fbpx
Fakta Unik Kesehatan

Dada Saya Sakit Saat PMS, Apakah Ini Wajar?

Menjelang menstruasi, wajar jika ada banyak gejala yang muncul. Biasanya ini dimulai sekitar satu ahad sebelum menstruasi benar-benar terjadi. Ada berbagai macam gejala, dan bermacam-macam pula tingkat keparahannya – dari ringan sampai berat. Bahkan ada yang sampai tidak masuk sekolah atau kantor ketika PMS muncul. Lalu, apakah dada sakit saat PMS (premenstrual syndrome) atau menjelang haid itu juga wajar? Apakah ini pertanda yang bahaya? Simak review di bawah ini.

Advertisement

Apakah dada sakit saat PMS itu normal?

penyebab sakit di payudara yang tidak bahaya dada saya sakit saat pms, apakah ini wajar? Dada Saya Sakit Saat PMS, Apakah Ini Wajar? shutterstock 259089059 700x467

Advertisement

Siklus menstruasi bulanan Kamu ditentukan oleh kenaikan kadar estrogen dan progesteron. Hormon-hormon penting inilah yang mempersiapkan payudara dan sistem reproduksi jika nantinya terjadi kehamilan.

Akibat perubahan kadar hormon ini saat PMS ada berbagai gejala yang akhirnya timbul, dan gejala-gejala ini meskipun mengganggu atau menyakitkan termasuk wajar, kok. Perubahan hormon ini juga menimbulkan gejala lain seperti perubahan mood, timbulnya jerawat, sampai nyeri rahim saat haid. 

Akan tetapi, Kamu harus hati-hati jika terjadi nyeri dada yang telah terjadi bukan tepat di payudara, melainkan di posisi tulang dada.

Kalau dada sakit saat PMS diikuti dengan perasaan sesak, mati rasa, terbakar atau bahkan ada tekanan yang dapat dirasakan di belakang tulang dada, Kamu harus hati-hati.

Apalagi jika Kamu sudah sering mengalami nyeri dada, lebih lama durasi nyerinya dari waktu ke waktu, dan rasa nyerinya tidak hilang bahkan ketika menstruasi sudah mau selesai. Ada baiknya konsultasikan pada dokter Kamu. Dokter akan mengecek kondisi Kamu dan memantau apakah ada hubungannya dada sakit dengan kondisi jantung.

Sebab, perempuan dapat mengalami angina saat PMS. Angina merupakan kondisi saat aliran darah di area jantung terhambat. Kondisi ini menimbulkan rasa nyeri seperti ditimpa dan dirasakan di belakang tulang dada serta menjalar ke lengan, leher, dan rahang. 

Nyeri dada bisa terjadi 1-2 hari menjelang menstruasi dan ini diduga akibat perubahan kadar hormon yang dihasilkan oleh ovarium (indung telur). Ketika hormon ovarium sedang dalam fase terendahnya di siklus menstruasi, maka angina ini bisa terjadi.

Wanita yang memiliki riwayat penyakit jantung lebih berisiko mengalami saat haid dibandingkan wanita yg tidak memiliki penyakit jantung.

Dada sakit yang bagaimana yang masih wajar saat PMS?

penyebab sakit dada sebelah kiri dada saya sakit saat pms, apakah ini wajar? Dada Saya Sakit Saat PMS, Apakah Ini Wajar? penyebabnya nyeri dada sebelah kiri 700x467

Jika dada sakit saat PMS terjadi di sekitar payudara, dan payudara berasa penuh ini termasuk wajar. Sensasi nyeri ini berasal dari lobus payudara dan duktus payudara yang membesar akibat perubahan kadar hormon. Normalnya, nyeri payudara ini akan berangsur-angsur berkurang selama dan setelah menstruasi.

Nyeri ini termasuk wajar dan bukan merupakan tanda kanker payudara juga yang mungkin ditakuti beberapa wanita.

Dikutip dari laman Kompas, dr. Botefilia Budiman, Sp.OG mengatakan sesungguhnya jelang mensturasi progesteron naik yang pada akhirnya kelenjar susu dan saluran payudara membesar. Ini yang menyebabkan Kamu merasakan nyeri payudara menjelang menstruasi.

Ditambah lagi estrogen meningkat, ini bisa merangsang nyeri pada kedua payudara dan mungkin bisa menjalar sakitnya sampai ke lengan dan ketiak.

Mengatasi payudara nyeri saat PMS

dada saya sakit saat pms, apakah ini wajar? Dada Saya Sakit Saat PMS, Apakah Ini Wajar? shutterstock 397344811 700x467

Kalau dada sakit saat PMS akibat angina, Kamu harus konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan saran yang tepat. Akan tetapi, jika sakitnya di area payudara, Kamu bisa meredamnya dengan cara ini:

  • Pakai bra yang pas dan nyaman untuk mengurangi goncangan di jaringan payudara.
  • Minum obat pereda nyeri seperti ibuprofen.
  • Hindari mengonsumsi kafein.
  • Pilih makanan yang tinggi serat, rendah lemak, serta kaya vitamin E dan B6.
  • Kelola stres dengan cara yang sehat seperti olahraga, latihan pernapasan, mendengarkan musik, atau menggunakan aromaterapi.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

ADBLOCK DETECTED