Fakta Unik Kesehatan

Hati-hati, Nyetir Saat Hangover Sama Bahayanya dengan Nyetir Saat Mabuk

{Butuh} konsentrasi yang tinggi saat mengemudikan kendaraan. Maka itu, Kamu memang wajib sadar sepenuhnya tanpa gangguan apapun ketika itu. Jangan mengemudi saat mabuk atau bahkan beberapa jam setelah mabuk alias hangover. Pasalnya, pascamabuk alkohol, kesadaran Kamu belum pulih sepenuhnya.

Setelah mabuk, {tubuh} akan merasakan efeknya selama 20 jam ke depan

hati-hati, nyetir saat hangover sama bahayanya dengan nyetir saat mabuk Hati-hati, Nyetir Saat Hangover Sama Bahayanya dengan Nyetir Saat Mabuk shutterstock 123598852 744x467

Peneliti menemukan fakta sesungguhnya ketika kadar alkohol di dalam darah sudah kembali ke nol di pagi hari setelah pesta di malam hari, efek gangguan berkendara yang dihasilkannya tetap sama seperti mengemudi saat mabuk.

Tim peneliti yang dipimpin oleh Joris Verster, psikofarmakolog dari Utrecht University, menyatakan sesungguhnya hangover atau kondisi di pagi hari setelah mabuk terjadi ketika konsentrasi alkohol di dalam darah kembali ke nol.

Biasanya, hal ini ditandai dengan perasaan menyiksa seperti  sakit kepala, tidak enak badan, pusing, mengantuk, kebingungan, sampai rasa gelisah dan juga bersalah. Verster menyatakan kondisi ini bisa bertahan selama 20 jam setelah seseorang mengonsumsi alkohol.

Dalam kajia penelitian ini, ada sekitar 24 orang pria dan 24 orang wanita yang dilibatkan dalam uji. Keduanya di tes mengemudi dua kali, yaitu saat kondisi normal dan di pagi hari setelah mabuk.

Hasilnya menunjukkan, besarnya gangguan mengemudi saat hangover sebanding dengan orang yang di dalam darahnya terdapat 50 mg alkohol per 100 ml. Dengan begitu, meski kadar alkohol di dalam darah nol tetapi nyatanya efeknya sama saja dengan orang yang sedang mabuk. Akibatnya kemampuan mengemudinya sangat buruk.

Oleh akibat itu, peneliti menyimpulkan sesungguhnya orang yang sedang hangover sebaiknya tidak mengemudi akibat bahayanya sama dengan ketika mereka sedang mabuk.

Hangover memengaruhi kemampuan otak saat mengemudi

menyetir saat gula darah rendah hati-hati, nyetir saat hangover sama bahayanya dengan nyetir saat mabuk Hati-hati, Nyetir Saat Hangover Sama Bahayanya dengan Nyetir Saat Mabuk bahaya sekali wanita ini nyetir sambil tidur sejauh 300 kilometer

Kajia penelitian lain yang dilakukan oleh Verster dan Chris Alford, seorang ahli di bidang psikologi terapan, menunjukkan sesungguhnya hangover ternyata mampu memengaruhi keterampilan kognitif seseorang saat mengemudi.

Berbagai kesalahan mengemudi yang sering dilakukan saat hangover yaitu, reaksi yang lambat, fokus yang buruk, dan kesalahan dalam meningkatkan serta mengurangi kecepatan. Kondisi ini merupakan kombinasi dari efek alkohol pada otak, dehidrasi, kelelahan, dan kurang tidur.

Akibatnya, meski kadar alkohol di dalam darah sudah mencapai angka nol tetapi efeknya tetap bisa Kamu rasakan, terlebih saat mengemudi.

Cara mengembalikan kondisi {tubuh} saat hangover

menyetir mobil saat haus hati-hati, nyetir saat hangover sama bahayanya dengan nyetir saat mabuk Hati-hati, Nyetir Saat Hangover Sama Bahayanya dengan Nyetir Saat Mabuk Inilah Alasan Mengapa Anda Harus Minum Air Sebelum Mengemudi 700x467

Menurut peneliti di Providence Veterans Affairs Medical Center di Rhode Island, Dr. Robert Swift, ada beberapa hal yang dapat Kamu lakukan untuk mengatasi hangover, yaitu:

Banyak minum air putih

Alkohol membuat Kamu sering buang air kecil, diare, berkeringat, bahkan muntah. Oleh akibat itu, Kamu biasanya akan mengalami dehidrasi. Supaya {tubuh} kembali mendapatkan cairan yang dibutuhkannya dan membantu mengatasi mabuk, usahakan untuk minum air putih saat bangun tidur.

Makan sumber karbohidrat

Hangover membuat Kamu merasa lelah dan sakit kepala. Hal ini diduga kuat akibat otak bekerja tanpa mendapatkan bahan bakar utama yang mencukupi. Selain itu, orang yang banyak minum minuman beralkohol juga biasanya lupa untuk makan. Akibatnya, kadar gula darah di dalam {tubuh} menurun.

Oleh akibat itu, mengonsumsi roti panggang dan jus buah di pagi hari bisa membantu menaikkan kadar gula darah dan energi supaya Kamu tak lagi merasa lemas.

Minum obat pereda nyeri

Obat pereda nyeri seperti aspirin, ibuprofen, dan obat golongan NSAID dapat membantu mengatasi sakit kepala serta sakit badan secara keseluruhan. Akan tetapi, jangan mengonsumsi obat pereda nyeri jenis acetaminophen (Tylenol) akibat kombinasi obat ini dan alkohol dapat memberi efek racun pada hati.

Oleh akibat itu, supaya keselamatan tetap terjaga, mengemudi saat mabuk atau saat hangover sebaiknya perlu dihindari. Biarkan {tubuh} pulih dahulu sepenuhnya untuk menangkal hal-hal yg tidak diinginkan di jalanan.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close