Kebugaran Jasmani

Kegunaan dan Gerakan Dasar Senam Lantai untuk Pemula

Senam lantai atau gimnastik merupakan olahraga yang umumnya sudah diperkenalkan mulai sejak sekolah dasar. Sekolah-sekolah dasar maupun menengah ke atas memasukkan beberapa gerakan gimnastik ini sebagai ujian mata pelajaran olahraga. Dengan hanya membutuhkan matras dan dinding, senam lantai bisa Kamu lakukan. Apa saja kegunaan senam lantai?

Apa itu senam lantai?

Senam lantai pada dasarnya membutuhkan banyak kekuatan, keseimbangan, koordinasi, kelincahan, dan kesadaran {{tubuh}} {untuk} melakukan berbagai gerakan yang berisiko cedera menghindari cedera. Berikut adalah gerakan senam {untuk} pemula:

1. Push up

Gerakan senam gimnastik ini membutuhkan kekuatan {{tubuh}} bagian atas, seperti dada, bahu dan lengan. Seperti ini cara melakukannya:

  • Posisikan {{tubuh}} berada di matras. {{Tubuh}} atau wajah menghadap matras.
  • Letakkan telapak tangan di atas matras dengan tangan lurus. Jarak tangan kanan dan kiri sejajar di bawah bahu.
  • Posisikan ujung jari kaki menempel pada matras. Dari punggung sampai ujung kaki posisi {{tubuh}} harusnya lurus. Tahan otot perut Kamu sebelum memulai gerakan push up.
  • Lalu tekuk siku Kamu dan turunkan dada ke arah matras. Jaga otot perut tetap kencang selama menurunkan {{tubuh}} ke matras.
  • Turunkan dada Kamu sampai hampir menempel pada matras, sebelum sampai menempel, dorong siku Kamu kembali lurus menjauhi matras.
  • {Untuk} pemula, lakukan gerakan ini sebanyak tiga set, tiap 1 set 5 kali pengulangan.

2. Sikap lilin di tembok

Ini adalah pose di mana Kamu berada dalam posisi kaki terbalik di atas sambil mengangkat pinggul. Seperti ini cara melakukannya:

  • Posisikan badan 2 sampai 3 jengkal dari tembok polos tanpa hiasan
  • Rebahkan badan di matras dan perlahan angkat kaki {untuk} bersandar pada tembok
  • Tahan bagian pinggul selama 30 detik.
  • Turunkan kaki, luruskan badan dan ulangi sikap lilin ke atas

3. Roll depan

Roll depan alias jungkir balik atau koprol merupakan sebuah gerakan senam lantai yang cukup mudah. Siapkan matras yang cukup empuk dan pakaian yang nyaman. Seperti ini cara melakukannya:

  • Posisikan badan Kamu jongkok di ujung matras
  • Kedua telapak tangan terbuka sembari diletakan di samping kuping.
  • Perlahan dorong {{tubuh}} Kamu ke depan
  • Tekuk kepala masuk ke dalam, jangan meluruskan kepala akibat bisa bikin cedera leher
  • Buat diri Kamu jungkir balik ke depan pelan-pelan
  • Setelah selesai, berdirilah tegak dengan tangan lurus ke samping, yang merupakan sikap yang didapat saat setiap gerakan senam selesai.

Apa kegunaan senam lantai?

1. Meningkatkan kelenturan {{tubuh}}

Senam lantai umumnya bermanfaat {untuk} meningkatkan kelenturan {{tubuh}} Kamu. Apabila {{tubuh}} lentur dan mudah bergerak mengikuti gerakan senam, {{tubuh}} pun juga jauh dari risiko cedera.

Mempelajari gerakan senam dengan benar dan berlatih rutin membuat {{tubuh}} Kamu lebih lentur dan fleksibel yang pada akhirnya terhindar dari risiko cedera, nyeri, atau gampang kelelahan.

2. Menangkal risiko penyakit tertentu

Senam lantai membakar kalori dan menjaga kesehatan jantung serta paru. Menjaga {{tubuh}} tetap sehat dan bugar dengan berolahraga dapat membantu Kamu menurunkan risiko terkena penyakit serius seperti asma, kanker, obesitas, penyakit jantung. dan diabetes.

Senam gimnastik juga secara tidak langsung membantu Kamu menerapkan gaya hidup sehat. Sebab demi bisa meraih kegunaan olahraga yang maksimal, Kamu harus mengimbanginya dengan asupan makanan bergizi juga secara teratur.

3. Tulang kuat dan sehat

Senam melatih kekuatan otot inti {{tubuh}} {untuk} menahan beban {{tubuh}} Kamu sendiri. Latihan beban seperti ini termasuk yang baik {untuk} menjaga kesehatan dan kekuatan tulang. Jika ingin mendapatkan kegunaan senam lantai {untuk} kekuatan tulang, sebaiknya mulailah rutin bersenam sejak dini. 

Di masa remaja, kepadatan tulang seseorang sedang terbentuk sampai kapasitas maksimalnya. Membangun tulang yang kuat dan sehat sejak usia muda dapat membantu mengurangi risiko terkena osteoporosis di lalu hari.

5. Membantu meningkatkan kekuatan otot

Gerakan senam lantai melibatkan hampir seluruh otot {{tubuh}}. Mulai dari kaki dan lengan saat Kamu push-up atau sit-up, otot dada dan tulang belakang saat Kamu melakukan roll depan, dan otot inti {{tubuh}} serta otot paha saat Kamu menahan sikap lilin, kayang, atau handstand.

Berbagai gerakan senam ini pun juga {{turut}} melatih otot bokong dan betis selama Kamu menahan beban {{tubuh}} di satu posisi dalam waktu yang cukup lama.

4. Mencukupi kebutuhan olahraga setiap hari

The American Heart Association merekomendasikan anak-anak {untuk} olahraga atau beraktivitas fisik selama 60 menit per hari. Sementara itu orang dewasa  atau yang berusia 18 tahun ke atas harus berolahraga selama 30 menit sehari, dan sebanyak 5 hari dalam satu ahad.

Jika Kamu tidak suka keringatan dan lebih memilih {untuk} menghabiskan waktu di rumah sendiri, rutin senam lantai bisa jadi alternatif yang baik {untuk} tetap mencukupi kebutuhan aktivitas fisik harian.

Kegunaan senam lantai {untuk} anak-anak

Tidak hanya orang dewasa yang dapat mendapatkan semua kegunaan di atas, anak-anak juga. Menariknya, ada beberapa kegunaan lain yang dapat didapatkan oleh anak-anak jika mereka rajin ikut senam lantai di sekolah. Apa saja?

Belajar sosialisasi sejak dini

Umumnya senam dilakukan berkelompok dengan teman sebaya. Mengikuti kelas senam reguler dapat memberi anak-anak kesempatan {untuk} berkomunikasi dengan orang seusia mereka, bekerja dalam tim, dan bahkan berlatih bagaimana bicara dengan orang dewasa (pelatih senam).

Menurut Gymnastics Academy of Boston senam juga memberi anak-anak kesempatan {untuk} belajar tentang keterampilan sosial seperti mendengarkan, mengikuti arahan, mengerti arti bergantian atau bergiliran, melatih {untuk} tahu kapan harus bersikap diam atau aktif, dan belajar menghormati orang lain. Anak-anak dapat bersenang-senang, bertemu teman baru, dan belajar mandiri saat melakukan senam lantai.

Anak belajar komitmen dan disiplin

Gerakan senam membutuhkan konsentrasi dan komitmen berhasil yang tinggi. Tak langka, dalam pelajaran senam, anak-anak harus melatih konsentrasi dan bekerja keras {untuk} bisa mendapatkan gerakan yang benar.

Aturan dan kode perilaku dalam senam membantu anak-anak belajar pentingnya aturan {untuk} keselamatan, dan mengajarkan rasa hormat kepada orang lain.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close