fbpx
Asmara & Intim

5 Cara Aman Bertanya Pada Pasangan Soal Cerita Mantannya di Masa Lalu

Mendengar nama mantan terlontar dari {{mulut}} pasangan atau orang-orang di sekitarnya mungkin membuat Kamu lama-lama gerah dan cemburu. Di sisi lain, tak dapat dipungkiri Kamu juga penasaran tentang lika-liku asmara mereka berdua {{dulu}}. Hmm.. Akan tetapi demikian, asal tembak pasangan {untuk} minta cerita soal mantan tanpa basa-basi bisa bikin suasana jadi keruh. Lalu, harus bagaimana supaya kedua pihak bisa sama-sama enak? Supaya Kamu mendapatkan pencerahan, dan dirinya dapat lega membuka masa lalunya pada orang tersayang.

Advertisement

Haruskah tahu masa lalu pasangan?

Mengetahui “sejarah” kisah asmara pasangan di masa lalunya bukan hanya sekadar {untuk} memuaskan rasa ingin tahu Kamu saja! Dengan mengetahui cerita soal mantan si dia, Kamu secara tidak langsung akan mengenal siapa pasangan Kamu lebih dalam lagi.

Advertisement

Contohnya, mengetahui masalah apa yang {{dulu}} kerap membuat mereka cekcok dan bagaimana cara pasangan Kamu {{dulu}} berusaha menyelesaikannya. Kamu juga dapat mengetahui sebab apa yang menyebabkan mereka mengakhiri hubungan tersebut. Semua hal ini bisa Kamu berdua jadikan sebagai bahan instrospeksi supaya tidak lagi terulang pada hubungan yang sekarang. Ini akan membantu Kamu berdua menemukan jalan keluarnya jika nantinya ada masalah yang serupa terjadi pada hubungan Kamu.

Selain itu, Kamu dapat mengetahui sampai sejauh hubungan yang dilalui pasangan dengan mantan kekasihnya. Apakah mereka pernah berhubungan seks tanpa kondom sebelumnya atau apakah mereka pernah tertular penyakit tertentu dari hubungan itu.

Mengetahui hal-hal intim dan bersifat pribadi seperti ini tentu bukan bertujuan {untuk} menghakimi atau justru menjauhkan diri dari pasangan. Mengetahui riwayat aktivitas seksual pasangan bersama mantannya, jika memang ada, akan membantu Kamu mempersiapkan diri akan risiko yang mungkin terjadi dan bagaimana cara mencegahnya lalu.

Akan tetapi kembali lagi, keputusan {untuk} bertanya pada pasangan {untuk} bercerita soal mantan ada di tangan Kamu. Jika Kamu merasa ini benar-benar perlu, maka tidak ada salahnya. Keterbukaan komunikasi antara Anda dan pasangan dapat mempererat hubungan dan meningkatkan kepercayaan satu sama lain.

masalah kejiwaan 5 cara aman bertanya pada pasangan soal cerita mantannya di masa lalu 5 Cara Aman Bertanya Pada Pasangan Soal Cerita Mantannya di Masa Lalu shutterstock 352427291 700x467

Tips “memancing” pasangan cerita soal mantan

Menanyakan pasangan tentang mantan di masa lalunya tidak semudah seperti ” Eh, mantan kamu {{dulu}} orangnya kayak gimana, sih?” di tengah-tengah obrolan.

Sama seperti membahas topik-topik sensitif yang lain, meminta pasangan cerita soal mantan perlu persiapan ekstra dan pemilihan waktu yang tepat. Supaya tidak salah jalan, beberapa langkah berikut mungkin bisa membantu Kamu:

1. Pilih waktu yang tepat

Jika hubungan Kamu masih seumur jagung, rasanya kurang tepat {untuk} langsung membongkar masa lalu pasangan. Jadi, jalani saja hubungan Kamu lebih {{dulu}} sampai Kamu berdua sudah merasa nyaman dengan satu sama lain seebelum membicarakannya.

Allison Conner, seorang psikolog sekaligus pendiri Cognitive Therapy Associates di New York, juga berasumsi demikian, seperti dikutip dari Psychology Today. Menurutnya, pasangan “Tidak boleh mendiskusikan topik ini lebih mendalam di fase awal asmaranya”, ungkapn Conner.

2. Lebih peka pada perasaannya

Masa lalu itu mungkin adalah pengalaman yang menyakitkan bagi pasangan. Maka dari itu, Kamu harus tunjukkan pada pasangan sesungguhnya Kamu mempunyai empati, belas kasih, dan bisa menjadi pendengar yang baik. Menunjukkan kepedulian pada pasangan atas masa lalunya dapat membantu meringankan rasa sakit hati yang selama ini mungkin masih ia pendam.

4. Berpikir positif

Tentu pahit rasanya sementara mndengar langsung tentang kenangan-kenangan yang dimilikinya bersama si mantan. Akan tetapi, Kamu tetap harus berpikir positif. Yang lalu biarlah berlalu. Jika pasangan sudah menunjukkan komitmennya pada Kamu dan hubungan yang sekarang, janganlah mulai meragukan dirinya.

Anggaplah momen ini sebagai pertanda sesungguhnya si dia benar-benar sudah memercayakan Kamu atas segala kelebihan dan kekurangannya dan menunjukkan sesungguhnya ia serius berhubungan dengan Kamu. Jadi, fokuslah pada pasangan Kamu dan perasaannya.

2. Kamu harus siap juga menceritakan masa lalu Kamu

Jika pasangan siap cerita soal mantan, Kamu juga harus demikian. Jangan berharap dia akan menceritakan masa lalunya jika Kamu sendiri menolak {untuk} jujur.

Ingat, hubungan akan sukses jika komunikasi yang Kamu jalin berjalan dua arah. Membagikan masa lalu Kamu juga dapat meringankan rasa sakit yang pernah Kamu rasakan.

5. Jangan mengungkit masa lalunya di lalu hari

Setelah mendengar kisahnya, jadikan masa lalunya sebagai pengingat supaya dia atau Kamu tidak mengulangi kesalahan yang serupa. Namunm jangan pernah mengungkit masa lalunya jika Kamu dan pasangan sedang bertengkar. Hal ini bisa membuat suasana jadi lebih panas dan masalah jadi sulit {untuk} diatasi.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

ADBLOCK DETECTED