fbpx
Tips Kesehatan

Makan Kebanyakan Bisa Jadi Penyebab Maag Kamu Kambuh, Lho!

Kamu mungkin menganggap langka makan atau telat makanlah yang biasa jadi penyebab maag. Ini ada sedikit benarnya. Lambung yang dibiarkan kosong dalam waktu lama akan terisi penuh oleh cairan asam lambung yang bisa memicu gejala maag. Akan tetapi, ini bukan jadi sebab buat Kamu sekalian saja langsung makan banyak dengan harapan mencegah maag kambuh. Nyatanya, kebanyakan makan dapat mengakibatkan maag kambuh.

Advertisement

Makan terlalu banyak bisa jadi penyebab maag kambuh

makan lebih banyak makan kebanyakan bisa jadi penyebab maag kamu kambuh, lho! Makan Kebanyakan Bisa Jadi Penyebab Maag Kamu Kambuh, Lho! shutterstock 467823860 802x363

Advertisement

Makan kebanyakan tidak cuma bikin ngantuk dan perut begah, tapi juga bikin maag gampang kambuh. Hal ini tidak lain disebabkan oleh perut yang membuncit akibat lambung Kamu terisi penuh oleh makanan. Apa hubungannya perut buncit dengan maag?

Seperti ini, saluran kerongkongan dan lambung Kamu digerbangi oleh sebuah otot berbentuk cincin yang dinamakan otot sfingter esofagus bagian bawah (lower esophageal sphincter) atau LES. Nah, semakin buncit perut Kamu akibat kebanyakan makan, artinya lambung juga semakin mengembang sampai batas toleransinya. Akibatnya otot sfingter akan ikut meregang yang pada akhirnya katupnya tidak bisa menutup rapat.

Kondisi otot sfingter yang melonggar akan memungkinkan makanan yang sudah tercerna dan menumpuk dalam lambung naik kembali ke atas kerongkongan. Refluks asam lambung inilah yang menjadi penyebab maag kambuh setelah kebanyakan makan.

Selain akibat menyengajakan menambah porsi makan, sebagian orang juga dapat tanpa sadar makan kebanyakan akibat mengunyah makanan dengan tempo cepat. Kebiasaan makan cepat juga dapat mengakibatkan perut membuncit setelah makan yang pada akhirnya memicu gejala maag.

Kebiasaan lainnya yang bisa menjadi penyebab maag

Jika Kamu punya maag, sebaiknya jangan membiasakan makan sambil tiduran atau makan malam terlalu mepet waktu tidur. Kedua kebiasaan ini sama-sama bisa mengakibatkan cairan asam lambung mudah mengalir balik ke atas kerongkongan akibat kondisi otot sfingter yang melemas selama waktu tersebut.

Kebiasaan penyebab maag lainnya adalah:

Minum alkohol

Kandungan alkohol dalam bir atau minuman keras lainnya bisa mengiritasi dan mengikis lapisan lambung Kamu jika dikonsumsi berlebihan. Akibatnya, perut menjadi lebih rentan pada efek asam lambung. Kondisi ini dapat mengakibatkan gastritis akut yang sangat menyakitkan.

Merokok

Tak langka, orang yang merokok bisa terkena maag setelah makan. Ini akibat racun rokok lambat laun melemahkan katup otot LES yang dapat membuat asam lambung naik ke kerongkongan.

Selain dari kebiasaan sehari-hari, maag juga dapat disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori. Infeksi H. pylori biasanya ditularkan dari satu orang ke yang lainnya, tapi bisa juga ditularkan dari makanan dan minuman yg tidak steril.

Cegah maag dengan tips berikut ini

Penyebab maag kambuh umumnya bisa dicegah sesederhana mengubah pola makan harian jadi lebih teratur. {{Atur}} pula frekuensi dan porsi makannya supaya tidak terlalu sedikit atau terlalu banyak.

Selain, itu, ada beberapa hal lagi yang dapat Kamu lakukan {untuk} cegah maag kambuh.

  • Biasakan makan lebih sering dengan porsi yang lebih sedikit. Jika Kamu biasa makan 3 kali sehari, coba ubah menjadi makan 5-6 kali sehari dengan porsi yang lebih sedikit.
  • Kurangi konsumsi makanan atau minuman yang bersifat asam seperti , jeruk, dan kopi. Makanan atau minuman bersifat asam memicu rasa nyeri pada ulu hati.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

ADBLOCK DETECTED