Tips Kesehatan

5 Tips Jitu Mengusir Rasa Gatal Akibat Gigitan Kutu

Meski kecil, {{kutu}} bisa menggigit kulit Kamu dan meninggalkan ruam merah yang sangat gatal. Kondisi ini akan sering terjadi, terutama bila Kamu mempunyai binatang peliharaan.

Ya, {{kutu}} cenderung berkembang biak dengan baik di sela {{bulu-bulu}} halus hewan peliharaan Kamu, gorden, karpet, sofa, dan juga kasur.

Jika sudah terkena gigitan {{kutu}}, bagaimana cara mengatasi rasa gatal di kulit? Jangan khawatir, ikuti beberapa tipsnya berikut ini.

Apa jadinya jika Kamu digigit {{kutu}}?

{{Kutu}} adalah hewan kecil berukuran kurang dari 0,5 cm yang memakan darah. Saat hewan kecil ini mengisap darah, gigitannya akan meninggalkan bekas berupa bintik kecil kemerahan. Kadang bekas gigitan bisa juga menjadi lentingan kecil seperti jerawat. Ruam ini biasanya muncul dalam sebagian jam atau beberapa hari setelah Kamu digigit.

Selain ruam, area kulit yang digigit {{kutu}} akan menimbulkan rasa gatal yang sangat mengganggu. Jika Kamu terus menggaruk area kulit tersebut, kulit akan lecet dan infeksi bakteri bisa terjadi. Dikutip dari laman Medicine Net, infeksi dari gigitan {{kutu}} akan menimbulkan beberapa gejala antara lain:

  • Ruam menjadi semakin membesar dan terasi sakit
  • Demam dan kelenjar getah bening membengkak

Tips mengatasi rasa gatal akibat gigitan {{kutu}}

gatal pada kulit 5 Tips Jitu Mengusir Rasa Gatal Akibat Gigitan Kutu 5 Tips Jitu Mengusir Rasa Gatal Akibat Gigitan Kutu gatal pada kulit 1 700x467

{Untuk} menangkal terjadinya infeksi, Kamu perlu mengatasi rasa gatal di kulit. Berikut beberapa cara {untuk} meredakan kulit gatal akibat gigitan {{kutu}}, seperti:

1. Kompres dengan air dingin

Area kulit yang gatal bisa membengkak. {Untuk} mengurangi pembengkakan dan rasa gatal, Kamu perlu menempelkan handuk yang sebelumnya dicelupkan pada air dingin. Tempelkan beberapa saat, supaya sensasi dingin menyebar ke kulit dan rasa gatal dapat berkurang.

2. Pakai losion atau krim antigatal

Kulit gatal akibat gigitan {{kutu}} bisa Kamu ringankan kondisinya dengan krim, losion, atau salep antigatal yang di jual di apotek. Beberapa bahan aktif pada produk pereda gatal yang dapat Kamu pilih, antara lain calamine, hidrokortison, urea dan lauromacrogol. Semua bahan tersebut dapat mengurangi ketidaknyamanan pada kulit akibat rasa gatal.

Jika area kulit bekas gigitan sudah mengering, bahan aktif urea dan lauromacrogol punya keunggulan ekstra, yaitu menjaga kulit yang kering tetap terhidrasi yang pada akhirnya rasa gatal bisa dihindari.

Saat Kamu ingin menggunakan produk, jangan lupa bersihkan {{dulu}} kulit Kamu dengan air mengalir. Jangan lupa, baca dengan cermat aturan pakai yang tertera di kemasan produk sebelum dioleskan ke kulit.

3. Berendam air hangat dengan bahan campuran pereda gatal

{Untuk} meredakan kulit gatal, coba berendam air hangat dengan tambahan bahan campuran. Kamu bisa menggunakan tambahan oatmeal atau soda kue.

Akan tetapi, oatmeal yang Kamu pilih adalah oatmeal koloid, yang memang dikhususkan {untuk} melegakan kulit dari rasa gatal tanpa membuat kulit jadi kering. Caranya mudah tinggal tambahkan 1 sampai 3 cangkir oatmeal koloid atau seengah cangkir soda kue ke dalam bak mandi.

4. Pakai sabun antigatal

Selain produk khusus antigatal, Kamu sebaiknya juga beralih ke sabun yang lebih aman {untuk} kulit sensitif. Saat kulit gatal dan terinfeksi, kulit jadi lebih sensitif dengan bahan-bahan tertentu. Jadi, pilih sabun khusus {untuk} kulit gatal, yang bebas pewangi, pewarna, atau zat pengawet seperti paraben.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close