Kecantikan

Haruskah Saya Pakai Toner Wajah Setiap Hari?

Kali ini, banyak wanita rela melakukan berbagai macam perawatan {untuk} mendapatkan kulit wajah yang bersih dan sehat. Salah sebuah caranya dengan menambahkan toner ke dalam rangkaian perawatan kulit. Ya, toner merupakan sebuah skincare yang tengah populer kali ini. Akan tetapi, haruskah toner wajah dipakai setiap hari? Cek faktanya dalam artikel ini.

Apa itu toner wajah?

Toner adalah produk kecantikan yang berbasis air dan mengandung berbagai bahan aktif {untuk} membantu mengatasi masalah-masalah kulit tertentu. Biasanya, produk kecantikan satu ini digunakan setelah membersihkan wajah dan sebelum penggunaan pelembap.

Pada dasarnya fungsi toner bervariasi, tergantung dari bahan aktif apa saja yang terkandung di dalamnya. Akan tetapi secara {{umum}}, toner berfungsi {untuk} mempersiapkan kulit sebelum Kamu menggunakan berbagai produk skincare. Toner juga berfungsi {untuk} mempertahankan pH kulit, membersihkan sumbatan pada pori yang pada akhirnya pori tidak tertutup, mengangkat sel-sel kulit mati, mengurangi kelebihan minyak pada wajah, serta menghidrasi dan menutrisi kulit.

Apakah ada batasan usia {untuk} pakai toner wajah?

Sebenarnya tidak ada patokan pasti usia berapa seseorang bisa pakai toner. Akan tetapi secara {{umum}}, setelah usia pubertas, sekitar usia 14-15 tahun, seseorang sudah bisa mulai menggunakan toner dalam rangkaian perawatan wajahnya.

Mungkin Kamu bertanya-tanya kenapa harus usia pubertas? Jawabannya akibat setelah seseorang memasuki masa pubertas, biasanya kondisi kulit akan mengalami perubahan seiring dengan perubahan hormonnya. Nah, di saat itulah mungkin toner sudah mulai dibutuhkan.

Meski begitu, penggunaan toner pada remaja harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kulit masing-masing. Jika Kamu ragu, Kamu bisa berkonsultasi langsung ke dokter kulit.

Haruskah saya pakai toner setiap hari?

Nyatanya, Kamu tidak harus memasukkan toner sebagai rangkaian perawatan kulit harian. Pasalnya, semua skincare pada dasarnya digunakan sesuai kebutuhan kulit pemakainya.

Jika kulit Kamu dirasa membutuhkan toner sebagai perawatan, silakan digunakan. Sementara jika kulit Kamu berasa baik-baik saja tanpa pakai toner, Kamu tidak perlu memakainya. Jadi, sah-sah saja jika Kamu hanya cuci muka dan pakai pelembap saja.

Apabila Kamu memasukkan toner sebagai rangkaian perawatan harian, toner cukup digunakan sehari 1-2 kali setelah membersihkan wajah. Akan tetapi ingat, semuanya kembali kepada kebutuhan masing-masing kulit.  

Amankah pakai toner wajah dari bahan-bahan alami?

Saya tidak menyarankan pasien {untuk} menggunakan toner wajah dari bahan-bahan alami.

Ada baiknya Kamu menggunakan toner yang memang sudah diformulasikan dengan baik, dengan kadar-kadar bahan aktif yang sudah terukur dan teruji secara klinis.

Dalam banyak kasus, penggunaan bahan alami seringkali menimbulkan keluhan tambahan di lalu hari. Pasalnya, bahan-bahan alami ini belum diuji secara klinis {untuk} digunakan pada kulit manusia. Contoh kecilnya penggunaan cuka apel sebagai toner wajah.

Sebenarnya cuka apel yang beredar luas adalah cuka apel {untuk} memasak, bukan {untuk} dipakai {untuk} skincare. Tak heran jika kandungan asam di dalamnya bukan ditujukan {untuk} keperluan skincare. Bagi sebagian orang yang memang mempunyai kulit sensitif, penggunaan cuka apel ini justru membuat kulit iritasi parah akibat paparan asam yang terlalu kuat.

Nah, oleh sebab itu, jangan coba-coba {untuk} melakukan perawatan wajah dari bahan-bahan yang belum teruji secara klinis. Tidak semua yang alami itu baik {untuk} kulit. Jadi, selektiflah dalam memilih produk perawatan {untuk} kulit Kamu.

Panduan penggunaan toner wajah yang benar

Toner wajah digunakan setelah Kamu mencuci wajah dan sebelum pakai pelembap. Setelah memastikan wajah Kamu bersih dan kering, Kamu bisa menggunakan toner {untuk} kulit. Ada dua cara yang dapat dilakukan {untuk} menerapkan toner ke kulit.

  • Pertama, Kamu bisa langsung menggunakan telapak tangan. Tuang toner pada telapak tangan secukupnya lalu toner di tap-tap ke permukaan kulit wajah.
  • Kedua, Kamu bisa menuangkan cairan toner secukupnya pada kapas. Setelah itu tepuk-tepuk kapas dengan lembut pada seluruh area wajah. Penggunaan kapas dinilai lebih efektif {untuk} mengangkat sel-sel kulit mati.

Pastikan Kamu sudah cuci tangan sebelum memulai rangkaian ini, ya.  

Tips memilih toner {untuk} perawatan kulit wajah

Hal pertama yang harus diperhatikan sebelum menggunakan toner adalah mengetahui jenis kulit wajah Kamu. Hal ini akibat toner yang beredar di pasaran mempunyai formulasi dan bahan aktif yang beragam. Jenis kulit tentu saja sangat berpengaruh pada toner apa yang dipilih dan sesuai {untuk} kulit masing-masing.

Jika kulit Kamu kering, Kamu bisa memilih toner dengan kandungan vitamin E, chamomile, rosewater atau toner yang berfungsi menghidrasi (hydrating toner). Sementara {untuk} kulit kusam atau berjerawat, Kamu bisa memilih toner dengan kandungan acid, seperti glycolic acid, lactic acid, malic acid, mandelic acid, salicylic acid.

Bagi pemilik kulit sensitif, Kamu bisa pilih produk toner yang bebas alkohol. Selain itu, hindari pula produk toner yang berisikan tambahan pewangi, pewarna menthol, atau sodium lauryl sulfate.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close