fbpx
Tips Kesehatan

Kapan Harus ke IGD Jika Mengalami Keracunan Makanan?

Bukannya merasa kenyang, Kamu justru mengeluhkan nyeri perut dan mual beberapa jam setelah makan. Kemungkinan besar Kamu mengalami keracunan makanan akibat terdapat kontaminasi bakteri. Meski sebenarnya bisa diobati sendiri, tapi beberapa penanganan keracunan makanan harus dilakukan di rumah sakit khususnya di IGD. Memangnya, kapan harus dirawat lebih lanjut ke IGD?

Advertisement

Apa saja gejala keracunan makanan?

Gejala keracunan makanan serta lama waktu kemunculannya tidak selalu sama pada setiap orang. Hal ini tergantung dari bakteri penyebab kontaminasi. Kebanyakan kasus keracunan makanan setidaknya akan menunjukkan beberapa tanda berikut ini:

Advertisement
  • Kram atau nyeri perut
  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Demam
  • Tidak nafsu makan
  • {{Tubuh}} lemas
  • Sakit kepala

Kesemua gejala tersebut biasanya tidak mengkhawatirkan, akibat bisa segera sembuh bila istirahat yang cukup dan dirawat dengan baik di rumah.

kapan harus ke igd jika mengalami keracunan makanan? Kapan Harus ke IGD Jika Mengalami Keracunan Makanan? shutterstock 205202362 700x467

Kapan penanganan keracunan makanan harus dibawa ke IGD?

Dalam sebagian kasus, gejala keracunan makanan bisa berkembang lebih parah yang pada akhirnya harus masuk IGD di rumah sakit. Perhatikan bila Kamu atau orang terdekat mengalami tanda seperti:

  • Diare lebih dari 3 hari
  • Air kencing dan tinja berdarah
  • Sering mual dan muntah
  • Demam di atas 38 derajat Celcius
  • Nyeri dan kram perut parah
  • Penglihatan kabur

Semakin sering Kamu mengalami muntah dan diare, semakin besar kemungkinan Kamu {untuk} mengalami dehidrasi. Kondisi dehidrasi biasanya ditandai dengan rasa haus berlebihan, {{mulut}} kering, urin sedikit, warna urin pekat, pusing, dan kelelahan parah.

Pada saat Kamu mengalami muntah dan diare, otomatis {{tubuh}} telah kehilangan banyak cairan. Padahal, dalam kondisi seperti ini, {{tubuh}} justru membutuhkan cairan dalam jumlah banyak guna menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang.

Dehidrasi, terlebih yang tergolong berat, bisa berakibat fatal bila tidak segera ditangani. Maka itu, jika gejala keracunan makanan semakin bertambah buruk dari hari ke hari, kini saatnya Kamu dibawa ke IGD di rumah sakit {untuk} mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Penanganan keracunan makanan di IGD akan berusaha {untuk} memberikan cairan dan elektrolit yang dibutuhkan oleh {{tubuh}} melewati infus atau cairan intravena (IV). Bahkan tidak menutup kemungkinan, dokter akan menganjurkan Kamu {untuk} dirawat di rumah sakit selama beberapa waktu.

Ini merupakan bagian dari penanganan keracunan makanan dengan dehidrasi, yang bertujuan {untuk} mempercepat masa pemulihan {{tubuh}}.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

ADBLOCK DETECTED