Nurtisi Kita

Mana yang Lebih Sehat dan Bergizi, Telur Ayam Atau Telur Puyuh, Ya?

Hampir semua orang suka makan telur, apalagi telur ayam dan telur puyuh. Selain mudah diolah, bahan makanan yang berbentuk bulat-lonjong ini mengandung banyak nutrisi penting bagi {{tubuh}}. Akan tetapi, kira-kira mana yang paling sehat dan bergizi, telur ayam atau telur puyuh, ya? Yuk, intip jawabannya pada review ini.

Kandungan gizi telur ayam dan telur puyuh

kandungan gizi telur puyuh  Mana yang Lebih Sehat dan Bergizi, Telur Ayam Atau Telur Puyuh, Ya? Mengulik Kandungan Nutrisi Telur Puyuh Si Telur Imut Kecil 700x467

Dilihat dari tampilannya, Kamu pasti bisa membedakan kedua jenis telur ini dengan mudah. Ya, telur ayam punya warna cangkang yang kecokelatan, sementara telur puyuh cenderung berwarna putih dengan bercak-bercak hitam di cangkangnya.

Nah, kalau dari segi kandungan gizinya, kira-kira mana yang lebih sehat, ya? Yuk, kita urai satu per satu.

1. Protein

Dikutip dari Very Well Fit, setiap 50 gram atau sekitar 1 butir telur ayam berukuran besar mengandung 6 gram protein dan 78 kalori. Sementara itu, satu porsi telur puyuh (5 butir) mengandung 6 gram protein dan 71 kalori.

Bila Kamu makan satu porsi telur puyuh, ini artinya Kamu mendapatkan asupan protein yang serupa dengan pada saat Kamu makan sebutir telur ayam. Kandungan kalorinya pun hanya terpaut 7 kalori saja, yang pada akhirnya tak jauh berbeda.

Bukan hanya jumlah kalorinya saja yang mirip, kandungan vitamin dan mineral pada dua jenis telur ini pun cenderung sama.

putih telur ayam  Mana yang Lebih Sehat dan Bergizi, Telur Ayam Atau Telur Puyuh, Ya? telur rebus 701x467

2. Kolesterol

Kamu mungkin selama ini menghindari makan telur puyuh akibat katanya bisa bikin kolesterol naik. Yang ada, Kamu memilih makan telur ayam saja yang lebih aman kandungan kolesterolnya. Akan tetapi, apa benar begitu?

Faktanya, setiap 5 butir alias seporsi telur puyuh mengandung 5 gram lemak total, yang terdiri dari 1,6 gram lemak jenuh. Sedangkan, sebutir telur ayam ukuran besar (50 gram) mengandung 5 gram lemak total, dengan 1,5 gram lemak jenuh.

Meskipun perbedaannya tampak sedikit, kandungan lemak jenuh dalam telur puyuh tetap saja lebih tinggi daripada telur ayam. Hati-hati, lemak jenuh ini bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam {{tubuh}} Kamu.

Tak cukup 5 butir, Kamu biasanya akan menambahkan lebih banyak telur puyuh ke dalam setiap masakan keluarga. Contohnya saat membuat semur telur atau sate telur.

Akibat ukurannya kecil, Kamu mungkin tidak sadar sesungguhnya Kamu sudah makan banyak telur puyuh dalam sehari. Nah, hal inilah yang bisa memicu kolesterol tinggi jika tidak segera dikendalikan porsinya.

Jadi, lebih sehat yang mana?

Pada dasarnya, kedua telur ini sama-sama bermanfaat {untuk} kesehatan. Akan tetapi kalau dilihat dari kandungan lemaknya, telur ayam cenderung lebih sehat daripada telur puyuh.

Terutama bagi Kamu yang punya kolesterol tinggi, sebaiknya batasi makan telur puyuh hanya sesekali. Apalagi akibat ukurannya kecil, Kamu mungkin sering tidak sadar pada saat makan telur puyuh dalam jumlah yang banyak.

Akan tetapi, ini bukan berarti Kamu boleh bebas makan banyak telur ayam, ya. Ingat, tetap saja ada kandungan lemak jenuh yang tak boleh disepelekan.

Supaya lebih aman dan sehat, olah telur dengan cara direbus atau cara lain yg tidak {{butuh}} banyak minyak atau margarin.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close