Fakta Unik Kesehatan

Lebih Baik Bangun Pagi Pakai Bunyi Alarm yang Membuat Kaget Atau yang Tenang?

Tiap malam pasti Kamu tidak pernah lupa {untuk} menyetel alarm bangun tidur, ‘kan? Masing-masing orang mempunyai preferensinya tersendiri mengenai bunyi alarm yang dipilih. Ada yang memilih bunyi tenang, tapi ada pula yang memasang bunyi mengagetkan. Bahkan mungkin pakai lagu rock. Pernahkah Kamu bertanya-tanya, bunyi alarm seperti apa yang baik supaya bangun pagi lebih semangat?

Bunyi alarm keras bikin semangat?

alarm bunyi  Lebih Baik Bangun Pagi Pakai Bunyi Alarm yang Membuat Kaget Atau yang Tenang? shutterstock 443406673 717x467

Orang-orang yang menyetel alarm bangun tidur mereka pakai suara keras berasumsi sesungguhnya bunyi-bunyian menggelegar justru bikin mereka lebih “melek” dan sigap bangun pagi. Mereka mungkin tergolong orang yang susah bangun tidur yang pada akhirnya mau tidak mau harus dibangunkan dengan suara yang mengagetkan supaya tidak telat.

Sedangkan, orang yang memasang alarm dengan melodi tenang beranggapan sesungguhnya suara ini sudah pas akibat toh mereka gampang terbangun dari tidur. Bagi orang yang sensitif dengan bunyi, sedikit suara saja seperti bunyi tetes air dari keran pasti bisa membangunkan mereka.

Nah jika dilihat dari sisi medis, mana bunyi alarm bangun tidur yang lebih baik?

Bunyi alarm bangun tidur sebaiknya jangan yang bikin kaget

waktu bangun tidur  Lebih Baik Bangun Pagi Pakai Bunyi Alarm yang Membuat Kaget Atau yang Tenang? kapan waktu bangun tidur terbaik di pagi hari 700x467

Dr. James Giordano, seorang dosen di Departemen Neurologi di Georgetown University Medical Centre berasumsi sesungguhnya bunyi alarm bangun tidur yang baik adalah yang tenang. Bunyi alarm yang dimaksud adalah bunyi yg tidak membuat Kamu bangun terjungkal atau jengkel ingin membanting ponsel atau jam weker. Mengapa?

Bunyi keras akan mengaktifkan sistem saraf simpatik di otak yang masih “terlelap”. Kondisi ini dibaca otak sebagai ancaman akibat {{tubuh}} dipaksa “bangun tidur sebelum waktunya” yang pada akhirnya memaksa otak {untuk} memproduksi lebih banyak hormon stres kortisol dan adrenalin dari biasanya. Akibatnya, Kamu akan bangun dengan panik, grasak-grusuk, dan lebih stres. Tidak menutup kemungkinan juga Kamu justru mengalami pusing atau sakit kepala setelah bangun tidur karenanya.

Dikutip dari laman Huffington Post, seorang dokter tidur sekaligus dosen di sekolah keperawatan Case Western Reserve University bernama Michael J. Decker, PhD, juga memberikan pendapatnya mengenai bunyi alarm bangun tidur yang ideal.

Decker beranggapan sesungguhnya bunyi alarm yang tenang lebih cocok {untuk} membangunkan kita akibat memungkinkan otak “bangun” secara bertahap yang pada akhirnya melepaskan hormon-hormon stres juga secara bertahap. Pada akhirnya, kita bangun dengan mood yang lebih baik akibat {{tubuh}} sudah lebih siap menerima efek-efek hormon stres tersebut.

Ingin bangun pagi, jangan mengandalkan bunyi alarm saja

manfaat bangun pagi  Lebih Baik Bangun Pagi Pakai Bunyi Alarm yang Membuat Kaget Atau yang Tenang? 5 Manfaat Bangun Pagi untuk Kesehatan 700x467

Mengakali diri sendiri {untuk} bangun pagi tepat waktu tidak cukup dengan menyetel alarm saja. Sebenarnya, ada cara lain yang dapat membuat Kamu terbangun dari tidur, yaitu cahaya. Adaya sinar memberikan tanda pada jam biologis {{tubuh}} {untuk} memproduksi hormon yang menyebabkan Kamu bangun dari tidur.

Selain itu, Kamu juga harus tidur lebih awal, menghindari kopi, atau aktivitas lainnya yang dapat mengganggu tidur. Jika sudah Kamu terapkan, maka bangun pagi akan jadi lebih mudah.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close