Psikologi Kita

Bahaya Sodomi bagi Kesehatan Mental dan Fisik

Sodomi adalah sebuah bentuk pelecehan seksual yang termasuk ke dalam tindak kejahatan. Dikatakan sebagai kejahatan akibat hal ini merugikan korban sodomi, baik secara fisik maupun mental. Ayo ketahui tentang dampak serta bahaya pelecehan seksual berikut di bawah ini.

Apa itu sodomi?

Sodomi adalah sebuah pelecehan seksual. Biasanya, pelaku sodomi akan melakukan hubungan seksual menggunakan penis dengan anus. Perilaku ini bisa juga dikategorikan sebagai seks anal. Seks anal sebenarnya kadang dipakai untuk variasi dalam berhubungan seks pasangan suami istri. Akan tetapi, pada kasus sodomi, korban diminta untuk melakukannya secara paksa. Pemaksaan inilah yang lalu mengakibatkan masalah tertentu, baik secara fisik maupun mental.

Bahaya fisik akibat sodomi

Sodomi termasuk ke dalam perilaku pelecehan seksual. Akibatnya, perilaku ini bisa membawa dampak buruk pada korbannya, salah satunya adalah bahaya fisik yang mungkin terjadi.

1. Bahaya infeksi pada anus

ambeien pecah bahaya sodomi bagi kesehatan mental dan fisik Bahaya Sodomi bagi Kesehatan Mental dan Fisik shutterstock 751909231

Bahaya infeksi pada anus mengintai para korban sodomi. Rasa nyeri yang berdenyut dan konstan di daerah anus mungkin merupakan sebuah gejala infeksi anus yang paling {umum} dirasakan. Rasa sakit biasanya disertai dengan pembengkakan di daerah anus dan rasa sakit yang lebih hebat saat buang air besar.

Tanda-tanda {umum} lainnya dari infeksi pada anus termasuk:

  • Sembelit
  • Keluar cairan dari anus atau perdarahan
  • Bengkak atau lunaknya kulit di sekitar anus
  • Demam dan mengigil akibat infeksi

Beberapa korban sodomi yang sampai mengalami infeksi mungkin mendapati adanya benjolan yang memerah, bengkak, dan lunak di tepi anus. Korban mungkin juga mengalami pendarahan dubur atau masalah saat kencing, seperti kesulitan buang air kecil.

2. Inkontinensia alvi,  buang air besar tidak akan berasa lagi

Irritable Bowel Syndrome (IBS) adalah penyakit bahaya sodomi bagi kesehatan mental dan fisik Bahaya Sodomi bagi Kesehatan Mental dan Fisik shutterstock 740569459

Dilansir dari Detik Health, dr. Ari Fahrial Syam, SpPD, KGEH, MMB, dari Divisi Gastroenterologi, Departemen Penyakit Dalam FKUI-RSCM, mengatakan sesungguhnya sodomi bisa mengakibatkan inkontinensia alvi.

Inkontinensia alvi adalah suatu kondisi di mana seseorang tidak lagi dapat mengontrol kapan harus buang air besar. Bagi orang normal, buang air besar terjadi secara lazim, tetapi bagi orang dengan inkontinensia alvi, terkadang terjadi kebocoran yang mengakibatkan mereka buang air besar di tengah malam tanpa bisa ditahan.

Kondisi ini biasanya dialami oleh korban sodomi berulang sehingga menyebabkan sfingter anus rusak. Sfingter anus adalah otot-otot di sekitar anus yang bertugas menahan atau merenggang di bawah perintah {tubuh} Kamu. Jika otot-otot atau saraf ini rusak, Kamu akan kehilangan kemampuan untuk mengontrol buang air besar yang berakibat pada kebocoran feses secara tidak sengaja.Parahnya, Kamu bisa bisa kehilangan kontrol buang air besar sepenuhnya.

3. Proctitis dan infeksi menular seksual lainnya

cara mengatasi ambeien bahaya sodomi bagi kesehatan mental dan fisik Bahaya Sodomi bagi Kesehatan Mental dan Fisik cara mengatasi ambeien

Infeksi menular seksual berisiko pada siapa saja. Penularannya pun dapat dilakukan melewati hubungan seks apa pun. Infeksi menular seksual yang telah terjadi ketika melakukan seks anal salah satunya adalah proctitis.

Proctitis adalah peradangan pada lubang anus dan lapisan rektum (bagian bawah usus yang menuju ke anus). Rektum adalah saluran berotot yang tersambung dengan ujung usus besar. Feses keluar dari {tubuh} melewati rektum. Proctitis dapat mengakibatkan nyeri pada rektum dan sensasi seperti ingin buang air besar secara terus-menerus. Gejala proctitis dapat berlangsung sebentar ataupun kronis alias menahun.

Infeksi menular seksual yang dapat mengakibatkan proctitis, meliputi gonore, herpes kelamin, dan chlamydia. Proctitis juga terkait dengan HIV. Infeksi yang terkait dengan penyakit bawaan makanan, seperti salmonella, shigella, dan infeksi campylobacter dapat mengakibatkan proctitis.

Bahaya mental

bahaya sodomi bagi kesehatan mental dan fisik Bahaya Sodomi bagi Kesehatan Mental dan Fisik mengatasi trauma pada anak

Sodomi merupakan kekerasan seksual yang bisa mengakibatkan trauma dan rasa malu mendalam pada korban. Pelecehan seksual yang kasusnya kebanyakan menimpa usia kanak-kanak dan remaja ini bisa membawa dampak jangka panjang, bahkan seumur hidup, pada korban.

Terkadang, orang yang pernah mengalami pelecehan seksual di masa kanak-kanak atau remaja sulit untuk mencari bantuan dan menyebutkan kejahatan seks yang mereka terima. Rasa malu dan minimnya bantuan inilah yang kadang bisa membuat korban jadi trauma, mengalami gangguan kecemasan, dan depresi seumur hidup.

Selain itu, masih menurut laman Detik Health, seorang psikiater, dr. Elly Ingkriwang, Sp.Kj, menyatakan sesungguhnya korban bisa menjadi penerus pelaku sodomi. Dr. Elly mengatakan sesungguhnya mungkin saja ada sensasi rasa senang yang mengakibatkan ketagihan saat melakukan seks anal yang pada akhirnya korban akan mengulanginya.

Adanya rasa dendam juga dapat menjadi sebuah faktor mengapa korban sodomi tetap ada. Tak ayal, ini disebabkan akibat korban hendak membalas dendam pada orang lain. Rasa dendam masa lalu yg tidak tersalurkan dan dipendam sendirian, lama-kelamaan akan memuncak. Inilah yang menurut dr. Elly bisa membuat seseorang yang tadinya korban menjadi pelaku sodomi. Korban ingin tidak hanya dirinya saja yang pernah disodomi, itu sebabnya ia akan melakukannya pada orang lain supaya ada yang senasib.

Lingkungan ikut berpengaruh pada terjadinya kasus sodomi

bahaya sodomi bagi kesehatan mental dan fisik Bahaya Sodomi bagi Kesehatan Mental dan Fisik ThinkstockPhotos 466972359

Faktor lingkungan terkadang juga akan memengaruhi munculnya perilaku ini. Ketika pria berhasrat untuk berhubungan seks, akan tetapi tidak memiliki pasangan, ia melampiaskannya kepada anak kecil (bisa laki-laki atau perempuan) atau bahkan pria dewasa lainnya.

Menurut childtrauma.org, di Amerika Serikat satu dari tiga wanita dan satu dari lima pria telah menjadi korban pelecehan seksual sebelum usia 18 tahun. Sedangkan, menurut data yang didapat dari situs Kominfo, terdapat 1.380 kasus kekerasan seks usia anak pada 2013. Sebanyak 30%-nya adalah kasus sodomi.  Beberapa data statistik menunjukkan sesungguhnya anak-anak tiga kali lebih mungkin menjadi korban sodomi daripada orang dewasa. Bahkan di banyak kasus, sodomi lebih mungkin dilakukan oleh keluarga, tetangga, atau bahkan orang terdekat yg tidak disangka-sangka.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close