Kecantikan

Ingin Melakukan Perawatan Spa? Pahami Dulu Berbagai Kegunaan dan Risikonya

Tak langka orang memilih perawatan spa {untuk} menghilangkan penat dan stres dari aktivitas hariannya. Ya, spa banyak digandrungi oleh para wanita akibat diyakini menawarkan segudang kegunaan yang baik {untuk} {{tubuh}}. Memangnya, apa saja kegunaan spa dan adakah risiko yang mungkin dimilikinya? Yuk, pelajari lebih lanjut melewati review berikut ini!

Sebenarnya, apa kegunaan spa yang dapat didapatkan?

Sudah bertahun-tahun lamanya, spa telah menjadi satu dari sekian banyak perawatan {{tubuh}} yang kerap dipilih di sela-sela padatnya aktivitas. Terang saja, perawatan spa dirasa bisa memanjakan dan membuat {{tubuh}} menjadi jauh lebih rileks serta terhindar dari stres.

Kegunaan spa akan lebih berasa lagi jika dilakukan usai menyelesaikan banyak aktivitas yang menyita waktu dan tenaga. Bukan itu saja, perawatan {{tubuh}} yang melibatkan sentuhan dan pijatan lembut dari seorang terapis handal ini dinilai dapat melancarkan aliran darah.

Percaya atau tidak, lancarnya peredaran darah di dalam {{tubuh}} ternyata bisa membuat kulit tampak lebih sehat. Mulai dari menangkal pertumbuhan jerawat, menghambat munculnya bintik-bintik hitam, sampai membuat kulit jauh lebih lembap dan terbebas dari kekeringan.

Pijat spa yang dilakukan saat haid juga dinilai baik {untuk} meredakan nyeri punggung dan kram perut.

Ingin Melakukan Perawatan Spa? Pahami Dulu Berbagai Kegunaan dan Risikonya Ingin Melakukan Perawatan Spa? Pahami Dulu Berbagai Kegunaan dan Risikonya best body spa treatment for smooth skin 866x487
Sumber: Vogue India

Hati-hati, ternyata ada risiko perawatan spa di balik manfaatnya

Meski ada berbagai kegunaan spa yang dapat Kamu dapatkan, ternyata spa juga mempunyai risiko yang perlu Kamu pertimbangkan sebelum melakukannya. Melansir dari Web MD, risiko yang datang di balik kebaikan spa bisa berasal dari air yang dipakai ketika berendam, akibat berpotensi menularkan berbagai kuman penyakit.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Philip Tierno, Jr., PhD, selaku direktur di NYU Langone Medical Center, New York, sekaligus penulis {{buku}} The Secret Life of Germs, sesungguhnya perawatan spa memang biasanya akan melibatkan air.

Air tersebut biasanya sudah dicampur dengan zat klorin, guna mematikan pertumbuhan bakteri dan menjaganya supaya selalu bersih. Akan tetapi sayangnya, masih ada kemungkinan beberapa organisme akan tetap hidup dan belum mati sepenuhnya. Akibatnya, organisme tersebut bisa menyerang dan mengganggu kesehatan {{tubuh}}.

Ellen Marmur, MD, seorang spesialis kulit di New York, {{turut}} menambahkan sesungguhnya organisme penyebab penyakit biasanya menyukai lingkungan yang basah dan lembap. Tak terkecuali pada tempat spa yang notabene berair dan lembap.

Seseorang yang mempunyai penyakit kulit menular, contohnya seperti dermatitis, lalu melakukan perawatan spa tentu berisiko menularkan penyakitnya kepada orang lain. Baik itu melewati udara, alat yang dipakai {untuk} spa, maupun sentuhan secara langsung.

Ambil contoh, jika alat yang dipakai {untuk} perawatan spa oleh orang yang menderita penyakit kulit tidak dibersihkan dengan baik dan benar, sedikit banyak akan menyisakan “sisa-sisa” organisme penyebab penyakit. Akhirnya, organisme tersebut dapat dengan mudah berpindah sasaran pada saat digunakan oleh orang lain.

Hal tersebut juga berlaku bila terapis atau petugas yang melayani perawatan spa tidak menggunakan atributnya dengan lengkap, contohnya sarung tangan. Kemungkinan penularan penyakit akan jauh lebih besar.

Ingin Melakukan Perawatan Spa? Pahami Dulu Berbagai Kegunaan dan Risikonya Ingin Melakukan Perawatan Spa? Pahami Dulu Berbagai Kegunaan dan Risikonya spa berendam di air 700x467

Jadi, apa kesimpulannya?

Setelah meninjau dari segi positif dan negatifnya, ternyata ada berbagai risiko dan kegunaan spa yang datang secara bersamaan. Namun, hal ini bukanlah pertimbangan satu-satunya {untuk} tidak melakukan perawatan spa akibat khawatir akan efek sampignnya.

Sebenarnya sah-sah saja {untuk} melakukan spa, terlebih pada saat spa dirasa bisa memanjakan {{tubuh}} sekaligus mengembalikan semangat {untuk} beraktivitas. Kuncinya, pastikan tempat spa yang Kamu datangi menomorsatukan kebersihan, kemanan, serta kenyamanan pengunjung dan terapisnya.

Dengan begitu, Kamu bisa melakukan perawatan dengan nyaman tanpa terlalu khawatir akan risiko di balik kegunaan spa.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close