fbpx
Fakta Unik Kesehatan

Infeksi Ginjal dan Infeksi Saluran Kencing, Apa Saja Perbedaannya?

Saluran kemih (kencing) adalah organ yang bertugas {untuk} menghasilkan, menyimpan, serta mengeluarkan urine. Mulai dari ginjal, ureter, kandung kemih, sampai uretra. Sama seperti bagian {{tubuh}} lainnya, saluran kemih juga rentan terserang bakteri sehingga menyebabkan timbulnya infeksi. Ada berbagai jenis infeksi saluran kemih tergantung lokasi sasaran, salah satunya termasuk infeksi pada ginjal. Lalu, sebenarnya apa perbedaan infeksi ginjal dan saluran kemih itu sendiri?

Advertisement

Apa saja perbedaan infeksi ginjal dan saluran kemih?

Meskipun merupakan organ yang berbeda, tapi ginjal dan saluran kemih berada bagian sistem organ yang serupa sebagai penghasil dan penyalur urine (air kencing). Supaya tidak tertukar, sebaiknya pahami perbedaan infeksi ginjal dan saluran kemih secara lebih mendalam.

Advertisement

Beda penyebabnya

Infeksi saluran kemih (urinary tract infection) terjadi pada saat ada bakteri yang masuk dan berkembang biak di dalamnya. Bakteri bisa berasal dari mana pun, contohnya dari saluran pencernaan atau berasal dari anus yang lalu menyebar sampai ke saluran kemih.

Dari seluruh jumlah pengidap infeksi saluran kemih, wanita lebih banyak mengalami kondisi ini daripada pria. Pasalnya, anatomi saluran kencing wanita mempunyai uretra yang lebih pendek dan lebih dekat dengan anus. Itu artinya, kemampuan bakteri {untuk} menimbulkan infeksi pun akan lebih mudah.

Infeksi pada saluran kemih yg tidak segera diatasi dapat terus menyebar sampai masuk ke bagian ginjal. Akibatnya, berkembanglah infeksi ginjal (pielonefritis) di lalu hari. Atau, proses terjadinya infeksi ginjal diawali dengan terdapat infeksi saluran kemih.

Bukan hanya itu saja. Pernah melakukan operasi ginjal sebelumnya dan penyebaran bakteri dari bagian {{tubuh}} lainnya, diyakini sebagai beberapa hal lain yang menimbulkan infeksi ginjal.

gejala infeksi ginjal Infeksi Ginjal dan Infeksi Saluran Kencing, Apa Saja Perbedaannya? Infeksi Ginjal dan Infeksi Saluran Kencing, Apa Saja Perbedaannya? gejala infeksi ginjal 700x467

Beda tanda dan gejalanya

Secara garis besar, perbedaan infeksi ginjal dan saluran kemih dari segi gejala yang ditimbulkan sebenarnya tidak jauh berbeda. Berikut gejala {{umum}} yang menandakan terdapat infeksi saluran kemih dan infeksi ginjal:

  • Frekuensi buang air kecil bertambah
  • Sakit saat buang air kecil
  • Urine berwarna keruh
  • Urine berbau tidak sedap

Sementara gejala infeksi ginjal yang lebih spesifik, yakni:

  • Demam tinggi
  • {{Tubuh}} panas dingin
  • Nyeri di bagian punggung, khususnya di samping punggung tempat di mana ginjal berada
  • Mual dan muntah
  • Ada nanah atau darah di dalam urine

Sedikit berbeda dengan gejala infeksi saluran kemih, yang berupa:

  • Ada darah di dalam urine, yang pada akhirnya menimbulkan warna merah muda cerah atau agak pekat pada urine
  • Berasa nyeri pada bagian panggul (perut bawah), khususnya di area sekitar tulang kemaluan

kandung kemih overaktif, infeksi saluran kencing dan inkontinensia urin Infeksi Ginjal dan Infeksi Saluran Kencing, Apa Saja Perbedaannya? Infeksi Ginjal dan Infeksi Saluran Kencing, Apa Saja Perbedaannya? kandung kemih overaktif inkontinensia urin dan infeksi saluran kencing 691x467

Beda pengobatannya

Keduanya, baik infeksi ginjal dan infeksi saluran kemih, dapat diberikan antibiotik sebagai langkah awal pengobatan. Dokter akan menentukan jenis antibiotik sesuai dengan bakteri penyebab infeksi, serta seberapa parah infeksi yang Kamu alami.

Antibiotik seperti trimethoprim atau sulfamethoxazole (Bactrim dan Septra), fosfomycin (Monurol), nitrofurantoin (Macrodantin, Macrobid), cephalexin (Keflex), dan ceftriaxone, bisa membantu menyembuhkan gejala infeksi saluran kemih. Jika dirasa perlu, dokter mungkin akan meresepkan obat yang bisa membantu meringankan rasa nyeri saat buang air kecil.

Umumnya, gejala infeksi saluran kemih bisa segera sembuh setelah beberapa hari rutin minum obat. Meski begitu, Kamu masih harus tetap minum obat tersebut selama beberapa waktu, setidaknya sampai resep obat habis.

Sedikit berbeda dengan perawatan {untuk} infeksi ginjal, kadang Kamu perlu perawatan khusus di rumah sakit terutama pada saat infeksi sudah tergolong parah. Setelah dinyatakan sembuh, dokter tetap akan memeriksa sampel urine guna memastikan kalau infeksi memang sudah benar-benar hilang.

Hasil pemeriksaan tersebut yang akan menjadi acuan {untuk} menentukan pengobatan selanjutnya, apakah sudah bisa dihentikan atau perlu perawatan lanjutan. Bila ternyata masih ada bakteri di dalam urine, dokter dapat memberikan jenis antibiotik lainnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

ADBLOCK DETECTED