Asmara & Intim

Meski Kelihatan Normal, 5 Sikap Ini Bisa Jadi Tanda Kekerasan Emosional Dalam Hubungan

Tak seperti kekerasan fisik, kekerasan emosional dalam hubungan biasanya tak mudah terlihat dan terdeteksi. Pasalnya, kekerasan emosional memang cukup samar dan sering kali tak disadari bahkan oleh sang korban. Akan tetapi, kekerasan emosional sangat menyiksa akibat emosi menjadi senjata sang pelaku {{untuk}} mengendalikan korbannya.

Berbagai perilaku yang menjadi tanda kekerasan emosional

Supaya tak menjadi sebuah korban kekerasan emosional dalam hubungan, yuk kenali perilaku-perilaku yang mengarah ke sana:

1. Ingin menggabungkan keuangan di awal hubungan

uang meski kelihatan normal, 5 sikap ini bisa jadi tanda kekerasan emosional dalam hubungan Meski Kelihatan Normal, 5 Sikap Ini Bisa Jadi Tanda Kekerasan Emosional Dalam Hubungan uang 802x452

Membuka rekening bersama pasangan memang bukan hal yang terlarang. Akan tetapi, biasanya hal ini dilakukan pada saat Kamu dan pasangan sudah mempunyai tujuan pasti dalam hubungan, misal {{untuk}} menikah. Oleh akibat itu, hal ini umumnya tidak dilakukan di awal hubungan melainkan setelah Kamu dan pasangan sama-sama merasa cocok setelah beberapa bulan bersama.

Akan tetapi, jika pasangan meminta {{untuk}} menggabungkan keuangan di awal hubungan, Kamu patut curiga. Pasalnya, menurut Lisa Ferentz, seorang pekerja sosial klinis berlisensi dan edukator spesialis trauma di Amerika Serikat, hal ini bisa menjadi trik pasangan {{untuk}} mengendalikan Kamu supaya tak mudah lepas darinya. Bahkan, hal ini kerap dilakukannya sebagai cara {{untuk}} memakai uang Kamu dengan dalih “uang bersama”.

2. Selalu mengecek keberadaan pasangan

harus ldr meski kelihatan normal, 5 sikap ini bisa jadi tanda kekerasan emosional dalam hubungan Meski Kelihatan Normal, 5 Sikap Ini Bisa Jadi Tanda Kekerasan Emosional Dalam Hubungan shutterstock 156659942 700x467

Normalnya, pasangan biasanya saling memberi tahu jadwal kegiatannya setiap hari supaya sama-sama tahu. Akan tetapi, pasangan yang kasar secara emosional biasanya selalu mengecek keberadaan Kamu meski Kamu sudah memberi tahunya. Ia akan terus menanyakan Kamu ada di mana, bersama siapa, dan sedang apa dengan kedok peduli.

Padahal, cara ini dilakukannya {{untuk}} mengawasi Kamu. Bisa jadi hal ini dilakukan akibat ia mempunyai kecemburuan berlebihan atau merasa sesungguhnya Kamu adalah miliknya satu-satunya. Bahkan, ia tak segan {{untuk}} cek hp Kamu setiap kali bertemu dan memeriksa semua pesan serta panggilan masuk serta keluar.

3. Meminta {{untuk}} selalu menghabiskan waktu bersama

cara mengendalikan emosi saat bertengkar dengan pasangan meski kelihatan normal, 5 sikap ini bisa jadi tanda kekerasan emosional dalam hubungan Meski Kelihatan Normal, 5 Sikap Ini Bisa Jadi Tanda Kekerasan Emosional Dalam Hubungan cara mengendalikan emosi saat bertengkar dengan pasangan 774x467

Di awal-awal hubungan, menghabiskan waktu bersama menjadi hal yang normal dan sangat diinginkan. Meski kelihatannya normal, Kamu harus bisa membedakan kapan hal ini menjadi berasa berlebihan. Biasanya, hal ini mulai menjurus ke arah negatif saat pasangan bahkan tidak membolehkan Kamu {{untuk}} berkumpul bersama teman dan keluarga.

Hal ini akan dijadikannya sebagai senjata dengan mengatakan sesungguhnya menghabiskan waktu bersama Kamu menjadi hal paling membahagiakan untuknya. Eits, jangan langsung menganggap hal ini romantis.

Jika pada kenyataannya waktu Kamu bersama orang-orang terdekat justru dibatasi bahkan dilarang hal ini malah menjurus ke arah kekerasan emosional. Pasalnya, tindakannya ini bisa jadi upaya ia {{untuk}} mengisolasi Kamu dari orang-orang terdekat.

4. Sering memberikan kritikan

saat bertengkar dengan pasangan meski kelihatan normal, 5 sikap ini bisa jadi tanda kekerasan emosional dalam hubungan Meski Kelihatan Normal, 5 Sikap Ini Bisa Jadi Tanda Kekerasan Emosional Dalam Hubungan saat bertengkar dengan pasangan 700x467

Kritikan memang bagus, apalagi kritik yang membangun. Akan tetapi, pasangan yang kasar secara emosional biasanya memberikan kritikan dengan sebab supaya Kamu jadi jauh lebih baik. Mereka biasanya akan membuat Kamu memperbaiki hal yang sebenarnya tidak salah.

Mereka bersikap seolah mengingatkan dan membantu Kamu tapi sebenarnya semua yang Kamu lakukan sama sekali tak ada yang salah. Mereka membuat seolah-olah sesungguhnya Kamu melakukan hal yang keliru dan perlu diperbaiki.

Mereka melakukan hal ini hanya akibat ingin membuat diri Kamu malu dan krisis percaya diri. Dengan begitu, Kamu akan semakin mudah dikendalikan olehnya.

5. Memberikan kebaikan secara berlebihan

kencan pertama meski kelihatan normal, 5 sikap ini bisa jadi tanda kekerasan emosional dalam hubungan Meski Kelihatan Normal, 5 Sikap Ini Bisa Jadi Tanda Kekerasan Emosional Dalam Hubungan Ingin Kencan Pertama Anda Sukses Ikuti Cara Berpakaian Ini untuk Menarik Perhatian Pasangan 700x467

Tidak ada manusia yang tak suka hadiah dan pujian, apalagi jika hal ini diberikan oleh pasangannya. Pasangan yang cenderung kasar secara emosional biasanya akan memberikan kebaikan secara berlebihan di awal hubungan. Ia akan menghujani Kamu dengan berbagai kebaikan yang tak pernah Kamu sangka-sangka.

Carol A. Lambert, psikoterapis dan penulis {buku} Women with Controlling Partners, menyatakan sesungguhnya kebaikan yang dilakukan pasangan secara berlebihan terkadang menjadi sebuah taktik manipulasi. Ia akan menjadi pasangan yang manipulatif dengan membuat Kamu melayang oleh kebaikannya.

Akan tetapi, hal ini biasanya tak akan bertahan lama. Pada saat ia merasa sesungguhnya Kamu sudah berada di bawah kendalinya, barulah serangan demi serangan akan diluncurkan. Biasanya Kamu akan kerap disalahkan dalam berbagai situasi.

Ia akan membuat Kamu seolah-olah kesalahan ada pada Kamu akibat ia sudah berlaku sangat baik pada Kamu. Padahal faktanya, sedari awal ia memang melakukan kebaikan dengan tujuan {{untuk}} memanipulasi Kamu nantinya.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close