fbpx
Tips Kesehatan

Berbagai Ciri Fisik yang Tanpa Sadar Menandakan Kamu Sedang Stres

Stres tidak pernah lepas dari kehidupan Kamu. Sayangnya, banyak orang yg tidak mengenali gejala stres yang muncul, sampai kondisinya pun semakit buruk bahkan bisa menimbulkan masalah kejiwaan yang serius. Supaya hal itu tidak terjadi, sebaiknya ketahui beberapa ciri khas ketika Kamu sedang stres.

Advertisement

Sebenarnya, apa itu stres?

Menurut pakar kesehatan jiwa, stres adalah suatu respons adaptif yang dihubungkan oleh karakteristik dan proses psikologis individu. Stres dapat terjadi pada seseorang saat ia berada di luar zona nyaman yang pada akhirnya membuat {{tubuh}} menimbulkan respons yang berbeda dari biasanya.

Advertisement

Ada banyak hal yang dapat membuat seseorang jadi stres. Akan tetapi, secara garis besar penyebabnya dibagi menjadi empat yaitu dari diri sendiri, orang-orang terdekat, pekerjaan, dan lingkungan sekitar.

Misalnya, ketika menghadapi tuntutan kerja, bertengkar dengan pasangan, atau bahkan  bisa tertekan akibat target yang Kamu buat sendiri. Belum lagi jika orang-orang di sekitar Kamu juga sedang merasa stres dan tertekan, bukan tidak mungkin hal ini menular pada Kamu.

Lalu, apa saja gejala stres secara fisik?

Sebenarnya, stres akan mengakibatkan beberapa perubahan pada {{tubuh}}. Nah, hal ini tergantung dengan tingkat keparahan stres yang dialami. Stres itu dibagi menjadi 5 tingkatan, dari yang ringan sampai parah.

Tingkat pertama

Pada tahap ini, stres masih dianggap normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Artinya, stres masih ringan, mampu diatasi dengan baik. Misalnya, ketika Kamu gugup saat akan melakukan presentasi di depan {{umum}}.

Kamu akan tetap percaya diri {untuk} menyelesaikan masalah yang muncul dan mampu mengendalikan emosi dengan baik. Bahkan, hal ini tidak memengaruhi rutinitas harian, Kamu masih bisa makan dengan lahap, tidur nyenyak, dan tetap semangat bekerja.

Tingkat kedua

Hal ini ditandai jika stres yang dialami sudah mulai mengganggu aktivitas sehari-hari. Misalnya, kehilangan orang yang disayangi atau putus dari pasangan. Ketika tui terjadi, akan muncul berbagai emosi negatif, seperti marah, kecewa, sedih, atau putus asa.

Biasanya, orang yang berada di kondisi ini akan mulai merasa tidak sanggup menahan stres dan tekanan yang ada. Maka itu, sudah mulai muncul berbagai perubahan fisik contohnya, badan lesu, tidak bertenaga, jantung berdebar, dan otot menegang sehingga menyebabkan nyeri.

lelah saat haid berbagai ciri fisik yang tanpa sadar menandakan anda sedang stres Berbagai Ciri Fisik yang Tanpa Sadar Menandakan Kamu Sedang Stres Mudah Lelah Saat Haid Simak 5 Tips Ini 700x467

Tingkat ketiga

Jika stres tahap sebelumnya tidak mampu diatasi, emosi negatif akan terus bermunculan dan akhirnya jadi semakit buruk. Nah, gejala yang paling khas dari stres tingkat ketiga adalah perubahan fungsi {{tubuh}}.

Orang dengan stres tingkat ini biasanya sering susah tidur (insomnia), timbul gangguan pencernaan, seperti gangguan asam lambung dan sering buang air besar atau buang air kecil tidak teratur. Jika orang yang mengalami stres ini memiliki kondisi lain, maka gejala penyakit tersebut akan semakin memburuk.

Tingkat keempat

Stres pada tingkat ini, umumnya sudah sangat sulit diatasi dan menandakan kondisi yang kritis. Pasalnya, emosi negatif sering kali muncul tanpa Kamu sadari yang pada akhirnya membuat Kamu sulit {untuk} fokus pada suatu hal. Selain itu, stres dapat mengganggu proses kimia di otak, yang pada akhirnya mengganggu fungsi kognitif.

Bila tak segera ditangani, gejala stres makin parah dan bisa berubah menjadi depresi, serangan panik, gangguan kecemasan, atau gangguan bipolar. Bahkan, membuat seseorang melakukan uji bunuh diri supaya terbebas dari rasa stres.

Tingkat kelima

Tingkatan ini menandakan stres yang dialami tak kunjung membaik dan akhirnya kian buruk. Orang dengan kondisi ini, akan menarik diri dari kehidupan sosial, tidak dapat melakukan aktivitas harian dengan baik, dan merasa kesakitan sepanjang hari.

Semakin cepat stres ditangani, semakin cepat pula pemulihannya. Akan tetapi, jika stres sudah sangat parah, biasanya akan membutuhkan pengobatan yang cukup lama. Hal ini bisa membuat pengidapnya kian tertekan bahkan putus asa, akibat menganggap mereka tak ada harapan {untuk} sembuh.

Lalu, kapan harus pergi ke dokter atau psikolog?

Jika Kamu mengalami gejala stres dan sulit {untuk} mengatasinya, segera melakukan pemeriksaan pada ahlinya, seperti psikolog atau dokter kejiwaan.

Biasanya, {untuk} stres tingkat kedua dan ketiga, Kamu bisa minta bantuan psikolog. Sementara {untuk} stres tingkat keempat dan kelima, Kamu perlu perawatan khusus dari dokter kejiwaan.

psikolog dan psikiater berbagai ciri fisik yang tanpa sadar menandakan anda sedang stres Berbagai Ciri Fisik yang Tanpa Sadar Menandakan Kamu Sedang Stres psikolog dan psikiater 713x467

Bagaimana caranya menghindari stres?

Stres yang dibiarkan begitu saja bisa berkembang menjadi depresi dan menimbulkan berbagai gejala psikosomatik. Psikosomatik adalah gejala fisik yang telah terjadi akibat adanya gangguan kejiwaan.

Misalnya, saat Kamu stress akan muncul gejala seperti sakit kepala, nyeri perut, nyeri punggung, dan masalah lainnya yang dapat mengganggu aktivitas.

Untungnya, stres bisa Kamu hindari dan metode ini saya sebut sebagai manajemen stres. Nah, beberapa cara {untuk} mengelola stres yang setiap hari Kamu hadapi cukup mudah dilakukan, antara lain:

1. Pahami diri sendiri dan pelajari penyebabnya

Langkah awal {untuk} mengatasi stres adalah mencari tahu apa pemicu atau penyebab stres. Mulailah cari penyebab dari perubahan yang Kamu rasakan, seperti mengapa Kamu jadi tidak fokus atau sulit tidur belakangan ini.

Lalu, perlahan-lahan Kamu mesti melatih kemampuan dalam mengendalikan emosi, berusaha {untuk} terus berpikiran positif, dan memotivasi diri sendiri.

2. Mencari motivasi dari lingkungan

Kamu tentu tahu jika stres dapat menular, bukan? Ya, supaya Kamu terbebas dari stres tentu Kamu harus dikelilingi oleh orang-orang yang berpikiran positif. Terciptanya pikiran positif mampu mengubah cara berpikir Kamu yang pada akhirnya menganggap masalah yang datang merupakan sebuah tantangan bukan beban.

3. Lakukan terapi relaksasi

Stres biasanya akan muncul ketika Kamu sedang berusaha {untuk} mencari jalan keluar dari berbagai masalah. Bahkan rasa cemas dan ragu juga tidak bisa dicegah dan akhirnya membuat Kamu kian tertekan.

Nah, pada kali ini terjadi yang mesti dilakukan Kamu berusaha {untuk} tetap tenang. Coba atur pernapasan Kamu, tarik napas dalam-dalam sambil menutup mata. Lalu,  buang secara perlahan sambil memikirkan hal-hal yang baik yang telah terjadi pada Kamu.

Latihan ini membuat Kamu lebih rileks,  fokus, dan mampu menentukan solusi terbaik {untuk} menyelesaikan masalah. Selain itu, Kamu juga boleh meluangkan sedikit waktu {untuk} refreshing, seperti liburan atau melakukan hal yang disukai.

4. Coba olahraga

Olahraga bukan hanya menyehatkan {{tubuh}} tapi juga membuat suasana hati jadi lebih baik. Apalagi jika ditemani oleh orang terdekat Kamu, suasana saat olahraga jadi makin seru.

Pasalnya, saat Kamu olahraga, {{tubuh}} akan meningkatkan produksi hormon endorfin. Hormon ini berperan {untuk} meringankan rasa sakit, menciptakan perasaan tenang, dan bahagia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

ADBLOCK DETECTED