Tips Kesehatan

4 Kesalahan Minum Pil KB yang Sering Dilakukan

Pil KB banyak digunakan oleh para wanita untuk menangkal kehamilan dan mengendalikan kelahiran serta kesuburan. Akan tetapi, banyak wanita keliru dalam minum pil KB, seehingga berakibat pada kerja pil yg tidak efektif, dan akhirnya dapat membuat kehamilan yg tidak diinginkan.

Padahal, bila diminum dengan aturan yang tepat, pil KB 99 persen efektif untuk menangkal kehamilan. Akan tetapi, jika Kamu melakukan kesalahan dalam proses pengonsumsiannya, maka efektivitasnya bisa {turun} sampai 91 persen. Oleh akibat itu, Kamu wajib mengetahui kesalahan-kesalahan {umum} yang harus dihindari saat mengonsumsi pil kb supaya mendapatkan kegunaan yang maksimal.

Bagaimana cara kerja pil KB?

Pil KB mengandung hormon estrogen dan progesteron buatan. Hormon ini bekerja untuk menghambat hormon alami {tubuh} yang berguna untuk menangkal kehamilan. Proses kehamilan pada seorang wanita dimulai dengan pelepasan sel telur dari indung telur. Sel telur yang dilepaskan ini lalu dibuahi oleh sperma. Sel telur yang telah dibuahi selanjutnya menempel ke bagian dalam rahim dan membesar seiring dengan asupan makanan dikonsumsi sang ibu.

Nah, biasanya, pil KB bekerja dengan cara menangkal {tubuh} untuk melakukan ovulasi. Selain itu, alat kontrasepsi hormonal ini juga mengentalkan lendir pada leher rahim yang pada akhirnya membuat sperma sulit bergerak untuk menemui sel telur. Pil KB juga mampu menangkal kehamilan dengan mengubah lapisan rahim yang pada akhirnya sel telur yang telah dibuahi tidak akan menempel.

Apa saja kesalahan minum pil KB yang sering dilakukan?

1. Lupa minum pil KB

Banyak wanita yang lupa untuk meminum pil. Jangan anggap sepele, hal ini justru bisa merusak program KB Kamu. Dikutip dari Self, Board-certified obgyn Antonio Pizarro, M.D. mengatakan sesungguhnya jika Kamu lupa minum pil KB, maka cepatlah minum pil tersebut ketika Kamu ingat.

Misalnya ketika Kamu lupa meminum pil tersebut saat malam hari, maka saat bangun tidur dan Kamu mengingatnya, segera minum pil berdasarkan dosis yang harus Kamu minum semalam. Pil yang harus Kamu minum di hari itu tetap Kamu konsumsi di jam dan waktu sesuai jadwal yang seharusnya. Akan tetapi, jika Kamu tidak ingat sampai waktu di mana Kamu harus mengonsumsinya lagi, maka minum dua pil sekaligus dalam satu waktu.

Jika Kamu lupa meminumnya selama dua hari atau lebih, maka Kamu perlu mengulang aturan minum pil dari awal selama tujuh hari berturut-turut dan menggunakan alat kontrasepsi cadangan seperti kondom selama satu ahad.

Sebuah kajia penelitian di tahun 2007 memperlihatkan sebanyak 27 persen wanita yang meminum pil selama dua hari berturut-turut dan tidak menggunakan alat kontrasepsi cadangan dapat meningkatkan risiko kehamilan.

Sebaiknya untuk mengonsultasikan pada dokter mengenai langkah yang perlu diambil jika lupa mengonsumi pil.

2. Meminum pil di jam yang berbeda setiap harinya

Kesalahan paling {umum} yang sering dilakukan oleh kebanyakan wanita ialah mengonsumsi pil tidak pada jam yang serupa setiap harinya. Jika Kamu minum pil KB yang cuma mengandung progestin, maka Kamu perlu mengonsumsinya di jam yang serupa setiap harinya. Hal ini dikarenakan, bahan aktif dalam pil ini tidak bertahan dalam sistem {tubuh} untuk waktu yang lama dan umumnya hanya selama 24 jam.

Oleh akibat itu, saat Kamu meminumnya di jam yang berbeda setiap harinya, maka kesuburan alami akan kembali dan memungkinkan rahim untuk melepaskan sel telur. Selain itu, Kamu juga berisiko mengalami pendarahan yg tidak teratur. Terlebih jika Kamu berhubungan seks setelah telat minum pil, maka Kamu berisiko tinggi untuk hamil.

Jadi, konsumsilah pil di waktu yang serupa setiap harinya untuk memaksimalkan kerja pil.

3. Tidak berkonsultasi pada dokter saat memutuskan untuk meminum pil KB

Walaupun penggunaan pil KB dianjurkan oleh pemerintah untuk mengendalikan kelahiran, tetapi belum tentu semua orang aman menggunakannya. Oleh akibat itu, selalu konsultasikan ke dokter dan cek riwayat kesehatan Kamu sebelum menggunakan pil ini. Misalnya, jika Kamu memiliki riwayat penggumpalan darah, maka pengonsumsian pil KB bisa meningkatkan risiko ini. Maka dari itu, penting mengonsultasikan ke dokter untuk mendiskusikan pilihan kontrasepsi yang paling tepat untuk Kamu.

4. Mengabaikan pil plasebo

Menggunakan pil KB untuk menunda menstruasi adalah hal yg tidak dilarang. Akan tetapi, jika Kamu minum pil KB berturut-turut selama lebih dari enam sampai delapan ahad bisa mengakibatkan pendarahan yg tidak diinginkan. Kondisi ini tidak berbahaya, tetapi pasti menimbulkan ketidaknyamanan. Jika Kamu tidak ingin mendapatkan efek samping ini, maka gunakan pil plasebo untuk mengembalikan kondisi rahim seperti semula

5. Menggunakan pil KB saat sedang menjalani pengobatan lain

Beberapa pengobatan dapat membuat pil KB bekerja kurang efektif dan bisa menghambat kerja pil secara keseluruhan. Hal ini bisa berakibat pada kehamilan yg tidak diinginkan atau bahkan menimbulkan efek samping lainnya yang berbahaya bagi {tubuh}. Beberapa jenis obat ini di antaranya:

  • Antibiotik seperti
  • Obat minum untuk infeksi jamur
  • Obat-obatan untuk HIV
  • Suplemen herbal tertentu

Usahakan untuk menghindari kesalahan-kesalahan tersebut jika Kamu menginginkan kegunaan maksimal dari pil KB yang Kamu konsumsi.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close