Tips Kesehatan

3 Poin Penting yang Perlu Ditanyakan ke Dokter Tiap Kali Berobat

Kebanyakan orang cenderung pasif dan “iya-iya” saja pada saat berkonsultasi ke dokter mengenai keluhannya. Padahal, ini adalah kesempatan emas buat Kamu mengusulkan pertanyaan langsung pada ahlinya. Jangan takut dibilang cerewet. Dokter sebenarnya justru senang, kok, kalau pasiennya aktif bertanya. Ingat, “malu bertanya sesat di jalan.” Malu tanya dokter, bisa-bisa kesehatan Kamu jadi taruhannya. Maka dari itu, jangan sungkan {untuk} banyak tanya ke dokter.

Jika Kamu bingung ingin bertanya apa saat konsultasi ke dokter, simak panduannya di sini.

Kenapa harus banyak tanya dokter saat konsultasi?

penyebab sirosis hati 3 Poin Penting yang Perlu Ditanyakan ke Dokter Tiap Kali Berobat 3 Poin Penting yang Perlu Ditanyakan ke Dokter Tiap Kali Berobat sirosis hati 700x467 3

Proses tanya-jawab adalah kunci komunikasi yang baik dengan dokter. Jika Kamu tidak mengusulkan pertanyaan, dokter mungkin akan menganggap sesungguhnya Kamu sudah tahu semua informasi yang ia sampaikan atau tidak ingin tahu tentang informasi tersebut lebih lanjut.

Oleh akibat itu, bersikaplah proaktif pada saat Kamu akan berkonsultasi ke dokter. Ajukan pertanyaan pada saat Kamu tidak tahu istilah-istilah medis, contohnya hipertensi, angina, abses, aneurisma, dan lain sebagainya.

Selain itu, jangan ragu juga {untuk} bertanya ke dokter tentang instruksi yang sekiranya tidak Kamu mengerti. Mulai dari aturan minum obat yang benar sampai pantangan-pantangan yang harus dihindari selama pengobatan.

Berikut beberapa pertanyaan dasar yang perlu Kamu tanyakan ke dokter.

Tanya dokter tentang kondisi kesehatan Kamu

sindrom jas putih 3 Poin Penting yang Perlu Ditanyakan ke Dokter Tiap Kali Berobat 3 Poin Penting yang Perlu Ditanyakan ke Dokter Tiap Kali Berobat shutterstock 1015552447 700x467

Diagnosis membantu dokter mengetahui penyakit atau masalah fisik yang sedang Kamu alami. Dokter membuat diagnosis berdasarkan gejala yang Kamu keluhkan dan hasil pemeriksaan fisik, tes lab, dan tes lainnya.

Jika pasien sudah memahami kondisi medisnya sendiri, dokter mungkin akan lebih mudah {untuk} mengambil keputusan tentang perawatan terbaik yang sesuai dengan kondisi mereka. Apalagi jika Kamu sudah tahu perawatan mana yang sekiranya cocok {untuk} kondisi Kamu.

Sebaliknya, jika Kamu belum memahami kondisi Kamu sendiri, jangan ragu {untuk} menanyakannya kepada dokter. Mintalah dokter {untuk} menjelaskan secara rinci tentang penyakit yang Kamu alami dan sebab terkuat kenapa Kamu bisa terkena penyakit tersebut.

Berikut list pertanyaan yang dapat diajukan ke dokter {untuk} mengetahui diagnosis penyakit Kamu:

  • Kenapa saya bisa terkena penyakit ini? Apa penyebab terkuatnya?
  • Seberapa umumkah penyakit ini?
  • Apakah penyakit ini menular?
  • Adakah prosedur medis yang perlu saya lakukan?
  • Apakah penyakit yang saya idap ini bisa disembuhkan?
  • Apakah penyakit ini mengakibatkan efek jangka panjang?
  • Bagaimana cara menyembuhkan penyakit ini?
  • Apakah penyakit ini bisa dicegah? Bagaimana cara mencegahnya?
  • Seberapa sering saya harus periksa ke dokter?
  • Bagaimana caranya mengetahui informasi lebih banyak tentang penyakit ini?

Beberapa penyakit mungkin tidak bisa disembuhkan dan dapat bertahan seumur hidup. Akan tetapi, bukan berarti Kamu tidak bisa mengendalikan penyakit tersebut. Dengan perawatan yang tepat, orang dengan kondisi medis serius masih bisa melakukan aktivitas seperti orang-orang normal pada umumnya.

Tanya dokter tentang obat yang Kamu minum

pergi ke dokter kandungan 3 Poin Penting yang Perlu Ditanyakan ke Dokter Tiap Kali Berobat 3 Poin Penting yang Perlu Ditanyakan ke Dokter Tiap Kali Berobat Kapan Saya Harus Pergi ke Dokter Kandungan 702x467

Setelah mengetahui penyakit yang Kamu idap, dokter biasanya akan meresepkan beberapa obat {untuk} meredakan gejala. Nah, pada saat dokter meresepkan obat, pastikan Kamu tahu nama obatnya dan pahami kenapa dokter meresepkan obat tersebut ke Kamu.

Secara {{umum}}, berikut beberapa list pertanyaan yang dapat Kamu ajukan pada saat dokter meresepkan obat tertentu:

  • Apa nama obat yang diresepkan?
  • Berapa kali saya harus minum obat tersebut?
  • Adakah efek sampingnya setelah minum obat tersebut?
  • Bagaimana kalau saya lupa minum obat tersebut?
  • Apa bahayanya jika dosis obat dikurangi atau ditambahkan?
  • Haruskah obat ini dikonsumsi sampai habis?
  • Adakah pantangan makanan/minuman yang harus dihindari pada saat minum obat tersebut?
  • Apa saya perlu ke dokter lagi setelah minum obat tersebut?
  • Saya punya alergi pada obat tertentu, apakah obat ini aman {untuk} dikonsumsi?
  • Kalau sewaktu-waktu sakit saya kambuh, apa obat ini boleh dikonsumsi lagi?
  • Apa obat ini bisa dibeli tanpa resep dokter?

Jangan lupa, pastikan Kamu memberi tahu semua obat lain, entah itu vitamin, suplemen, ataupun herbal, yang sedang Kamu konsumsi saat sedang berkonsultasi ke dokter. Hal ini dilakukan supaya obat yang diresepkan dokter tidak menimbulkan interaksi dengan obat lain yang juga sedang Kamu konsumsi. Selain itu, wajib hukumnya {untuk} memberi tahu riwayat kesehatan Kamu secara menyeluruh kepada dokter.

Supaya tidak lupa, catatlah semua jawaban yang diberikan dokter pada {{buku}} khusus.

Jika dalam waktu yang ditentukan obat yang diresepkan dokter tidak berfungsi atau justru membuat kondisi Kamu memburuk, cepatlah berkonsultasi ke dokter.

Tanya dokter tentang prosedur medis yang akan dilakukan

klaim asuransi kesehatan periksa ke dokter sakit penyakit ciri gejala 3 Poin Penting yang Perlu Ditanyakan ke Dokter Tiap Kali Berobat 3 Poin Penting yang Perlu Ditanyakan ke Dokter Tiap Kali Berobat double claim asuransi kesehatan periksa ke dokter sakit penyakit ciri gejala 700x467

Terkadang, pemberiaan obat saja mungkin tidak cukup dan dokter perlu melakukan prosedur medis tertentu. Ya, dokter mungkin perlu melakukan tes darah, rontgen, atau prosedur lain {untuk} mencari tahu penyebab penyakit yang sedang Kamu alami, menyembuhkan penyakit tersebut, atau justru hanya sekadar memantau kondisi Kamu secara keseluruhan.

Nah, sebelum dokter melakukan berbagai prosedur medis tersebut, berikut list pernyataan yang dapat Kamu ajukan:

  • Kenapa saya perlu atau harus melakukan prosedur ini?
  • Bagaimana prosedur tersebut berlangsung?
  • Apa yang harus saya persiapkan sebelum melakukan pemeriksaan tersebut?
  • Apa yang harus saya lakukan setelah melakukan pemeriksaan tersebut?
  • Adakah efek samping yang mungkin terjadi? Berapa lama efek samping tersebut biasanya akan muncul?
  • Berapa lama waktu yang dibutuhkan {untuk} mengetahui hasil dari pemeriksaan tersebut?
  • Berapa biaya yang harus dibayarkan {untuk} melakukan prosedur tersbeut?

Pada saat hasil pemeriksaan sudah keluar, mintalah dokter {untuk} menjelaskan artinya sedetail mungkin. Kamu mungkin bisa meminta salinan hasil pemeriksaan tersebut kepada dokter.

Akan tetapi sebelum meminta, tanyakan {{dulu}} apakah pihak rumah sakit bersedia memberikan salinan hasil pemeriksaan ke pasien atau tidak. Pasalnya, beberapa rumah sakit ada yg tidak mengizinkan hasil pemeriksaan dibawa pasien.

Tips mengingat instruksi yang diberikan dokter

3 Poin Penting yang Perlu Ditanyakan ke Dokter Tiap Kali Berobat 3 Poin Penting yang Perlu Ditanyakan ke Dokter Tiap Kali Berobat shutterstock 361203515 700x467

Tidak semua orang langsung ingat semua instruksi yang diberikan dokter. Bahkan, jika Kamu merasa sudah sangat dekat dengan dokter, ada kalanya Kamu mungkin tidak mengerti apa yang ia katakan.

Supaya semua instruksi yang diberikan dokter menepel di kepala, berikut beberapa hal yang perlu Kamu lakukan:

Tanya lagi kalau masih bingung

Jangan ragu {untuk} tanya dokter tentang informasi apa pun yang sekiranya belum atau tidak Kamu mengerti.

Miasalnya, “Dok, bisa diulangi sekali lagi? Saya masih bingung.” atau “Dok, saya ngga ngerti istilah medis tersebut, itu artinya apa, sih?

Ulangi apa kata dokter

Cara lain yang dapat Kamu lakukan adalah dengan mengulangi pernyataan yang disampaikan oleh dokter.

Kamu bisa mengulang pernyataan dengan cara, “Dok, berarti kalau hipertensi itu istilah lain darah tinggi, ya?” atau “Dok, berarti kesimpulannya, bla bla bla.., ya?”

Catat, catat, catat!

Pada saat sedang berkonsultasi ke dokter, bawalah sebuah {{buku}} catatan atau pulpen. Setelah itu tuliskan poin-poin penting pada saat Kamu dokter menyampikan informasi tertentu. Jika Kamu tidak dapat menulis saat dokter sedang berbicara dengan Kamu, Kamu bisa merekamnya di ponsel.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close