fbpx
Asmara & Intim

Nyalakan Rokok, Gairah Seks Jadi Padam. Kenapa Bisa Begitu?

Rokok mempunyai banyak sekali efek negatif {untuk} {{tubuh}}. Bahkan banyak fakta ilmiah menunjukkan sesungguhnya merokok ternyata bisa membuat gairah seksual menurun. Mengapa bisa begitu?

Advertisement

Merokok bisa membuat gairah seksual menurun

nyeri pinggang saat seks nyalakan rokok, gairah seks jadi padam. kenapa bisa begitu? Nyalakan Rokok, Gairah Seks Jadi Padam. Kenapa Bisa Begitu? Nyeri Pinggang Saat Hubungan Seks Penyebab dan Cara Mengatasinya 654x467

Advertisement

Panayiotis M. Zavos, Ph.D., direktur Andrology Institute of America dan profesor fisiologi reproduksi dan andrologi di University of Kentucky di Lexington, menyatakan sesungguhnya merokok mempunyai efek langsung yang negatif pada seksualitas pria.

Dari hasil penelitiannya pada para pasiennya, yaitu para pasangan yang mempunyai masalah kesuburan, merokok ternyata membuat hasrat dan kepuasan seksual pria menurun. Bahkan, Zavos menyatakan kondisi ini berlaku {untuk} para pria muda berusia 20 sampai 30-an.

Dari hasil kajia penelitian kecilnya, didapatkan fakta sesungguhnya para perokok berhubungan seks kurang dari enam kali dalam sebulan. Sementara pria yg tidak merokok justru berhubungan seks hampir dua kali lipat lebih sering dibandingkan dengan para perokok.

Sedangkan, dari segi tingkat kepuasan diketahui sesungguhnya pasangan yg tidak merokok sama sekali mempunyai angka rata-rata kepuasan seks sekitar 8,7. Sementara pasangan yang prianya merokok tingkat kepuasan seksualnya hanya berada di angka 5,2. Dengan begitu, Zavos menyimpulkan sesungguhnya kepuasan seksual akan meningkat jika seseorang berhenti merokok.

Banyak ahli setuju sesungguhnya merokok bisa merusak kinerja seksual. Seorang pakar urologi asal Amerika Serikat sekaligus penulis {{buku}} The Sexual Male, dr. Richard Milsten, menyatakan sesungguhnya merokok bisa mengakibatkan kerusakan otot polos pada penis.

Tidak cumna itu, merokok juga sebabkan penyempitan arteri yang dapat menghalangi aliran darah ke penis. Padahal, penis membutuhkan aliran darah yang cukup saat ereksi. Akibatnya, kondisi ini bisa menimbulkan masalah permanen pada penis seperti disfungsi ereksi.

Selain itu, dilansir dari Medical Daily, kajia penelitian tahun 2006 yang dimuat dalam BJU International menemukan fakta sesungguhnya kebanyakan pria yang mengalami disfungsi ereksi adalah mantan perokok. Kajia penelitian ini juga menunjukkan sesungguhnya pria perokok membutuhkan lebih banyak waktu sampai terangsang dibandingkan dengan pria yg tidak merokok.

Terdapat gangguan pada organ seksual inilah yang akhirnya membuat gairah seksual menurun. Oleh sebab itu, dr. Richard Milsten menyatakan sesungguhnya berhenti merokok menjadi langkah tepat {untuk} mendapatkan kesehatan dan kehidupan seks yang lebih baik.

Tips efektif {untuk} berhenti merokok

olahraga ringan nyalakan rokok, gairah seks jadi padam. kenapa bisa begitu? Nyalakan Rokok, Gairah Seks Jadi Padam. Kenapa Bisa Begitu? 5 Jenis Olahraga Ringan yang Bisa Dilakukan Saat Bepergian 702x467

Mempunyai keinginan yang kuat

Sebelum melakukan berbagai langkah nyata, bekal utama {untuk} berhenti merokok adalah niat dan keinginan yang kuat. Kira-kira, apa hal yang menyebabkan Kamu ingin berhenti merokok, itulah yang nantinya akan menahan Kamu {untuk} tidak lagi mengisap rokok.

Cari kesibukan lain

Jika selama ini Kamu mempunyai waktu-waktu tertentu {untuk} merokok, mulai sekarang ubah dengan kegiatan lainnya. Pada saat Kamu terbiasa merokok setelah makan contohnya, maka Kamu bisa menggantinya dengan pergi berjalan-jalan sebentar atau mengunyah permen karet.

Alihkan perhatian

American Lungs Association menyarankan Kamu {untuk} mengalihkan perhatian setiap kali keinginan {untuk} merokok datang. Kamu bisa menelepon teman, minum air, mencari udara segar, bermain game di ponsel, dan cara-cara lainnya. Memang sulit {untuk} menahannya tetapi Kamu pasti bisa.

Berolahraga

Olahraga membantu mengurangi stres. Saat olahraga {{tubuh}} terpicu {untuk} mengeluarkan hormon endorfin atau hormon bahagia. Olahraga juga mengurangi kadar hormon kortisol (hormon stres) di dalam {{tubuh}}. Kamu bisa melakukan berbagai olahraga yang disukai dari mulai berjalan kaki, berenang, atau jogging.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

ADBLOCK DETECTED