fbpx
Fakta Unik Kesehatan

Apa Akibatnya Jika Minum Obat Pakai Soda?

Hampir semua obat rasanya pahit. Maka dari itu, banyak orang menggunakan berbagai cara {untuk} mentralisir rasanya yg tidak enak di lidah. Banyak cara digunakan contohnya memasukkan obat ke dalam pisang, makan sesuatu yang manis setelah minum obat, bahkan mungkin berencana minum obat pakai soda. Nah, sebelum Kamu minum obat pakai soda, ketahui {{dulu}} faktanya dalam review berikut ini.

Advertisement

Apakah boleh minum obat pakai soda?

minum soda setelah olahraga apa akibatnya jika minum obat pakai soda? Apa Akibatnya Jika Minum Obat Pakai Soda? minum soda setelah olahraga 700x467

Advertisement

Kamu termasuk yang pernah atau berencana minum obat pakai soda? Tahan {{dulu}}. Menurut Dr. Rajni Pathak, seorang koordinator pemeriksaan kesehatan dan pencegahan penyakit di Fortis Hospital Mohali, India, soda bersifat asam. Keasaman soda ini bisa menurunkan kinerja antibakteri yang adanya di dalam obat.

Bahkan, jika dikombinasikan dengan obat-obatan tertentu, soda bisa mengakibatkan alergi atau efek samping yg tidak diinginkan pada sebagian orang. Soda dapat membatasi penyerapan zat besi. Oleh sebab itu, minum suplemen atau obat yang berisikan zat besi bisa menjadi sia-sia saja.

Hal senada juga diungkapkan oleh Katrina A Bramstedt, Ph.D., seorang pakar bioetika di Luxembourg Agency for Research Integrity, Eropa, yang menyatakan Kamu sebaiknya tidak minum obat pakai soda. Pasalnya, beberapa jenis obat bisa mengalami kerusakan di {{mulut}}.

Oleh akibat itu, sebaiknya Kamu tetap minum air putih {untuk} menangkal reaksi negatif obat pada soda. Meski tidak semua obat bereaksi negatif pada soda, supaya aman sebaiknya tetap minum obat dengan air putih.

Minuman lain yang dapat bereaksi negatif pada obat

minum teh hijau apa akibatnya jika minum obat pakai soda? Apa Akibatnya Jika Minum Obat Pakai Soda? Berapa Banyak Sebaiknya Mengonsumsi Teh Hijau Per Hari 700x467

Menurut toksikolog medisĀ dr. Lesile Dye, FACMT , selain soda ada beberapa minuman lain yang dapat mengurangi efektivitas obat dan mengancam kesehatan. Di antaranya yaitu:

Jus delima

Meski segar dan menggugah selera, delima mempunyai enzim yang dapat memecah obat tekanan darah tertentu. Oleh karena itu, sebaiknya hindari minum obat dengan jus delima dan lebih baik ganti dengan air putih.

Susu

Susu mengandung kalsium yang dapat menghambat efektivitas obat tiroid. Oleh akibat itu, sebaiknya Kamu tak minum obat dengan susu. Bahkan, Kamu perlu menunggu empat jam setelah minum obat jika ingin minum produk yang berbahan dasar susu.

Kafein

Minuman berkafein cukup berbahaya jika dikonsumsi dengan obat yang bersifat stimulan. Oleh sebab itu, jangan minum obat dengan kopi pada saat mengonsumsi obat efedrin (penekan nafsu makan), obat asma, dan amfetamin (Adderal).

Minuman olahraga

Kalium di dalam minuman olahraga akan sangat berbahaya jika digabung dengan obat. Mineral ini biasanya bereaksi negatif saat Kamu gunakan {untuk} minum obat gagal jantung atau hipertensi.

Teh hijau

Minum obat dengan teh hijau bisa menurunkan efektivitas obat pengencer darah seperti coumarin atau warfarin. Hal ini disebabkan oleh kandungan vitamin K di dalamnya.

Anggur (alkohol)

Jika Kamu minum obat antidepresan dengan wine alias anggur, maka risikonya cukup tinggi. Perpaduan ini bisa mengakibatkan hipertensi, sakit kepala, denyut jantung meningkat, dan stroke.

Aturan minum obat yang baik dan benar

minum obat hipertensi apa akibatnya jika minum obat pakai soda? Apa Akibatnya Jika Minum Obat Pakai Soda? 150219 pills stock 701x467

Bukan dengan soda atau teh, obat seharusnya diminum dengan air putih. Air putih tidak mengandung zat yang menunda penyerapan obat atau bereaksi secara negatif. Oleh sebab itu, dokter biasanya sangat menganjurkan Kamu {untuk} minum obat dengan air putih.

Selain tak menimbulkan efek negatif, air putih juga membantu menelan obat dengan lebih mudah dan mencegahnya terjebak di kerongkongan. Obat yang tersangkut di kerongkongan biasanya bisa membuat Kamu mengalami peradangan dan iritasi. Oleh akibat itu, Kamu disarankan {untuk} minum segelas air saat minum obat supaya pil masuk dengan sempurna.

Selain itu, jangan minum obat sambil berbaring. Meski Kamu merasa sangat lemas {untuk} {{duduk}} {untuk} berdiri, paksakan dan minta bantuan orang lain {untuk} membantu Kamu bangun. Berbaring membuat risiko tersedak semakin meningkat.

Usahakan {untuk} minum obat tidak mepet dengan waktu tidur. Paling tidak, Kamu perlu meminumnya 15 menit sebelum tidur {untuk} memberikan waktu bagi obat berjalan di kerongkongan dan masuk ke lambung.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

ADBLOCK DETECTED