu berisiko mengalami diare, sakit perut, juga kembung. Oleh karena itu, menghindari semua produk susu menjadi pilihan yang bijak {untuk} menjaga kesehatan usus Kamu.

4. Membatasi asupan serat

tinggi serat  Panduan Makan untuk Kamu yang Punya Penyakit Radang Usus Besar tinggi serat 608x467

Meski serat sangat baik {untuk} pencernaan, pada orang dengan radang usus besar porsinya sebaiknya dibatasi. Terlalu banyak serat bisa menghambat kerja usus dan membuat gejala radang usus menjadi semakit buruk. Oleh akibat itu, sebaiknya Kamu menanyakan pada dokter seberapa banyak serat yang dapat dikonsumsi dalam sehari.

Saat mengonsumsi buah atau sayur, Kamu dapat mengakalinya supaya lebih mudah dicerna contohnya dengan merebus, mengukus, atau mengolahnya menjadi jus.

5. Hindari soda, kafein, dan alkohol

Panduan Makan untuk Kamu yang Punya Penyakit Radang Usus Besar shutterstock 1033381774 754x467

Jika Kamu mempunyai penyakit radang usus besar, tandanya Kamu perlu mengucapkan selamat tinggal pada soda, kafein, dan alkohol. Ketiga minuman ini bisa mengiritasi lapisan usus. Kombinasi kafein dan gula contohnya bisa mengakibatkan diare dan perut yang kembung. Lebih baik perbanyak minum air putih yang jelas lebih menyehatkan.

6. Catat pola makan Kamu

menulis tangan vs mengetik  Panduan Makan untuk Kamu yang Punya Penyakit Radang Usus Besar shutterstock 667475587 715x467

Setiap orang mempunyai reaksi {{tubuh}} yang berbeda pada makanan dan minuman tertentu. Oleh akibat itu, Kamu wajib mempunyai catatan makanan pribadi yang berisi daftar makanan serta minuman harian beserta reaksinya di {{tubuh}}. Meski terlihat agak merepotkan, {{buku}} catatan ini sangat berguna {untuk} membantu mengurangi gejala serupa di lalu hari akibat salah makan.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close