fbpx
Tips Kesehatan

Memahami Cara Kerja Katabolisme Tubuh

Kamu semua pasti sudah tidak asing dengan istilah metabolisme, yaitu proses yang dilakukan {tubuh} untuk mendapatkan energi. Akan tetapi, nyatanya, metabolisme masih terbagi menjadi dua bagian lagi, yaitu katabolisme dan anabolisme. Supaya bisa menghasilkan energi, {tubuh} melakukan proses katabolisme. Ya, katabolisme adalah sebuah proses {tubuh} memecah nutrisi menjadi energi. Lalu, fakta unik apa lagi yang berkaitan dengan katabolisme?

Advertisement

Apa itu katabolisme?

Katabolisme adalah proses ketika {tubuh} mencerna makanan menjadi molekul-molekul kecil di dalam {tubuh} untuk dipakai untuk energi. Molekul-molekul yang besar dan rumit dalam {tubuh} itu lalu dipecah menjadi yang lebih kecil dan sederhana. Jadi, saat Kamu mengonsumsi nasi atau makanan pokok lain yang diubah {tubuh} menjadi energi utama, maka saat itulah katabolisme terjadi. Secara sederhana, katabolisme dapat diartikan sebagai proses pembentukan energi yang berasal dari penguraian karbohidrat (atau makanan pokok lainnya).

Advertisement

Contoh proses katabolisme sama seperti halnya karbohidrat dari nasi yang  masuk ke dalam {tubuh}. Karbohidrat lalu diubah menjadi disakarida dan dipecah lagi menjadi monosakarida (glukosa).

Glukosa adalah bagian terkecil pada hasil katabolisme karbohidrat yang akan diserap {tubuh} masuk ke dalam aliran darah. Nantinya, glukosa dalam darah akan mengalir ke seluruh {tubuh} dan dibagikan ke sel-sel {tubuh} lainnya yang membutuhkan glukosa untuk diubah menjadi energi.

Proses katabolisme juga melibatkan beberapa hormon di dalam {tubuh}

kelenjar adrenal memahami cara kerja katabolisme tubuh Memahami Cara Kerja Katabolisme Tubuh Kelenjar Adrenal Si Kecil yang Penting untuk Proses Metabolisme

Katabolisme merupakan sebuah proses yang masih harus dibantu oleh hormon dan enzim tertentu. Beberapa hormon yang berperan dalam proses katabolisme, antara lain:

  • Kortisol
  • Sitokin
  • Glukagon

Hormon akan memengaruhi proses katabolisme, yang mana itu akan berdampak pada respons {tubuh}. Bila ada beberapa hormon di atas yang terganggu, hal itu akan memengaruhi proses katabolisme dan kesehatan {tubuh} Kamu secara keseluruhan. Akibat pada dasarnya proses metabolisme, hormon dan enzim di dalam {tubuh} saling berkaitan. Misalnya saja, homon adrenalin sangat berguna untuk jantung dan memiliki peran yang berkaitan dengan aliran oksigen yang dibawa darah ke seluruh {tubuh}. Bayangkan jika hormon adrenalin Kamu terganggu. Tentu jantung dan aliran oksigen juga dapat terpengaruh.

Latihan olahraga katabolisme untuk tingkatkan kesehatan

manfaat bersepeda memahami cara kerja katabolisme tubuh Memahami Cara Kerja Katabolisme Tubuh manfaat bersepeda

Olahraga dapat membantu proses katabolisme berjalan dengan lebih baik. Olahraga yang dapat meningkatkan proses katabolisme disebut dengan olahraga katabolik. Olahraga katabolik diketahui dapat mengurangi berat badan dengan membakar lemak lebih banyak serta membangun massa otot yang lebih banyak pula. Kadang, proses-proses katabolik ini sering dijadikan acuan apakah {tubuh} Kamu bisa menghilangkan atau menambah berat badan dengan cepat atau tidak.

Olahraga katabolik, seperti bersepeda, renang, dan berlari bisa menjadi latihan yang bermanfaat untuk kesehatan {tubuh}, terutama jantung. Latihan katabolik dipercaya dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah.  Dengan begitu, paru-paru dan jantung Kamu akan menjadi lebih sehat.

Olahraga untuk Kanker Usus Besar memahami cara kerja katabolisme tubuh Memahami Cara Kerja Katabolisme Tubuh shutterstock 369928244

Menurut American College of Sports Medicine, untuk tetap sehat dan mendapatkan hasil kebugaran yang maksimal Kamu bisa mengikut panduan olahraga dengan pengaturan waktu sebagai berikut:

  • 150 menit dalam seminggu dengan intensitas sedang
  • 75 menit seminggu dengan intensitas tinggi

Kamu bisa membagi waktu-waktu olahraga tersebut menjadi tiga sampai lima hari jadwal latihan dalam 1 ahad. Jika Kamu memiliki riwayat kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya Kamu mengonsultasikan dengan dokter diawal sebelum memulai olahraga tersebut.

Selama melakukan latihan katabolik ini, detak jantung, tekanan darah, dan pernapasan Kamu akan mengalami peningkatan. Pada proses ini, {tubuh} Kamu akan memecah glikogen (hasil pemecahan karbohidrat) menjadi energi untuk dipakai untuk bahan bakar selama berolahraga. Jika karbohidrat dalam {tubuh} Kamu sudah habis dan tak ada lagi yang dapat diubah menjadi energi, hormon kortisol dalam {tubuh} Kamu akan menggunakan asam amino untuk menciptakan energi.

Ini penyebab katabolisme berjalan lambat

Meski merupakan proses alami yang telah terjadi dalam {tubuh}, katabolisme bisa saja berjalan lambat. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:

1. Kurang gerak dan beraktivitas

Apa benar orang malas cenderung iq tinggi? memahami cara kerja katabolisme tubuh Memahami Cara Kerja Katabolisme Tubuh orang malas

Energi yang diterima dari makanan akan dipakai untuk energi oleh {tubuh} untuk menjalankan berbagai aktivitas. Lalu, bagaimana jika Kamu hanya {duduk} diam selama satu hari penuh?Proses katabolisme Kamu akan berjalan dengan lambat. Katabolisme adalah proses untuk menghasilkan energi. Olahraga membantu proses itu berjalan dengan lebih cepat. Ketika Kamu tidak banyak bergerak, {tubuh} akan lebih sedikit (atau lebih lambat) dalam membakar karbohidrat yang pada akhirnya energi yang tercipta pun akan lebih sedikit.

2. Kalori yang diasup {tubuh} kurang

Membatasi jumlah asupan sering kali dipilih sebagai sebuah cara menurunkan berat  badan. Padahal, makan terlalu sedikit dapat membuat proses katabolik dan anabolik Kamu menurun. Akibatnya, {tubuh} Kamu tidak bisa menghasilkan energi seperti semestinya.

Saat Kamu menurunkan total asupan kalori Kamu menjadi sangat sedikit dari biasanya, {tubuh} akan menganggap Kamu sedang kelaparan. Dalam kondisi itu, {tubuh} akan memperlambat pembakaran kalori dalam {tubuh} Kamu.

3. Kurang tidur

sering mengantuk memahami cara kerja katabolisme tubuh Memahami Cara Kerja Katabolisme Tubuh Sering Mengantuk Padahal Sudah Cukup Tidur 5 Hal Ini Penyebabnya

Kamu mungkin sudah mengetahui sesungguhnya kurang tidur dapat meningkatkan risiko Kamu pada berbagai macam penyakit dan juga kelelahan di keesokan harinya. Selain itu, beberapa kajia penelitian juga telah menunjukkan sesungguhnya kurang tidur dapat memperlambat metabolisme Kamu dan dapat mengakibatkan kenaikan berat badan.

Kajia penelitian yang dilakukan Spaeth dan kawan-kawan pada tahun 2015, contohnya, membuktikan sesungguhnya kurang tidur dapat menurunkan tingkat metabolisme istirahat orang dewasa sehat pada pagi hari. Kurang tidur dapat membuat metabolisme karbohidrat dalam {tubuh} Kamu terganggu yang pada akhirnya saat bangun tidur {tubuh} Kamu masih memiliki kadar gula darah yang tinggi. Kadar gula darah yang tinggi menunjukkan sesungguhnya glukosa yang seharusnya dipecah menjadi energi dalam {tubuh} tetap mengalir bebas dalam aliran darah.

4. Stres

Stres dapat meningkatkan produksi hormon kortisol Kamu. Hal ini lalu membuat nafsu makan Kamu meningkat. Jika hal ini terjadi terus-menerus, Kamu dapat mengalami kenaikan berat badan akibat karbohidrat yang tak dipecah menjadi energi disimpan sebagai lemak. Kenaikan berat badan ini pada akhirnya dapat mengakibatkan metabolisme {tubuh} Kamu menurun.

5. Konsumsi obat-obatan tertentu

Ya, obat-obatan tertentu dapat memperlambat metabolisme dalam {tubuh}. Beberapa di antaranya adalah antidepresan, obat diabetes, steroid, dan terapi hormon. Jika Kamu merasa mengalami kenaikan berat badan setelah mengonsumsi obat tersebut, mungkin obat tersebut memiliki dampak pada metabolisme {tubuh} Kamu. Apabila kondisi ini sampai menganggu Kamu, sebaiknya Kamu segera mendiskusikannya dengan dokter Kamu.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

ADBLOCK DETECTED