fbpx
Tips Kesehatan

4 Langkah Pengobatan Tipes Saat Hamil yang Disarankan Dokter

Tipes bisa dialami oleh siapa pun, termasuk ibu hamil. Sayangnya pada ibu hamil penyakit yang satu ini bisa memberikan efek buruk untuk janin. Dilansir dari Baby Center, infeksi ini bisa meningkatkan risiko keguguran, bayi lahir dengan berat badan rendah, sampai bayi yang juga tertular penyakit tipes. Oleh akibat itu, ibu yang memiliki penyakit tipes saat hamil wajib mendapatkan penanganan yang tepat.

Advertisement

Berbagai pengobatan tipes saat hamil

Untuk mengatasi penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi pada ibu hamil, ada beberapa pilihan pengobatan yang biasanya dilakukan. Di antaranya adalah:

Advertisement

1. Pemberian antibiotik

4 langkah pengobatan tipes saat hamil yang disarankan dokter 4 Langkah Pengobatan Tipes Saat Hamil yang Disarankan Dokter shutterstock 234788920 700x467

Antibiotik menjadi sebuah obat tipes yang pasti diresepkan. Biasanya antibiotik utama yang diberikan untuk tipes atau demam tifoid adalah kloramfenikol, ampisilin atau amoxicillin, dan trimetroprim-sulfametoxazole (kotrimoksazol).

Bila pemberian sebuah antibiotik ini dinilai tidak efektif maka dapat diganti dengan antibiotik lain seperti ceftriaxone, cefotaxime, dan kuinolon.

Akan tetapi, tidak semua antibiotik aman untuk ibu hamil. Ampisilin, amoxicillin, dan ceftriaxone adalah jenis antibiotik yang biasanya aman dikonsumsi untuk ibu hamil.

Sementara kloramfenikol termasuk antibiotik yang masih menimbulkan pro dan kontra untuk ibu hamil di trimester ketiga yang sedang sakit tipes. Pasalnya, obat ini bisa mengakibatkan kelahiran prematur, sindrom bayi abu-abu, dan kematian janin di dalam kandungan.

Sementara tiamfenikol tidak dibolehkan untuk dikonsumsi di trimester pertama akibat bisa mengakibatkan kerusakan pada embrio yang pada akhirnya membuat janin mengalami kecacatan selama kehamilan. Tak perlu khawatir, dokter akan membantu memilihkan antibiotik mana yang sesuai dan aman untuk Kamu.

2. Bed rest

bed rest saat hamil 4 langkah pengobatan tipes saat hamil yang disarankan dokter 4 Langkah Pengobatan Tipes Saat Hamil yang Disarankan Dokter bed rest saat hamil 700x467

Selain memberikan antibiotik, dokter biasanya akan meminta Kamu untuk bed rest. Hal ini dilakukan supaya Kamu bisa beristirahat dengan cukup sampai kondisi badan benar-benar pulih. Selain itu, bed rest juga membantu menangkal perdarahan pada usus yang umumnya terjadi ketika tipes.

Kamu biasanya diminta untuk bed rest selama kurang lebih 7 sampai 14 hari, tergantung seberapa parah kondisi masing-masing. Mobilisasi hanya boleh dilakukan secara bertahap sesuai dengan pulihnya kekuatan Kamu.

3. Banyak minum air putih

banyak minum air putih 4 langkah pengobatan tipes saat hamil yang disarankan dokter 4 Langkah Pengobatan Tipes Saat Hamil yang Disarankan Dokter banyak minum 700x467

Minum air putih sangat baik untuk kesehatan, terlebih saat sedang sakit. Akan tetapi, usahakan untuk minum air yang direbus dengan matang yang pada akhirnya sudah tidak terdapat bakteri berbahaya di dalamnya. Selain itu, sebaiknya Kamu tidak minum susu yang belum dipasteurisasi akibat dikhawatirkan bakteri yang hidup di dalamnya justru bisa memperparah kondisi Kamu.

4. Mengonsumsi makan makanan sehat

makanan rendah kalori 4 langkah pengobatan tipes saat hamil yang disarankan dokter 4 Langkah Pengobatan Tipes Saat Hamil yang Disarankan Dokter 7 Makanan Sehat yang Hanya Mengandung Nol Kalori 700x467

Supaya {tubuh} pulih dengan sempurna, usahakan untuk makan makanan sehat dengan gizi seimbang. Makanan dengan tekstur lunak memudahkan saluran pencernaan untuk menyerapnya dan menghindari terjadinya perdarahan di saluran cerna.

Hindari makanan dengan tekstur keras seperti daging berserat kasar, gorengan, makanan asam, dan makanan berlemak. Selain itu, makanlah dalam porsi sedikit tetapi sering. Hal ini dilakukan untuk meringankan kerja saluran cerna supaya tidak terlalu keras.

Jika pengobatan tipes saat hamil sudah dimulai pada tahap awal kemunculan penyakit, maka gejalanya cenderung ringan dan akan mereda setelah dua hari pengobatan. Setelahnya, Kamu akan mulai merasa jauh lebih baik setelah empat sampai lima hari pascaperawatan. Dengan perawatan yang cepat dan juga tepat, maka komplikasi serius akan sangat langka terjadi.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

ADBLOCK DETECTED