fbpx
Tips Kesehatan

Memahami Penyakit Degeneratif Beserta Jenis-jenisnya

Penyakit degeneratif mengacu pada kondisi kesehatan seseorang yang telah terjadi akibat memburuknya suatu jaringan atau organ seiring waktu. Penyakit ini bisa memengaruhi sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang), tulang dan sendi, serta pembuluh darah atau jantung. Beberapa penyakit degeneratif dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tepat. Sementara itu beberapa jenis penyakit degeneratif lainnya tidak dapat disembuhkan meski sudah diobati dengan berbagai cara.

Advertisement

Simak informasi lengkap tentang jenis-jenis penyakit degeneratif dan berbagai cara mengatasinya dalam artikel ini.

Advertisement

Penyakit degeneratif adalah penyakit kronis yang biasa dialami lansia

periksa kesehatan bagi lansia memahami penyakit degeneratif beserta jenis-jenisnya Memahami Penyakit Degeneratif Beserta Jenis-jenisnya panduan lengkap periksa kesehatan lansia 1

Penyakit degeneratif adalah kondisi kesehatan di mana organ atau jaringan terkait keadaannya yang terus menurun seiring waktu. Penyakit ini terjadi akibat adanya perubahan pada sel-sel {tubuh} yang akhirnya memengaruhi fungsi organ secara menyeluruh.

Proses penuaan adalah penyebab penyakit degeneratif yang paling {umum}. Ya, semakin bertambah usia, maka fungsi jaringan dan organ {tubuh} pun akan semakin mengalami penurunan. Itu sebabnya, orang lanjut usia (lansia) lebih mungkin mengalami berbagai jenis penyakit degeneratif dibandingkan dengan orang yang lebih muda.

Meski begitu, penyakit satu ini dapat dialami oleh semua kalangan tanpa memandang usia. Beberapa faktor seperti gaya hidup, riwayat penyakit, dan genetik dapat memengaruhi seseorang untuk terkena penyakit ini.  

Jenis-jenis penyakit degeneratif

Seperti yang sudah disebutkan di atas, penyakit degeneratif dapat memengaruhi saraf, pembuluh darah, sampai tulang. Hal ini mengakibatkan penyakit degeneratif memiliki berbagai jenis bergantung pada kondisi organ atau jaringan yang rusak. Berapa jenis penyakit degeneratif yang paling {umum} adalah:

1. Penyakit jantung

penyakit terbanyak di Indonesia memahami penyakit degeneratif beserta jenis-jenisnya Memahami Penyakit Degeneratif Beserta Jenis-jenisnya penyakit paling banyak

Penyakit jantung atau yang juga dikenal dengan istilah penyakit kardiovaskuler adalah sebuah penyakit penyebab kematian terbesar di seluruh dunia. Penyakit ini bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari penyumbatan pada pembuluh darah, gangguan irama jantung, cacat jantung bawaan, sampai kondisi jantung lainnya. Semua orang di segala usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan gaya hidup dapat terkena penyakit ini.

Jika tidak mendapatkan pengobatan yang tepat, penyakit jantung dapat memicu gagal jantung, serangan jantung, stroke, dan bahkan kematian.

Umumnya, gejala penyakit jantung termasuk nyeri dada, napas terengah-engah, dan nyeri atau mati rasa pada kaki. Penyakit ini juga mengakibatkan sakit kepala ringan, pusing, detak jantung cepat atau lambat, serta pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, atau tangan.

Penyakit ini merupakan sebuah jenis penyakit degeneratif yg tidak bisa disembuhkan. Pengobatan yang ada hanya bertujuan untuk meringankan gejala yang dialami pasien. Secara {umum}, kunci utama perawatan untuk penyakit jantung adalah perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat. Dalam kasus yang parah, operasi mungkin diperlukan untuk memperbaiki katup, membuka pembuluh darah atau memasukkan alat pacu jantung. Kadang-kadang, transplantasi jantung adalah satu-satunya pilihan untuk pengobatan yang berhasil.

2. Osteoporosis

puasa untuk orang osteoporosis memahami penyakit degeneratif beserta jenis-jenisnya Memahami Penyakit Degeneratif Beserta Jenis-jenisnya Yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Oleh Penderita Osteoporosis Saat Puasa

Osteoporosis adalah penyakit degeneratif yang menyerang tulang. Penyakit ini mengakibatkan tulang Kamu menjadi lemah dan rapuh akibat kerusakan jaringan tulang terjadi lebih cepat daripada produksi sel-sel tulang baru.

Pada tahap awal, Kamu mungkin tidak tahu jika terkena penyakit ini akibat gejalanya cenderung samar. Akan tetapi setelah tulang semakin lemah, Kamu mungkin baru menyadari adanya:

  • Sakit punggung, yang disebabkan oleh tulang belakang retak
  • Berkurangnya tinggi badan dari waktu ke waktu
  • Postur {tubuh} membungkuk
  • Tulang mudah patah bahkan hanya akibat benturan kecil

Ada banyak faktor penyebab osteoporosis. Asupan kalsium yang rendah, kurangnya hormon estrogen selama menopause, gaya hidup sedentari (malas gerak), merokok, minum obat tertentu, dan bahkan pengaruh penyakit kronis dapat menjadi penyebab osteoporosis.

Pengobatan osteoporosis melibatkan penggunaan obat-obatan terapi hormon dan suplemen kalsium serta vitamin D.

3. Diabetes tipe 2

efek samping obat diabetes memahami penyakit degeneratif beserta jenis-jenisnya Memahami Penyakit Degeneratif Beserta Jenis-jenisnya efek obat diabetes

Penyakit degeneratif lain yang paling sering ditemui adalah diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2 atau yang juga dikenal dengan penyakit kencing manis adalah kondisi ketika kadar gula dalam darah Kamu terlalu tinggi. Jika kondisi tersebut dibiarkan terus-menerus tanpa pengobatan, akan meyebabkan terjadinya komplikasi yang akan memengaruhi banyak organ dalam {tubuh}, seperti saraf, ginjal, jantung, hati, dan mata.

Dalam banyak kasus, diabetes tipe 2 disebabkan oleh gaya hidup yang buruk. Ya, banyak makan makanan manis dan tinggi lemak jenuh, langka olahraga, kelebihan berat badan, sering minum alkohol, dan lain sebagainya dapat memicu gangguan sistem pengaturan kadar gula darah dalam {tubuh}. Tidak cumna itu, riwayat keluarga juga dapat menjadi penyebab diabetes tipe 2.

Jika Kamu menderita diabetes dan tidak mengobatinya dengan tepat, Kamu memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami komplikasi diabetes, seperti gagal ginjal dan stroke.

4. Hipertensi

penyebab hipertensi memahami penyakit degeneratif beserta jenis-jenisnya Memahami Penyakit Degeneratif Beserta Jenis-jenisnya Mengulas Lengkap Penyebab Hipertensi yang Wajib Anda Tahu 1

Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah Kamu selalu berada di atas 140/90 milimeter merkuri (mmHG). Tekanan darah itu sendiri adalah kekuatan aliran darah dari jantung yang mendorong dinding pembuluh darah. Kekuatan tekanan darah ini idealnya selalu berubah, dipengaruhi oleh aktivitas yang dilakukan jantung (contohnya sedang berolahraga atau dalam keadaan normal/istirahat) dan daya tahan pembuluh darahnya. Normalnya, tekanan darah manusia biasanya berada di angka 120/80 mmHg.

Hipertensi yang penyebabnya tidak jelas disebut hipertensi primer.  Akan tetapi, tekanan darah tinggi juga dapat disebabkan oleh gaya hidup dan pola makan yang buruk. Penyakit ini sering disebut dengan silent killer disease atau pembunuh diam-diam, akibat gejala penyakit ini cenderung samar. Cara terbaik untuk mengetahui apakah Kamu terkena penyakit ini atau tidak adalah dengan melakukan pengecekan tekanan darah secara teratur.

Jika tekanan darah dibiarkan tinggi terus-menerus, kondisi ini bisa memicu berbagai komplikasi yang mengancam nyawa layaknya penyakit jantung yg tidak diobati dengan baik. Beberapa komplikasi serius akibat penyakit hipertensi adalah penyakit jantung koroner, gagal jantung, stroke, gagal ginjal, kebutaan, diabetes, dan banyak penyakit berbahaya lainnya.

5. Kanker

gangguan tidur pada kanker memahami penyakit degeneratif beserta jenis-jenisnya Memahami Penyakit Degeneratif Beserta Jenis-jenisnya Penderita Kanker Rentan Mengalami Gangguan Tidur

Penyakit kanker terjadi akibat pertumbuhan sel-sel abnormal yg tidak terkendali sehingga menyebabkan jaringan {tubuh} yang sehat mengalami kerusakan. Penyebab penyakit ini adalah adanya perubahan (mutasi) pada gen dalam sel. Mutasi gen dapat dipicu oleh banyak faktor, seperti merokok, paparan radiasi, virus, bahan kimia penyebab kanker (karsinogen), obesitas, hormon, peradangan kronis, dan jarang olahraga.

Meski para ilmuwan tidak mengetahui seberapa banyak mutasi gen yang harus terakumulasi supaya bisa jadi penyebab kanker, mereka meyakini sesungguhnya penyebab kanker akan bervariasi pada setiap orang bergantung jenis kanker yang dialaminya. Penyakit degeneratif ini bisa menyerang siapa pun tanpa pandang {bulu}. Mulai dari balita sampai lanjut usia, wanita maupun laki-laki, bahkan mereka yang gaya hidupnya cukup sehat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

ADBLOCK DETECTED