Tips Kesehatan

6 Komplikasi Sirosis yang Perlu Diwaspadai

Sirosis merupakan penyakit hati stadium akhir yang mengakibatkan timbulnya jaringan parut. Jaringan parut ini lalu membatasi aliran darah ke hati. Akibatnya, hati kehilangan fungsi normalnya. Seiring dengan berjalannya waktu, sirosis bisa mengakibatkan komplikasi. Berikut berbagai komplikasi sirosis yang umumnya terjadi.

Berbagai komplikasi sirosis yang perlu diwaspadai

6 Komplikasi Sirosis yang Perlu Diwaspadai shutterstock 1138778921 700x467

1. Hipertensi portal

Hipertensi portal adalah kondisi saat aliran normal darah yang melewati vena portal (yang membawa darah dari usus dan limpa ke hati) melambat akibat terdapat jaringan parut pada hati. Kondisi ini pada akhirnya bisa meningkatkan tekanan di dalam pembuluh darah.

2. Pembengkakan di kaki dan perut

Terdapat peningkatan tekanan di vena portal membuat cairan menumpuk di kaki (edema) dan perut (asites). Selain akibat peningkatan tekanan darah, kondisi ini juga disebabkan akibat hati tidak mampu memproduksi albumin.

Albumin adalah protein darah yang berfungsi {untuk} mengatur tekanan dalam pembuluh darah. Tidak cumna itu, albumin juga berfungsi {untuk} menjaga supaya cairan yang adanya di dalam pembuluh darah tidak bocor ke jaringan {{tubuh}} sekitarnya.

3. Pembuluh darah yang melebar

Pada saat aliran darah yang melewati vena portal melambat, maka darah dari usus dan limpa kembali ke pembuluh darah di perut dan kerongkongan. Akibatnya, pembuluh darah di bagian ini akan melebar akibat tidak dipersiapkan {untuk} membawa banyak darah. Pembuluh darah yang membesar ini dinamakan varises.

Pada varises, dinding kulit sangatlah tipis. Namun, di bawahnya adanya tekanan yang cukup tinggi yang pada akhirnya membuatnya lebih mudah {untuk} pecah. Jika sudah pecah, Kamu berisiko mengalami perdarahan serius di bagian perut atas dan kerongkongan.

4. Memar dan berdarah

Komplikasi sirosis dapat mengakibatkan hati memperlambat bahkan memberhentikan produksi protein yang dibutuhkan dalam proses pembekuan darah. Akibatnya, seseorang yang mengalami sirosis lebih mudah memar atau berdarah meski hanya cedera ringan.

5. Ensefalopati hepatik

Sirosis membuat hati menjadi rusak. Akibatnya, hati tidak dapat membersihkan racun dari darah. Racun lalu menumpuk di otak dan mengakibatkan seseorang mengalami linglung, sulit konsentrasi, tidak responsif, dan pikun (mudah lupa).

6. Jaundice (penyakit kuning)

Komplikasi yang satu ini membuat seluruh kulit dan mata Kamu berubah warna menjadi kuning. Kondisi ini bisa terjadi pada saat hati yang sudah rusak tidak mengeluarkan bilirubin (produk limbah darah) dalam jumlah yang semestinya.

Bila Kamu mengalami komplikasi-komplikasi tersebut atau punya pertanyaan lebih jauh, langsung konsultasikan ke dokter.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close