Nurtisi Kita

3 Mitos Seputar Nutrisi yang Perlu Dicari Tahu Kebenarannya

Siapa, sih, yg tidak pernah mendengar seputar makanan, pola makan, bahkan nutrisi? Topik tersebut memang sangat akrab di telinga dan jadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Sayangnya, hanya mendengar saja bukan berarti Kamu paham sepenuhnya tentang nutrisi. Yang ada, masih banyak mitos seputar nutrisi yang berseliweran di luar sana. Pelajari semua kebenarannya, yuk!

Beragam mitos tentang nutrisi yang masih disalahpahami

Daripada menerka-nerka lebih jauh mengenai berbagai mitos nutrisi yang ada, sebaiknya luruskan anggapan yang kurang tepat seperti…

Mitos 1: Lemak bikin gemuk, jadi hindari lemak kalau ingin menurunkan berat badan

makanan tinggi lemak 3 Mitos Seputar Nutrisi yang Perlu Dicari Tahu Kebenarannya 3 Mitos Seputar Nutrisi yang Perlu Dicari Tahu Kebenarannya makanan tinggi lemak penderita maag 700x467

Faktanya, lemak memang kerap dikaitkan dengan penambahan berat badan yang pada akhirnya membuat {{tubuh}} tampak lebih gemuk dan berisi. Akan tetapi, sebenarnya itu tergantung dari sumber makanan yang Kamu makan. Atau dengan kata lain, lemak tidak selalu mengakibatkan kegemukan jika Kamu bisa memakannya dengan cara yang tepat.

Ambil contoh, diet keto menerapkan pola makan tinggi lemak, tinggi protein, tapi rendah karbohidrat. Bila dilakukan sesuai aturan, pola makan yang menganut jenis makanan kaya lemak ini justru dapat membantu menurunkan bahkan menjaga berat badan tetap stabil.

Sebaliknya, konsumsi tinggi lemak yang dikombinasikan dengan tinggi karbohidrat mungkin berisiko meningkatkan berat badan.

Mitos 2: Gula itu tidak sehat bagi {{tubuh}}

gula rafinasi 3 Mitos Seputar Nutrisi yang Perlu Dicari Tahu Kebenarannya 3 Mitos Seputar Nutrisi yang Perlu Dicari Tahu Kebenarannya shutterstock 412447231 700x467

Pada saat dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, gula memang tidak baik bagi {{tubuh}} akibat berbagai sebab. Sebagian orang mungkin akan menjawab akibat gula tidak mengandung nutrisi, sementara sebagian lainnya berasumsi sesungguhnya gula dapat mengganggu kelancaran proses metabolisme.

Sebab tersebut tidak sepenuhnya salah memang. Hanya saja, bukan berarti Kamu tidak {{butuh}} gula sama sekali. Pasalnya, tentu ada bahaya terselubung di balik tidak makan gula yang biasanya diperoleh dari konsumsi makanan harian.

{{Tubuh}} masih tetap membutuhkan gula dalam jumlah yang cukup guna menyumbang energi dan kalori.

Mitos 3: Pola makan tinggi protein bisa merusak fungsi ginjal

sumber protein rendah lemak 3 Mitos Seputar Nutrisi yang Perlu Dicari Tahu Kebenarannya 3 Mitos Seputar Nutrisi yang Perlu Dicari Tahu Kebenarannya shutterstock 437586160 1 700x467

Beberapa asumsi mengatakan sesungguhnya terlalu banyak makan makanan tinggi protein dapat mengganggu kerja ginjal, yang pada akhirnya berisiko menimbulkan gagal ginjal. Meski tidak dapat dipungkiri, pengidap penyakit ginjal memang diharuskan {untuk} mengurangi protein.

Akan tetapi, hal tersebut tidak serta merta berlaku sama bagi orang dengan fungsi ginjal yang masih normal. Bahkan, kajia penelitian dari PLoS One, menemukan sesungguhnya makanan yang kaya protein justru dapat menurunkan tekanan darah yang merupakan sebuah faktor risiko gagal ginjal.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close