Kecantikan

Mengenal Lebih Jauh Tentang AHA dan BHA Supaya Tak Salah Pilih Produk

Sebelumnya, mungkin Kamu masih sangat asing dengan AHA dan BHA. Akan tetapi, setelah skin care Korea mulai menjamur, popularitas AHA dan BHA mulai banyak diketahui. Namun, tidak semua orang paham perbedaan di antara keduanya. {Untuk} lebih jelasnya, saya akan membahas perbedaan AHA dan BHA secara lebih rinci.

Perbedaan AHA dan BHA yang wajib dipahami

skin care untuk kulit kombinasi  Mengenal Lebih Jauh Tentang AHA dan BHA Supaya Tak Salah Pilih Produk skin care untuk kulit kombinasi 700x467

Sebelum membeli produknya baik toner atau yang lainnya, ini perbedaan AHA dan BHA yang perlu Kamu pahami:

Kandungan

AHA adalah kepanjangan dari alpha hydroxy acid. Di dalam AHA terkandung beberapa senyawa seperti asam glikolat (dari tebu), asam laktat (dari susu), asam malat (dari apel), dan asam sitrat (dari jeruk). AHA termasuk asam yang larut dalam air.

Sementara BHA merupakan kepanjangan dari beta hydroxy acid. Dalam dunia medis dermatologi, BHA disamakan dengan asam salisilat. Yang pada akhirnya, tak seperti AHA yang berisikan banyak senyawa, BHA hanya mengandung satu senyawa saja. Selain itu, BHA juga tak larut dalam air melainkan dalam minyak atau lemak.

Kegunaan

AHA mempunyai kemampuan {untuk} merusak lapisan kulit di bagian terluar (stratum korneum). Tujuannya yaitu {untuk} merangsang pertumbuhan kulit baru yang lebih sehat. Selain itu, AHA juga membantu meningkatkan jumlah kolagen supaya kulit lebih kenyal dan lunak. Oleh akibat itu, AHA biasanya banyak digunakan dalam produk krim anti aging.

Sedangkan, BHA umumnya mampu masuk ke dalam pori-pori kulit {untuk} mengangkat sel kulit mati yang menumpuk dan kelebihan minyak. Oleh akibat itu, BHA biasanya cocok digunakan {untuk} kulit berminyak dan berjerawat.

Efek samping

AHA dan BHA termasuk zat yang sifatnya iritatif yang pada akhirnya bisa mengiritasi kulit jika penggunaannya tidak tepat. Oleh karena itu, Kamu benar-benar harus tahu cara tepat menggunakannya dengan membaca petunjuk penggunaannya diawal.

Masalah kulit yang dapat tangani

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, AHA digunakan {untuk} mengatasi berbagai masalah kulit yang berkaitan dengan penuaan. Contohnya, warna kulit dan tekstur yg tidak merata serta kerutan halus di kulit. Sementara BHA sangat cocok digunakan {untuk} mengatasi berbagai masalah kulit berminyak dan berjerawat.

Yang perlu diperhatikan sebelum memilih produk AHA dan BHA

pilih produk  Mengenal Lebih Jauh Tentang AHA dan BHA Supaya Tak Salah Pilih Produk Untitled design 19 802x451

Jangan sembarangan memilih produk AHA maupun BHA. Saat memilih produk AHA yang tepat contohnya, Kamu harus melihat konsentrasi produk tersebut. Pasalnya, tiap kulit mempunyai ambang batas yang berbeda-beda pada konsentrasi AHA.

Jangan sampai, Kamu membeli produk dengan konsentrasi yang terlalu tinggi akibat bisa mengiritasi kulit. Oleh akibat itu, akan jauh lebih baik jika Kamu konsultasikan diawal ke dokter kulit dan kelamin (Sp. KK).

Aturan yang serupa juga berlaku pada saat Kamu ingin membeli produk BHA. Kamu harus tahu dahulu jenis jerawat yang Kamu miliki. Pasalnya, hal ini berkaitan dengan kadar konsentrasi BHA yang sebaiknya dibeli.

Jika jerawat masih dalam kondisi ringan atau masih berbentuk komedo, Kamu bisa membeli produk BHA dengan konsentrasi rendah yang banyak dijual di pasaran.

Akan tetapi, jika jerawat sudah telanjur meradang dan bernanah, Kamu membutuhkan BHA dengan konsentrasi yang tinggi. Namun, produk yang satu ini tidak bisa dibeli dipasaran dan hanya bisa didapatkan berdasar izin dari dokter ahli.

Bagaimana cara pemakaian produk yang tepat?

asam untuk perawatan kulit  Mengenal Lebih Jauh Tentang AHA dan BHA Supaya Tak Salah Pilih Produk shutterstock 773520145 700x467

AHA dan BHA sama-sama wajib digunakan dengan tepat. Namun, hal ini sebenarnya tergantung dari jenis dan permasalahan kulit tiap orang yang pada akhirnya tidak bisa disamaratakan. Akan tetapi umumnya, produk AHA yang dijual bebas di pasaran mempunyai konsentrasi 5 sampai 10 persen.

Produk ini biasanya bisa mulai digunakan satu kali dalam sehari {untuk} beberapa ahad. Jika wajah sudah mulai beradaptasi dan tidak menimbulkan efek negatif, Kamu bisa meningkatkan pemakaiannya sampai dua kali dalam sehari.

Jangan lupa, gunakan selalu tabir surya di pagi dan siang hari supaya kulit wajah terlindungi dengan baik dan produk AHA maupun BHA bisa bekerja maksimal.

Bolehkah menggunakan produk AHA dan BHA bersamaan?

meremajakan kulit  Mengenal Lebih Jauh Tentang AHA dan BHA Supaya Tak Salah Pilih Produk meremajakan kulit 700x467

AHA dan BHA bisa digunakan secara bersamaan. Meski kandungannya berbeda, keduanya mempunyai sifat yang hampir mirip. Perbedaan mencoloknya hanya adanya pada kelarutannya saja. Bahkan sekarang, ada banyak produk yang menggabungkan AHA dan BHA sekaligus.

Akan tetapi, akibat keduanya termasuk ke dalam eksfoliator, jangan menggunakannya AHA dan BHA sekaligus dalam satu waktu. Gunakanlah secara bergantian, contohnya gunakanlah AHA di pagi hari dan BHA di malam hari.

Bisa juga gunakan ini sehari-hari secara bergantian, misal hari ini AHA lalu besok BHA. Cara lainnya, gunakan produk AHA di area kulit wajah yang kering dan BHA di kulit yang berminyak jika Kamu mempunyai kulit kombinasi.

Setelah mengetahui perbedaan AHA dan BHA, jangan sampai salah dalam memilih produk ya. Jika masih bingung produk mana yang kira-kira cocok, Kamu bisa konsultasi diawal ke dokter ahli.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close