fbpx
Teknik Sipil

Bendungan Urugan Tanah (Embankment Dams)

Bendungan urugan Rock fill dam ini tersusun dari bongkahan-bongkahan batu yang saling mengunci dengan inti yang kedap air. Inti dari bendungan ini dapat berupa tanah kedap air yang memiliki koefisien rembesan (k) yang kecil

Bendungan/Dam merupakan suatu hal yang penting diperhatikan untuk membangun suatu PLTA dan sarana pertanian, Bendungan untuk pembangkit listrik tenaga air dapat diartikan konsruksi yang dibangun untuk menahan laju air secara alamiah ataupun buatan dapat berjenis urugan, beton, baja dan batu lalu dapat juga dialirkan pada persawahan atau lahan pertanian. Bendungan Urugan Tanah (Embankment Dams).

Advertisement

Bendungan memiliki beberapa type sturktur. Namun kali ini saya akan membahas sebuah bendungan urugan tanah. Bendungan Urugan, yaitu bendungan yang dibuat dengan urugan batu, bendungan tanah dan bendungan campuran dari kedua jenis tersebut.

Bendungan Urugan Tanah (Embankment Dams) ini relative mudah dan murah untuk dikerjakan. Material timbunan mudah di dapat di sekitar lokasi pembangunan bendungan, yang harus diperhatikan pada kontruksi bendungan urugan adalah:

Advertisement
  1. Badan bendungan, fondasi, dan abutmen bendungan harus stabil terhadap berbagai konfigurasi beban statis maupun dinamis
  2. Gaya seepage yang terjadi di bawah pondasi, abutmen, dan timbunan harus dikontrol untuk memastikan keamanan saat operasi bendungan. Tujuan dari pengontrolan ini adalah untuk mencegah uplift force yang berlebih, piping, dan erosi terhadap inti bendungan.
  3. Freeboard yang tersedia harus mampu mencegah overtopping air melewati bendungan termasuk settlement dari pondasi dan timbunan.
  4. Spillway dan kapasitas outlet harus mampu mencegah overtopping air yang mungkin terjadi melewati timbunan bendungan.

 

# Tipe Bendungan Urugan (Embankment Dams)

Terdapat 2 jenis tipe bendungan urugan yang {umum} digunakan, yaitu timbunan tanah (earth-fill dam) dan timbunan batu (rock-fill dam), tergantung dari material dominan yang menyusun bendungan tersebut.

1. Earth Dams

bendungan urugan tanah (embankment dams) Bendungan Urugan Tanah (Embankment Dams) earthen dams 4 638 300x225

Bendungan urugan tanah dibangun dari timbunan tanah yang memenuhi persyaratan bendungan yang diambil dari borrow area sekitar lokasi bendungan atau di dekatnya. Tanah untuk urugan bendungan ini dipadatkan per lapisan hingga memenuhi kepadatan yang diizinkan (biasanya 92% – 97%) menggunakan alat berat.

2. Rock-Fill Dams

bendungan urugan tanah (embankment dams) Bendungan Urugan Tanah (Embankment Dams) 110

Bendungan urugan Rock fill dam ini tersusun dari bongkahan-bongkahan batu yang saling mengunci dengan inti yang kedap air. Inti dari bendungan ini dapat berupa tanah kedap air yang memiliki koefisien rembesan (k) yang kecil. Ada 3 bagian utama dari rock-fill dams ini, yaitu : urugan batu utama, inti kedap air, dan bagian pendukung lainnya seperti instrumentasi bendungan. Inti kedap air berfungsi untuk menahan laju rembesan yang terjadi pada {tubuh} bendungan. Material isian untuk inti ini biasa terdiri dari jenis tanah clay/silty clay/clayey silt yang memiliki koefisien rembesan (k) yang relative kecil.

Terdapat beberapa ketentuan material yang harus dipenuhi dalam pembangunan sebuah bendungan, diantaranya yaitu kepadatan inti (core) dari bendungan harus ≥ 90% (γdry ≥ 90%). Kriteria teknis lainnya yang harus dipenuhi untuk sebuah bendungan tipe urugan adalah Safety Factor (SF). Penurunan / settlement pun dibatasi sebesar 1-2% dari tinggi bendungan.

Sebuah bendungan urugan (earth-fill dan rock-fill) mempunyai beberapa kemungkinan kegagalan diantaranya adalah overtopping, slope failure, sliding, erosi internal, dan erosi permukaan.

# Kemiringan Timbunan

Perencanaan kemiringan sebuah bendungan urugan tergantung sebuah jenis material yang digunakan, kondisi tanah dasar, dan ketinggian rencana dari timbunan bendungan. Untuk stabilitas terhadap gaya seepage, biasanya ditambahkan selimut kedap air di bagian hulu (upstream) atau penambahan drainase horizontal di bagian hilir (downstream).kemiringan bendungan urugan tanah (embankment dams) Bendungan Urugan Tanah (Embankment Dams) kemiringan 300x300

Kemiringan lereng di bagian hulu (upstream) dapat bervariasi dari 2:1 s/d 4:1, untuk menjamin stabilitas, digunakan kemiringan 2,5:1 atau 3:1. Kemiringan yang relative rata di bagian hulu, biasanya dimaksudkan untuk pengganti cara perlindungan lereng dengan menggunakan impervious material. Sedangkan untuk kemiringan timbunan di bagian hilir (downstream), pada umumnya menggunakan kemiringan 2:1 jika terdapat impervious zone di downstream, dan 2,5:1 jika keseluruhan timbunan adalah impervious.

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

ADBLOCK DETECTED