Tips Kesehatan

Cara Kerja dan Efektivitas Tes Tubex untuk Mendeteksi Penyakit Tipes

Tipes alias demam typhoid adalah penyakit endemik yang masih banyak menghantui masyarakat Indonesia. Biasanya pada saat Kamu dicurigai kena tipes, dokter akan memastikan diagnosisnya lewat tes darah. Akan tetapi, ada satu tes darah baru yang mungkin dapat memberikan hasil lebih cepat yaitu tes Tubex. Kamu bisa menjalani tes ini di rumah sakit, klinik, atau laboratorium kesehatan. Bagaimana cara tesnya?

Sekilas tentang tipes (demam tifoid)

gejala tipes adalah cara kerja dan efektivitas tes tubex untuk mendeteksi penyakit tipes Cara Kerja dan Efektivitas Tes Tubex untuk Mendeteksi Penyakit Tipes shutterstock 773122654 802x452

Tipes atau demam tifoid adalah penyakit yang disebabkan akibat bakteri Salmonella typhi (S. typhi). Tipes biasanya ditularkan lewat makanan atau minuman tidak steril yang sudah terkontaminasi bakteri S. typhi.

Gejala tipes yang {{umum}} adalah demam tinggi, letih, lemas, sakit kepala, sakit perut, diare atau sembelit, penurunan berat badan, dan kemunculan ruam berupa bintik-bintik merah di kulit.

Apa itu tes Tubex?

Tubex adalah seperangkat alat pencobaan {{untuk}} mendeteksi keberadaan antibodi IgM anti-O9 dalam darah. Antibodi tersebut secara otomatis dihasilkan oleh sistem imun saat {{tubuh}} terinfeksi oleh bakteri S. typhi. Jadi apabila tes Tubex mendeteksi terdapat antibodi IgM anti-O9 dalam sampel darah Kamu, artinya Kamu terdiagnosis positif sakit tipes.

Alat pencobaan darah ini dibuat oleh perusahaan IDL Biotech asal Swedia.

Langkah cara pencobaan Tes Tubex

Tes Tubex hanya dapat dilakukan di klinik, rumah sakit, atau laboratorium. Durasi tesnya cukup cepat, hanya menghabiskan waktu sekitar 10 menit sampai hasil akhirnya bisa diketahui.

Seperti ini kira-kira prosedur tes Tubex di laboratorium:

  1. Teknisi lab akan mengambil darah Kamu.
  2. Teknisi akan memasukkan 45μl antigen magnetic particle (Brown regeant) ke dalam masing-masing 6 buah tabung reaksi.
  3. Setelahnya, masukkan 45μl sampel darah pasien ke semua tabung reaksi.
  4. Diamkan selama 2 menit.
  5. Setelah 2 menit, teknisi akan meneteskan 90µl antibody-coated indicator particle (Blue reagent).
  6. Tutup setiap tabung reaksi dengan menggunakan selotip medis khusus yang disediakan bersama perangkat Tubex
  7. Teknisi lalu akan memiringkan tabung tersebut dan mengocoknya selama 2 menit. Ini bertujuan {{untuk}} memperluas hasil reaksi.
  8. Setelah 2 menit, tabung diberdirikan kembali dan diletakkan di atas magnet.
  9. Diamkan dalam keadaan berdiri tegak selama 5 menit. Langkah ini dilakukan {{untuk}} memulai proses pengendapan.

cara kerja dan efektivitas tes tubex untuk mendeteksi penyakit tipes Cara Kerja dan Efektivitas Tes Tubex untuk Mendeteksi Penyakit Tipes tubex tf 01 674x467

Diagnosis positif atau negatif dari demam tifoid dapat dilihat dari warna yang ditampilkan dalam tabung. Hasil tes yang positif umumnya ditandai dengan warna biru, artinya tidak ada perubahan warna pada cairan sampel. Warna biru menunjukkan sampel darah Kamu mengandung antibodi IgM anti-O9.

Seberapa efektif tes Tubex?

Tes Tubex termasuk sebuah terobosan baru yang pada akhirnya kajia penelitian spesifik yang memelajari efektivitasnya {{untuk}} mendiagnosis tipes masih sangat terbatas. Akan tetapi, rilis media yang diterbitkan oleh perusahaan produsen tes, IDL Biotech, menyebutkan sesungguhnya tes ini mempunyai sensitivitas sampai 95% dengan spesifisitas 80%. Apa artinya?

Sensitivitas dan spesifisitas adalah tolak {{ukur}} kemampuan sebuah tes skrining {{untuk}} bisa membedakan mana individu yang sakit dan yg tidak. Sensitivitas mengacu pada seberapa akurat tes skrining tersebut dalam mengenali penyakit pada orang yang benar-benar menderita penyakit tersebut, dikategorikan sebagai “positif”. Sementara spesifisitas adalah tolak {{ukur}} keakuratan tes {{untuk}} mengecualikan orang yang benar-benar tidak terjangkit penyakit tersebut, dikategorikan dengan “negatif”.

Sebuah tes skrining dikatakan ideal jika sangat sensitif dan sangat spesifik. Tes yang sangat spesifik dan sangat sensitif berarti hanya ada sangat sedikit hasil negatif/positif palsu, yang pada akhirnya lebih sedikit kasus penyakit yang salah diagnosis.

Sebuah kajia penelitian yang diterbitkan dalan Journal of Medical Microbiology tahun 2008 menyebutkan sesungguhnya tes Tubex mampu mendeteksi 15 galur S. typhi dan 6 galur Salmonella enteritidis.

Menyembuhkan sakit tipes

Jika Kamu terbukti positif sakit tipes setelah menjalani tes Tubex, penting {{untuk}} segera berobat sebab tipes bisa mengakibatkan komplikasi serius jika telat ditangani. Komplikasi tipes yang paling mungkin terjadi adalah perforasi usus, yaitu perlubangan pada dinding usus akibat infeksi parah yang bisa mengakibatkan perdarahan dalam. Perforasi usus dapat mulai terjadi dalam sebagian ahad setelah terjangkit tipes.

{{Untuk}} menyembuhkan sakit tipes, umumnya dokter akan memberikan obat antibiotik {{untuk}} melawan bakteri Salmonella dalam {{tubuh}} Kamu. Antibiotik yang {{umum}} diresepkan termasuk:

  • (Cipro) adalah obat antibiotik yang {{umum}} dipakai  {{untuk}} menyembuhkan tipes di Amerika Serikat. Sayangnya, banyak bakteri Salmonella typhi yg tidak lagi rentan pada antibiotik jenis ini, terutama pada bakteri yang didapat di Asia Tenggara.
  • (Zithromax) adalah obat antibiotik yang khusus ditujukan pada kasus infeksi tipes yang sudah resisten pada obat ciprofloxacin.
  • adalah obat antibiotik suntik yang umumnya digunakan {{untuk}} anak-anak.

Penggunaan antibiotik harus diawasi secara ketat oleh dokter. Mengonsumsi antibiotik sembarangan atau mengubah dosisnya dapat meningkatkan risiko resistensi bakteri. Selain dengan antibiotik, dokter mungkin merekomendasikan operasi jika usus Kamu telanjur mengalami luka dan bolong (perforasi).

Sementara berobat, orang yang sakit tipes juga dianjurkan {{untuk}} melakukan penyesuaian gaya hidup supaya mempercepat proses penyembuhan. Contohnya:

  • Minum air yang banyak. Mencukupi kebutuhan cairan bisa membantu Kamu terhindar dari dehidrasi yang disebabkan oleh demam dan diare jangka waktu lama. Usahakan {{untuk}} minum air atau kebutuhan cairan {{tubuh}} Kamu terpenuhi saat sakit tipes. Jika Kamu mengalami dehidrasi parah, Kamu mungkin perlu menerima cairan melewati infus.
  • Istirahat total. Kamu mungkin harus bed rest selama beberapa ahad {{dulu}} sampai kondisi {{tubuh}} pulih total, akibat gejala tipes umumnya akan membuat Kamu benar-benar merasa lemas.
  • Makan makanan yang bersih dan bergizi. Pilih makanan yang rendah serat seperti nasi putih, kentang, atau roti tawar, dan hindari makanan berlemak tinggi seperti segala makanan cepat saji, bersantan, dan yang serba digoreng. Pastikan semua makanan dan minuman yang Kamu konsumsi selama sedang sakit tipes terjaga kebersihannya.
Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close