fbpx
Asmara & Intim

Bisakah Saya Tetap Bahagia Jika Hidup Tanpa Seks Sama Sekali?

Meski bagi sebagian besar orang seks menjadi hal yang menyenangkan dan kebutuhan tetapi tidak semua orang beranggapan demikian. Di antara jutaan umat manusia di dunia, sebagian di antaranya mungkin memilih untuk tidak berhubungan seksual sama sekali. Lantas, apakah orang yang tidak berhubungan seks bisa tetap bahagia?

Advertisement

Apakah seks menentukan kebahagiaan seseorang?

posisi seks bisakah saya tetap bahagia jika hidup tanpa seks sama sekali? Bisakah Saya Tetap Bahagia Jika Hidup Tanpa Seks Sama Sekali? posisi seks untuk pasien rematik 700x467

Advertisement

Seks memang bisa menjadi salah satu faktor penyumbang kebahagiaan seseorang. Akan tetapi, bukan berarti seks menjadi satu-satunya penentu kebahagiaan itu sendiri.

Bagi orang-orang yang memilih untuk tidak berhubungan seks sama sekali apa pun alasannya, tentu saja kebahagiaan tetap bisa diraihnya. Apalagi jika penyebabnya akibat pilihan sendiri, maka tentu saja Anda tetap bisa bahagia dengan cara lain. Contohnya dengan menyibukkan diri dengan keluarga dan sahabat, mengisi hidup dengan mengejar mimpi-mimpi yang Anda inginkan, traveling,Ā dan banyak hal lainnya.

Bahkan, meski Anda berumah tangga pun sebenarnya kebahagiaan tetap bisa diraih tanpa seks. Dengan catatan pasangan juga mempunyai pola pikir yang sama dengan Anda. Meski hidup tanpa seks, Anda tetap bisa melakukan berbagai hal yang bisa menambah keintiman Anda dan pasangan seperti tetap melakukan sentuhan fisik, melakukan hal romantis berdua, dan selalu berusaha untuk memahami satu sama lain.

Apakah normal jika seseorang tidak ingin berhubungan seks?

seks setelah kanker prostat bisakah saya tetap bahagia jika hidup tanpa seks sama sekali? Bisakah Saya Tetap Bahagia Jika Hidup Tanpa Seks Sama Sekali? seks setelah kanker psostat 700x467

Pada dasarnya kondisi ini normal saja terjadi. Kembali lagi, seks bukanlah kebutuhan primer melainkan sebuah pilihan. Jadi seseorang tetap akan bisa hidup bahagia meski tanpa seks. Namun, ada juga yang tidak ingin berhubungan seks akibat orientasi aseksual.

Dikutip dari Psychology Today, aseksual adalah orientasi seksual yang menggambarkan tidak terdapat ketertarikan seksual kepada siapa pun. Namun, bukan berarti mereka membenci seks. Hanya saja tidak ada ketertarikan seksual apa pun pada saat dihadapkan pada orang lain, terlepas dari jenis kelaminnya.

Sebuah penelitian menyatakan bahwa sekitar 22 sampai 25 persen orang aseksual mempunyai pasangan dan menikah. Akan tetapi, rumah tangganya memang tanpa seks. Namun, The Asexual Visibility and Education Network (AVEN) menyatakan bahwa orang-orang aseksual yang menikah tetap mempunyai hubungan jangka panjang yang sukses tanpa seks jika mereka saling berbagai keromantisan dan keintiman dalam pernikahan.

Apa yang telah terjadi pada {tubuh} saat tidak berhubungan seks?

stres mengakibatkan psoriasis bisakah saya tetap bahagia jika hidup tanpa seks sama sekali? Bisakah Saya Tetap Bahagia Jika Hidup Tanpa Seks Sama Sekali? stres mengakibatkan psoriasis 709x467

Meski orang yang memutuskan untuk hidup tanpa seks tetap bisa bahagia, ada beberapa kegunaan seks yang akan Anda lewatkan. Akibatnya, Anda jadi lebih rawan mengalami hal-hal berikut ini ketimbang orang yang rutin berhubungan seks.

Rentan mengalami stres

Dalam penelitian yang diterbitkan pada Biological Psychology, seorang peneliti Skotlandia menemukan fakta bahwa orang yang tidak berhubungan seks lebih rentan mengalami stres terutama saat sedang berbicara di depan {umum} dibandingkan dengan orang yang rutin berhubungan seksual minimal dua ahad sekali. Hal ini akibat saat seks otak melepaskan hormon endorfin dan oksitosin yang membuat Anda merasa bahagia dan juga nyaman.

Sistem kekebalan {tubuh} lebih lemah

Penelitian yang dilakukan para peneliti di Wilkes-Barre University di Pennsylvania menyatakan bahwa orang yang berhubungan seks satu atau dua kali seminggu mengalami peningkatan immunoglobulin A (IgA) dalam tubuhnya dibandingkan dengan yang jarang atau tidak pernah berhubungan intim. IgA adalah protein yang bisa melawan infeksi dan menjadi salah satu penangkal virus penyebab flu.

Risiko kanker prostat meningkat

Penelitian yang diterbitkan dalam European Urology menemukan fakta bahwa pria yang mengalami ejakulasi minimal 21 kali per bulan mengalami penurunan risiko kanker prostat. Sebaliknya, lelaki yang jarang atau tidak pernah berhubungan seks risiko kanker prostatnya akan meningkat. Hal ini akibat ejakulasi ternyata dapat menghilangkan zat berbahaya dari prostat yang bisa mencegah pembentukan tumor kanker.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

ADBLOCK DETECTED