fbpx
Gigi & Mulut

Apakah Perokok Harus Lebih Sering Sikat Gigi dan Berkumur? Ini Kata Dokter Gigi!

Merokok memang bisa meninggalkan aroma tak sedap pada {mulut}, sekaligus membuat mulut jadi kering. Merokok juga menjadi salah satu pemicu penyakit gusi. Maka itu, perokok harus lebih cermat dalam merawat kesehatan gusi, gigi, lidah, dan rongga {mulut} secara keseluruhan. Lalu perokok harus seberapa sering sikat gigi dan berkumur dalam sehari? Simak apa kata dokter gigi berikut ini.

Advertisement

Bagaimana rokok merusak gusi dan gigi

Sebelum mengetahui apakah orang yang merokok perlu lebih sering sikat gigi dan berkumur, pahami {dulu} dampak rokok pada rongga {mulut} Anda. Ketua Kolegium Dokter Gigi Indonesia (KDGI) sekaligus dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, drg. Sri Angky Soekanto, Ph.D., PBO angkat bicara soal hal ini.

Advertisement

“Di dalam rokok itu kan ada tartar, nikotin, dan bahan-bahan beracun lainnya. Bahkan asap dari rokok saja sudah bisa membuat {mulut} kering,” tutur drg. Sri Angky pada saat ditemui di Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan hari Jumat (9/11).

Drg. Sri Angky melanjutkan, “Nah, {mulut} itu bisa diperiksa asam-basanya. Kalau terlalu asam, maka mikrobioma (keseimbangan bakteri jahat dan baik dalam {tubuh}) bisa terganggu. {Mulut} yang kering akibat merokok akan membuat {mulut} jadi asam dan rentan kena penyakit gusi. Bahkan banyak minum air saja belum cukup untuk menggantikan air liur dan menyeimbangkan mikrobioma pada rongga {mulut} seorang perokok.”  

Belum lagi merokok bisa melemahkan sistem imun seseorang. Maka bila ia kena infeksi gusi, imunnya tidak cukup kuat untuk melawan bakteri jahat penyebab infeksi.

Rokok juga bisa membuat gigi keropos. Sebab, kondisi {mulut} asam tadi bisa mengakibatkan lepasnya mineral-mineral seperti kalsium dan fluoride dari gigi. Inilah yang membuat gigi keropos.

tips berhenti merokok apakah perokok harus lebih sering sikat gigi dan berkumur? ini kata dokter gigi! Apakah Perokok Harus Lebih Sering Sikat Gigi dan Berkumur? Ini Kata Dokter Gigi! tips berhenti merokok 700x467

Perokok harus lebih sering sikat gigi apa tidak?

Menurut drg. Sri Angky, tentu saja seorang perokok membutuhkan perawatan gigi dan gusi yang ekstra. Anda harus benar-benar memerhatikan kesehatan gigi dan {mulut} secara keseluruhan, bahkan harus lebih sering periksa ke dokter gigi.

“Akan tetapi, kebiasaan merawat {mulut} yang baik tetap tidak bisa mengejar atau memperbaiki kerusakan yang diakibatkan oleh merokok, misalnya {mulut} kering,” papar drg. Sri Angky.

Jadi, perokok memang harus lebih sering sikat gigi dan berkumur, terutama di malam hari sebelum tidur. “Itu harus, ya. Tidak bisa tidak,” tandas drg. Sri Angky.

Lebih jauh, drg. Sri Angky berpesan bahwa tentu akan lebih mudah untuk menjaga kesehatan gigi dan {mulut} bila tidak merokok sama sekali. Dengan begitu, Anda juga tak perlu khawatir sudah cukup sering sikat gigi apa belum.

Pada intinya, usahakan untuk berhenti merokok. Namun, bila Anda masih dalam proses untuk berhenti, sebaiknya rutin sikat gigi minimal dua kali sehari (bisa juga tiga kali, yang terakhir pada malam hari sebelum tidur) dan berkumur dengan mouthwash dua kali sehari.

Drg. Sri Angky juga mengingatkan perokok supaya lebih sering periksa ke dokter gigi untuk memantau kondisi rongga {mulut} dan mencegah penyakit yang lebih serius. Kalau orang yang tidak merokok dianjurkan untuk periksa minimal setiap 6 bulan sekali, seorang perokok harus lebih sering lagi.  

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

ADBLOCK DETECTED