fbpx
Asmara & Intim

Ada Orang yang Kerjanya Memikirkan Seks Terus. Apa Sebabnya, Ya?

Ketika seseorang telah dewasa secara fisik dan emosional, maka akan sangat normal jika mulai sering memikirkan seks. Hal ini tak hanya berlaku pada pria tetapi juga wanita. Herannya, ada orang yang otaknya tak bisa berhenti memikirkan seks sampai-sampai mendapat julukan “punya otak di selangkangan” alias mesum.

Advertisement

Penyebab seseorang terus memikirkan seks

Sebenarnar sesekali berpikir atau berfantasi soal seks itu tidak salah. Namun, kalau sampai semua hal disambungkan dengan seks atau hal-hal yang berbau mesum, Kamu mungkin perlu bercermin. Bisa jadi tiga hal ini membuat pikiran Kamu dipenuhi seks.

Advertisement

1. Sedang bosan

mencegah gula darah rendah di malam hari ada orang yang kerjanya memikirkan seks terus. apa sebabnya, ya? Ada Orang yang Kerjanya Memikirkan Seks Terus. Apa Sebabnya, Ya? bosan 802x451

Berpikiran tentang seks terkadang tidak bisa dihindari, sama seperti saat Kamu bermimpi. Pikiran ini bisa datang kapan pun di mana pun, termasuk saat sedang bosan. Tidak ada pemicu pasti mengapa seseorang kerap memikirkan soal seks.

Meski terkadang tidak disengaja, seseorang juga dapat secara sengaja membayangkan seks. Hal ini dilakukan bisa jadi akibat saat memikirkan tentang seks, seseorang menjadi lebih bahagia dan tenggelam dalam imajinasinya sendiri.

2. Gairah seks sedang meningkat

kenapa vagina basah saat bergairah ada orang yang kerjanya memikirkan seks terus. apa sebabnya, ya? Ada Orang yang Kerjanya Memikirkan Seks Terus. Apa Sebabnya, Ya? vagina basah saat bergairah 700x467

Gairah seks menjadi sebuah aspek penting yang dapat menentukan kepuasan seksual dan menjadi penyebab mengapa seseorang sering memikirkan seks. Dalam sebuah kajia penelitian di University of Kentucky didapatkan fakta sesungguhnya semakin tinggi gairah seseorang maka akan semakin baik pula kehidupan seksnya.

Saat hormon di dalam {tubuh} terus naik, hal ini akan berpengaruh pada gairah seks. Gairah seksual bisa meningkat akibat berbagai hal, dari mulai menjelang menstruasi pada wanita, atau ketika Kamu melihat sesuatu yang memicu gairah meningkat. Menonton video porno contohnya, bisa membuat gairah seks Kamu meningkat dan sulit dikendalikan.

Video porno menampilkan adegan hubungan intim serta bagian vital {tubuh} secara jelas. Hal ini bisa memicu letupan hormon di dalam {tubuh} menjadi tidak terkendali sampai membuat Kamu terus memikirkannya meski sudah tidak menontonnya.

Selain menonton video porno, sexting dengan pasangan juga dapat membuat seseorang kerap berpikiran tentang seks. Hal ini akibat sexting dapat memicu imajinasi terliar Kamu.

3. Kecanduan seks

kecanduan seks ada orang yang kerjanya memikirkan seks terus. apa sebabnya, ya? Ada Orang yang Kerjanya Memikirkan Seks Terus. Apa Sebabnya, Ya? Tanda dan pengobatan bagi orang yang kecanduan seks 802x374

Kecanduan seks atau dalam istilah medis disebut gangguan hiperseksual adalah kondisi saat seseorang terus memikirkan atau melakukan segala aktivitas seksual dengan intensitas yang terus meningkat, berlangsung setidaknya 6 bulan serta terjadi berulang-ulang. Akibatnya, kondisi ini lama-lama berdampak negatif pada kehidupan seseorang yang mengalaminya.

Orang yang kecanduan seks biasanya mengalami kondisi di mana fantasi, dorongan, dan perilaku seksualnya tidak bisa hilang dari pikirannya apalagi dikendalikan. Biasanya, kondisi ini ditandai dengan:

  • Terus berfantasi tentang seks dan melakukan berbagai aktivitas seks.
  • Menjadikan seks sebagai solusi saat stres.
  • Tidak bisa mengendalikan atau mengurangi dorongan seksual yang kerap datang.
  • Selalu melakukan aktivitas seksual berulang tanpa mengesampingkan risiko kesehatan  dan emosi pada diri sendiri maupun orang lain.
  • Fantasi, dorongan, dan perilaku seksual yang dilakukan bukan berasal dari efek obat melainkan datang dari diri sendiri.
  • Dalam kasus yang cukup  ekstrem, seseorang akan terlibat dalam kegiatan kriminal berbau seks termasuk menguntit, memperkosa, atau bahkan melakukan seks inses (dengan orang yang sedarah).

Dengan begitu dapat disimpulkan sesungguhnya memikirkan seks memang normal. Namun, jika sudah berlebihan dan merugikan diri serta orang lain seperti saat kecanduan seks, maka Kamu perlu segera berkonsultasi kepada ahli.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button

Adblock Detected

ADBLOCK DETECTED